• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Indonesia Diminta Waspadai Perubahan Pasar Global Sawit dan Strategi Dagang Baru

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 14, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ilustrasi pasar global.

Ilustrasi pasar global yang fluktuatif.

NUSA DUA, Cobisnis.com – Dinamika perdagangan global yang kian kompleks menuntut negara eksportir, termasuk Indonesia, untuk lebih strategis dan adaptif dalam menjaga posisi di pasar minyak nabati dunia.

Hal ini disampaikan oleh Sathia Varqa, Managing Editor dan Analis Fastmarkets Palm Oil Analytics, yang menilai bahwa kompetisi global minyak nabati kini semakin ketat, terutama dengan meningkatnya produksi dan ekspansi minyak kedelai.

Menurut Sathia, minyak sawit masih menjadi minyak nabati paling banyak dikonsumsi di dunia, diikuti oleh minyak kedelai, kanola, dan bunga matahari. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, minyak kedelai menunjukkan pertumbuhan pesat dan mulai menjadi kompetitor utama bagi minyak sawit.

“Pertumbuhan ini terutama didorong oleh ekspansi besar-besaran perkebunan kedelai di Amerika Serikat dan Brasil yang kini menyuplai sekitar 70 persen kebutuhan kedelai global,” ungkap Sathia di gelaran IPOC 2025 yang diselenggarakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kamis (13/11/2025).

Sementara itu, luas area tanam kelapa sawit Indonesia cenderung stagnan, yang berpotensi mengurangi daya saing jangka panjang di pasar internasional.

Sathia menjelaskan, ada tiga dinamika utama yang akan memengaruhi perdagangan komoditas Indonesia pada 2026, yakni rezim perdagangan internasional, transisi energi global, dan arah kebijakan domestik Indonesia sendiri.

Dari sisi rezim perdagangan internasional, Indonesia kini menghadapi tekanan ganda yakni tuntutan keberlanjutan dari pasar Eropa serta hambatan tarif dari Amerika Serikat. Dua faktor ini telah menyebabkan penurunan volume ekspor minyak sawit ke kedua kawasan tersebut.

Selain itu, regulasi global seperti Global Biofuel Mandates dan Renewable Energy Directive (RED) Uni Eropa juga akan menentukan arah permintaan biodiesel berbasis sawit dan menuntut Indonesia menyesuaikan standar produksinya.

Di tengah tekanan eksternal, kebijakan domestik Indonesia juga menjadi faktor penting yang akan menentukan masa depan industri sawit.

“Meski produksi sawit Indonesia pada Januari–Agustus 2025 tumbuh 4,21 persen dibanding tahun sebelumnya, keberlanjutan tren positif ini sangat bergantung pada kebijakan domestik, terutama terkait tata kelola lahan dan dukungan pemerintah terhadap sektor hulu-hilir,” ujar Sathia.

Menurut data Fastmarkets Palm Oil Analytics, produksi sawit global pada 2025–2026 diperkirakan mencapai 83,22 juta ton, meningkat 2,83 juta ton dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai kontributor utama pasokan minyak nabati dunia.

Namun, Sathia mengingatkan, pengambilan keputusan yang bijaksana akan menjadi faktor penentu keberhasilan Indonesia dalam mengoptimalkan momentum pasar global.

“Indonesia harus menyeimbangkan antara kepentingan perdagangan, keberlanjutan, dan produktivitas agar tetap kompetitif di tengah perubahan arah pasar dunia,” tegasnya.

Dengan tantangan geopolitik, perubahan kebijakan energi global, dan persaingan bahan nabati lain yang kian sengit, kebijakan yang tepat dan responsif akan menjadi kunci menjaga dominasi Indonesia di pasar minyak nabati internasional.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comGAPKIIPOC 2025Minyak nabatiSathia VarqaSawit

Related Posts

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mendorong pengembangan industri bioetanol nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan nilai tambah...

TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

ASABRI Perkuat Layanan Peserta di Bulan Dana Pensiun 2026

by Rizki Meirino
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT ASABRI (Persero) berpartisipasi dalam Kick Off Event Bulan Dana Pensiun 2026 yang digelar di kawasan Jalan...

TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

Pokémon Siapkan Kolaborasi Wayang hingga Pokémon RUN

by Rizki Meirino
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – The Pokémon Company (TPC) mengumumkan sejumlah proyek dan kemitraan baru di Indonesia untuk tahun fiskal 2026-2027. Pengumuman...

TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

by Rizki Meirino
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TikTok Food Fest 2026 kembali digelar untuk mempertemukan kreator, pelaku usaha, dan komunitas kuliner dalam merayakan kekayaan...

Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana sederhananya setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Ia memilih kembali ke...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

Pemerintah Siapkan Industri Bioetanol Menuju E20

September 15, 2026
TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

ASABRI Perkuat Layanan Peserta di Bulan Dana Pensiun 2026

September 15, 2026
TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

Pokémon Siapkan Kolaborasi Wayang hingga Pokémon RUN

September 15, 2026
TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

TikTok Food Fest 2026 Perkuat Industri F&B Indonesia

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved