• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 29, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Indonesia Butuh Perubahan Struktural Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%

JAKARTA, Cobisnis.com – Ambisi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke level yang lebih tinggi, termasuk target 8 persen, dinilai sulit tercapai tanpa perubahan struktural yang mendasar. Bonus demografi, stabilitas politik, dan kondisi makroekonomi yang relatif terjaga selama ini dinilai belum cukup untuk mendorong akselerasi pertumbuhan berkelanjutan.

Pandangan tersebut disampaikan Burhanuddin Abdullah, Board of Advisors Prasasti, dalam pidato pembukaan Prasasti Economic Forum 2026 bertema Navigating Indonesia’s Next Chapter di Jakarta. Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta.

Ajang diskusi tersebut didukung sejumlah korporasi besar seperti Astra, Toba Grup, Triputra, Indofood, Agung Podomoro, dan Bank Mandiri. Kehadiran sektor usaha dinilai penting dalam membahas arah ekonomi Indonesia ke depan.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir sebagai pembicara, di antaranya Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan dan Kerja Sama Multilateral Mari Elka Pangestu, serta CIO Danantara Indonesia Pandu Sjahrir.

Di hadapan ratusan peserta, Burhanuddin menjelaskan bahwa selama lebih dari satu dekade Indonesia relatif konsisten mencatatkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen. Capaian ini mencerminkan ketahanan ekonomi nasional, namun sekaligus menunjukkan adanya batas struktural yang belum terlampaui.

Ia mempertanyakan mengapa perekonomian nasional seolah tertahan di level tersebut. Skeptisisme publik terhadap target pertumbuhan 8 persen, menurutnya, mencerminkan kesadaran akan tantangan struktural yang masih kuat.

Burhanuddin menilai ekonomi Indonesia menunjukkan gejala inersia, yakni kecenderungan bertahan dalam kondisi yang sama. Stabilitas makro dan politik justru menempatkan ekonomi pada keseimbangan dengan akselerasi dan keberanian mengambil risiko yang rendah.

“Kita menjadi sangat pandai bertahan, tetapi kurang terlatih untuk melakukan lompatan,” ujarnya. Menurutnya, rendahnya keberanian mengambil risiko di berbagai level jabatan dan institusi turut membatasi kreativitas dan inovasi.

Struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia juga masih didominasi akumulasi faktor produksi, seperti penambahan tenaga kerja dan modal, bukan peningkatan produktivitas. Pola ini dinilai mampu menjaga stabilitas, namun tidak cukup kuat mendorong pertumbuhan tinggi yang berkelanjutan.

Selain itu, fragmentasi kelembagaan dan tingginya biaya koordinasi antarinstansi memperlambat transmisi kebijakan. Implementasi kebijakan yang tidak merata serta mahalnya biaya kepatuhan membuat dunia usaha lebih memilih kesinambungan dibandingkan transformasi.

Untuk keluar dari kondisi tersebut, Burhanuddin menegaskan perlunya dorongan reformasi struktural yang kuat. Penegakan hukum, termasuk pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan izin, dinilai menjadi fondasi utama efisiensi ekonomi.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan institusi pasar dan reorientasi kebijakan ke arah peningkatan produktivitas, termasuk melalui peningkatan keterampilan tenaga kerja, difusi teknologi, dan kapasitas manajerial.

Burhanuddin menegaskan bahwa kepercayaan terhadap institusi merupakan modal utama untuk mendorong investasi dan inovasi. Tantangan ke depan adalah memastikan konsistensi dan kredibilitas implementasi agar stabilitas ekonomi menjadi landasan pertumbuhan, bukan justru batasnya.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lava firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: Cobisnisekonomi nasionalIndonesiainvestasiPebisnismudaPertumbuhan EkonomiReformasi Struktural

Related Posts

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) mendorong perubahan pendekatan komunikasi pemerintah dari penyampaian informasi satu arah menuju komunikasi yang...

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memperkuat sinergi komunikasi pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah....

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

by Rizki Meirino
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mayapada Hospital Jakarta Selatan menggelar Mayapada Neuro Connect 2026 pada 24–25 Oktober 2026 untuk mendorong kemajuan penanganan...

Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

by Desti Dwi Natasya
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perayaan HUT ke-21 Ling Tien Kung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (25/10/2026), dihadiri sekitar...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

October 24, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved