• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, January 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Indonesia Dapat Pinjaman 150 Juta Dolar AS dari ADB

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
February 16, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Indonesia Dapat Pinjaman 150 Juta Dolar AS dari ADB

JAKARTA – Cobisnis.com Bank Pembangunan Asia (ADB) telah menyetujui pinjaman senilai 150 juta dolar AS untuk Indonesia mempercepat pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi COVID-19. Jumlah tersebut setara dengan Rp2,14 triliun (kurs Rupiah Rp14.251,7 per dolar AS).

Pinjaman ini nantinya menjadi katalis bagi dana pemerintah dan swasta dalam mendukung proyek infrastruktur yang hijau dan layak, agar dapat membantu Indonesia mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

The Sustainable Development Goals Indonesia One-Green Finance Facility (SIO-GFF), yang merupakan pertama kalinya di Asia Tenggara, bertujuan membiayai setidaknya 10 proyek, dengan minimal 70 persen dari pembiayaan tersebut mendukung infrastruktur hijau dan sisanya mendukung SDG.

“SIO-GFF ditujukan agar dapat menjadi katalis hingga delapan kali dari dana yang kami investasikan guna mendukung infrastruktur yang ramah iklim dan membantu kemajuan Indonesia menuju SDG,” kata Kepala Unit Pembiayaan Hijau dan Inovatif ADB untuk Asia Tenggara Anouj Mehta dalam pernyataan dikutip Antara, Rabu, 16 Februari.

Direktur ADB untuk Thailand ini juga memastikan fasilitas ini akan merancang proyek yang layak dijalankan guna menarik pendanaan untuk melengkapi belanja pemerintah, termasuk dari sumber-sumber swasta, lembaga, dan komersial.

“Fasilitas ini akan meningkatkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan mempercepat pemulihan Indonesia dari pandemi COVID-19 dengan menghimpun modal dan menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Pinjaman kepada pemerintah Indonesia tersebut akan diteruskan lagi pada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI, lembaga milik negara untuk pembiayaan infrastruktur, yang akan mengelola fasilitas tersebut.

ADB juga telah menyetujui bantuan teknis guna membantu memperkuat kemampuan PT SMI untuk menjalankan fasilitas tersebut, serta memperluas layanan PT SMI agar dapat mendukung peminjam lainnya dan mengkatalisis pendanaan swasta.

Bantuan teknis sebanyak 1,2 juta dolar AS itu berasal dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (Department of Foreign Affairs and Trade) dan 375.000 dolar AS dari Dana Khusus Kemitraan Pembangunan Sektor Keuangan Luxembourg (Financial Sector Development Partnership Special Fund).

Spesialis Senior Sektor Keuangan ADB Benita Ainabe mengatakan bantuan ini diberikan mengingat Indonesia merupakan negara sumber emisi gas rumah kaca terbesar kelima di dunia dan mengkontribusikan lebih dari setengah emisi gas rumah kaca di Asia Tenggara

“Dengan model pembiayaan inovatif yang memasukkan standar hijau global, SIO-GFF akan membantu Indonesia berfokus pada infrastruktur tangguh iklim seiring pemulihannya dari pandemi COVID-19. Belajar dari pengalaman kami di Indonesia, kami berharap dapat mengembangkan pendekatan tersebut ke negara-negara lain di kawasan ini,” katanya.

Menurut laporan ADB, kebutuhan pembiayaan infrastruktur tahunan di Indonesia dari 2016 sampai 2020, setelah memasukkan komponen perubahan iklim, diperkirakan rata-rata sekitar 74 miliar dolar AS, dengan kesenjangan pembiayaan infrastruktur setiap tahunnya mencapai 51 miliar dolar AS.

Oleh karena itu, fasilitas ini berupaya membantu mengelola risiko kredit selama siklus hidup proyek, terutama pada tahap konstruksi dan tahun-tahun awal operasi komersial saat arus kas masih negatif.

Fasilitas ini terutama akan menawarkan pinjaman, serta kemungkinan pemberian ekuitas, utang yang dapat dikonversi, dan jaminan, untuk mengurangi risiko kredit proyek dan menarik pemberi pinjaman komersial.

Secara keseluruhan, proyek ini sejalan dengan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 Indonesia dan mengikuti strategi kemitraan negara ADB untuk Indonesia 2020–2024 yang berfokus pada percepatan pemulihan ekonomi dan penguatan ketangguhan.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
Tags: bank duniaCobisnisperbankanpinjaman

Related Posts

Iran Ingatkan AS, Setiap Serangan Akan DibalasTindakan Tegas

Iran Ingatkan AS, Setiap Serangan Akan DibalasTindakan Tegas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat mengerahkan kapal induk ke kawasan tersebut. Iran...

Purbaya Tolak Legalkan Thrifting Meski Pedagang Mau Bayar Pajak

Purbaya Sebut Awal 2026 Belum Aman, Ekonomi Dunia Masih Berisiko

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Memasuki awal tahun 2026, kondisi perekonomian global dinilai masih belum sepenuhnya stabil. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)...

Tabungan di Atas Rp5 Miliar Melonjak, Orang Kaya RI Makin Banyak

Tabungan di Atas Rp5 Miliar Melonjak, Orang Kaya RI Makin Banyak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jumlah orang Indonesia dengan tabungan di atas Rp5 miliar terus bertambah signifikan. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat...

Emas Pimpin Investasi 2025, Saham dan Bitcoin Belum Mampu Menyusul

Emas Pimpin Investasi 2025, Saham dan Bitcoin Belum Mampu Menyusul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Emas mencatatkan kinerja paling moncer sepanjang tahun 2025 dan meninggalkan seluruh kelas aset investasi lain. Logam mulia...

Sekjen NATO Sentil Eropa, Ketergantungan pada AS Masih Mutlak

Sekjen NATO Sentil Eropa, Ketergantungan pada AS Masih Mutlak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan bahwa Eropa hingga kini belum mampu mempertahankan diri tanpa dukungan Amerika...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

January 27, 2026
Peluncuran Gerai IM3 & 3Store Berkonsep Terpadu Dikawasan Padat Penduduk

Peluncuran Gerai IM3 & 3Store Berkonsep Terpadu Dikawasan Padat Penduduk

January 20, 2026
Fraud

Fraud DSI Sulit Dideteksi Pengawas, Ini Penyebabnya

January 27, 2026
WhatsApp Hadirkan Fitur Peringatan Otomatis untuk Cegah Penipuan saat Berbagi Layar

Meta Digugat Soal Privasi WhatsApp, Enkripsi Ujung ke Ujung Dipertanyakan

January 28, 2026
Harry Styles Hadirkan Lagu “Aperture”, Ungkap Makna Mendalam tentang Membuka Hati

Fenomena Parade Planet Akan Terlihat di Langit pada 28 Februari 2026

January 28, 2026
Harry Styles Hadirkan Lagu “Aperture”, Ungkap Makna Mendalam tentang Membuka Hati

Harry Styles Hadirkan Lagu “Aperture”, Ungkap Makna Mendalam tentang Membuka Hati

January 28, 2026
India dan Uni Eropa Finalisasi “Ibu dari Semua Kesepakatan” Perdagangan

India dan Uni Eropa Finalisasi “Ibu dari Semua Kesepakatan” Perdagangan

January 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved