• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, June 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

JAKARTA, Cobisnis.com – Ambisi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke level yang lebih tinggi, termasuk target 8 persen, dinilai sulit tercapai tanpa perubahan struktural yang mendasar. Bonus demografi, stabilitas politik, dan kondisi makroekonomi yang relatif terjaga selama ini dinilai belum cukup untuk mendorong akselerasi pertumbuhan berkelanjutan.

Pandangan tersebut disampaikan Burhanuddin Abdullah, Board of Advisors Prasasti, dalam pidato pembukaan Prasasti Economic Forum 2026 bertema Navigating Indonesia’s Next Chapter di Jakarta. Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta.

Ajang diskusi tersebut didukung sejumlah korporasi besar seperti Astra, Toba Grup, Triputra, Indofood, Agung Podomoro, dan Bank Mandiri. Kehadiran sektor usaha dinilai penting dalam membahas arah ekonomi Indonesia ke depan.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir sebagai pembicara, di antaranya Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan dan Kerja Sama Multilateral Mari Elka Pangestu, serta CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir.

Di hadapan ratusan peserta, Burhanuddin menjelaskan bahwa selama lebih dari satu dekade Indonesia relatif konsisten mencatatkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen. Capaian ini mencerminkan ketahanan ekonomi nasional, namun sekaligus menunjukkan adanya batas struktural yang belum terlampaui.

Ia mempertanyakan mengapa perekonomian nasional seolah tertahan di level tersebut. Skeptisisme publik terhadap target pertumbuhan 8 persen, menurutnya, mencerminkan kesadaran akan tantangan struktural yang masih kuat.

Burhanuddin menilai ekonomi Indonesia menunjukkan gejala inersia, yakni kecenderungan bertahan dalam kondisi yang sama. Stabilitas makro dan politik justru menempatkan ekonomi pada keseimbangan dengan akselerasi dan keberanian mengambil risiko yang rendah.

“Kita menjadi sangat pandai bertahan, tetapi kurang terlatih untuk melakukan lompatan,” ujarnya. Menurutnya, rendahnya keberanian mengambil risiko di berbagai level jabatan dan institusi turut membatasi kreativitas dan inovasi.

Struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia juga masih didominasi akumulasi faktor produksi, seperti penambahan tenaga kerja dan modal, bukan peningkatan produktivitas. Pola ini dinilai mampu menjaga stabilitas, namun tidak cukup kuat mendorong pertumbuhan tinggi yang berkelanjutan.

Selain itu, fragmentasi kelembagaan dan tingginya biaya koordinasi antarinstansi memperlambat transmisi kebijakan. Implementasi kebijakan yang tidak merata serta mahalnya biaya kepatuhan membuat dunia usaha lebih memilih kesinambungan dibandingkan transformasi.

Untuk keluar dari kondisi tersebut, Burhanuddin menegaskan perlunya dorongan reformasi struktural yang kuat. Penegakan hukum, termasuk pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan izin, dinilai menjadi fondasi utama efisiensi ekonomi.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan institusi pasar dan reorientasi kebijakan ke arah peningkatan produktivitas, termasuk melalui peningkatan keterampilan tenaga kerja, difusi teknologi, dan kapasitas manajerial.

Burhanuddin menegaskan bahwa kepercayaan terhadap institusi merupakan modal utama untuk mendorong investasi dan inovasi. Tantangan ke depan adalah memastikan konsistensi dan kredibilitas implementasi agar stabilitas ekonomi menjadi landasan pertumbuhan, bukan justru batasnya.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
free online course
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: Cobisnisekonomi nasionalIndonesiainvestasiPebisnismudaPertumbuhan EkonomiReformasi Struktural

Related Posts

UPLAND Tuntaskan Misi: Dorong Tembus Pasar Ekspor dan Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

UPLAND Tuntaskan Misi: Dorong Tembus Pasar Ekspor dan Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

by H. Fuad
June 26, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com-Program The Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND) sukses ciptakan ekosistem agribisnis dataran tinggi yang terintegrasi dari...

Era AI Ubah Cara Konsumen Mencari Produk, Brand Diminta Lebih AI Friendly

Era AI Ubah Cara Konsumen Mencari Produk, Brand Diminta Lebih AI Friendly

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perubahan perilaku konsumen di era kecerdasan buatan membuat brand dituntut menjadi lebih ramah terhadap AI. Hal itu...

Setelah Penilaian Risiko Ketat, Kapal Pertamina Gamsunoro Berhasil Menembus Selat Hormuz

Setelah Penilaian Risiko Ketat, Kapal Pertamina Gamsunoro Berhasil Menembus Selat Hormuz

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapal milik PT Pertamina International Shipping, Gamsunoro, berhasil melintasi Selat Hormuz pada Rabu malam waktu setempat. Kapal...

Harga Pertamax Naik, Pengendara Tetap Bertahan karena Takut Mesin Rusak

Harga Pertamax Naik, Pengendara Tetap Bertahan karena Takut Mesin Rusak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kenaikan harga Pertamax mulai dirasakan para pengendara di Jakarta. Meski biaya pengisian bahan bakar meningkat, banyak pengguna...

Orang Kaya Diminta Tak Lagi Pakai BBM Subsidi, Bahlil Bilang Malu Dikit Lah

Orang Kaya Diminta Tak Lagi Pakai BBM Subsidi, Bahlil Bilang Malu Dikit Lah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar. Menurutnya,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Era AI Ubah Cara Konsumen Mencari Produk, Brand Diminta Lebih AI Friendly

Era AI Ubah Cara Konsumen Mencari Produk, Brand Diminta Lebih AI Friendly

June 25, 2026
Daftar 7 Negara yang Gugur dari Piala Dunia 2026, Ceko Jadi Tim Terbaru

Daftar 7 Negara yang Gugur dari Piala Dunia 2026, Ceko Jadi Tim Terbaru

June 25, 2026
Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

June 26, 2026
100 Tahun Panas Bumi Indonesia: Inovasi PGE Hadirkan Secangkir Kopi dari Perut Bumi

100 Tahun Panas Bumi Indonesia: Inovasi PGE Hadirkan Secangkir Kopi dari Perut Bumi

June 26, 2026
Empat Peserta SPPI Program KDMP-KNMP Wafat Saat Latsarmil, Kemhan Perkuat Pengawasan Kesehatan

Empat Peserta SPPI Program KDMP-KNMP Wafat Saat Latsarmil, Kemhan Perkuat Pengawasan Kesehatan

June 26, 2026
Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

June 26, 2026
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Edukasi Keuangan Interaktif di KidZania

Sambut HUT ke-80, BNI Gelar Edukasi Keuangan Interaktif Bersama KidZania

June 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved