• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

IHSG Runtuh di Atas 4 Persen, OJK Siap Keluarkan Kebijakan

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
March 9, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Kunjungi Lantai Bursa, 39 Puteri Indonesia 2020 Genjot Literasi Pasar Modal

Cobisnis.com – Di tengah pelemahan tajam bursa saham, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan siap mengeluarkan kebijakan yang diperlukan untuk menyikapi dinamika pasar selanjutnya. Seperti apa?

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan pihaknya memperhatikan perkembangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sampai perdagangan sesi pertama Senin 9 Maret 2020. “OJK memantau dengan cermat dan hati-hati kondisi pasar modal kita, termasuk kondisi pasar regional dan global. OJK siap mengeluarkan kebijakan yang diperlukan pada saat OJK menilai bahwa perlu dilakukan kebijakan tertentu menyikapi dinamika pasar selanjutnya,” katanya di Jakarta, Senin 9 Maret 2020.

Pada sesi pertama perdagangan Senin, 9 Maret 2020, IHSG ditutup melemah tajam 232,256 poin (4,22%) ke posisi 5.266,284. Sepanjang perdagangan sesi pertama, indeks mencapai level tertingginya di 5.364,604 atau melemah 133,936 poin dan terendahnya di 5.265,261 atau melemah 233,279 poin dari posisi pembukaan di angka merah 5.364,604.

Suryo N dari PT Valbury Sekuritas Indonesia mengatakan, beberapa sentimen berpengaruh pada pergerakan bursa saham domestik. Antara lain, sentimen pasar dari dalam negeri di mana Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa turun sekitar 0,3 hingga 0,6% akibat dampak virus corona yang akan menekan perekonomian China.

Hitungan imbas tersebut dilakukan dengan asumsi pertumbuhan ekonomi China turun hingga 1% pada tahun ini. Apabila baseline Indonesia di 5% hingga 5,3%, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya berkisar 4,7 hingga 5%.

Sedangkan perekonomian China bakal tertekan pada kuartal pertama 2020 setelah adanya wabah penyakit yang menyerang pernafasan itu. Padahal, kuartal I berkontribusi 30% kepada keseluruhan pertumbuhan ekonomi China.

Sisi lain, pemerintah menunda pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh Pasal 21) dalam menyikapi dampak virus Corona, kendati pemerintah masih mengkaji opsi penundaan pemungutan PPh Pasal 21 dalam menyikapi dampak virus Corona. Berkenaan dengan hal ini pemerintah tengah menginventarisasi berbagai instrumen kebijakan yang mungkin dapat dilakukan dalam menyikapi perubahan situasi terkait virus Corona.

Selain itu, pemerintah akan mengeluarkan stimulus jilid II untuk memitigasi dampak virus corona terhadap ekonomi Indonesia. Pemerintah sudah menyatakan akan menyiapkan sekitar Rp10 triliun untuk mendongkrak ekonomi. Langkah ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi wabah virus Corona terhadap ekonomi Indonesia. Stimulus ini akan terbagi ke beberapa sektor mulai dari pariwisata hingga perumahan.

Sementara itu, sentimen dari eksternal berasal dari Presiden AS Donald Trump yang sangsi dengan angka kematian global akibat virus Corona, termasuk yang disampaikan Trump tidak setuju dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang meyebut angka 3,4% pasien kasus corona yang dilaporkan berujung kematian.

Trump menyatakan bahwa angka kematian akibat virus Corona di bawah 1%. Sementara itu, sekitar 4% populasi manusia di China yang terinfeksi wabah ini diyakini telah meninggal. Sedangkan di beberapa negara lainnya, seperti Italia tingkat kematian hanya 0,5%.

WHO mengatakan bahwa penyebaran wabah corona tidak akan berkurang kendati musim panas datang. Kasus virus Corona di seluruh dunia sudah mencapai sejumlah 102.223 dengan 3.495 korban jiwa. Sementara itu, 57.661 orang mayoritas di China, dinyatakan telah pulih. Korea Selatan, Iran, dan Italia mengantongi kasus terbanyak di luar China. Bahkan, Iran menjadi negara dengan infeksi yang tinggi.

Menurut Suryo, dalam pekan ini sentimen virus corona tetap menjadi perhatian pelaku pasar, karena menjadi ancaman bagi pertumbuhan ekonomi global. “Hal ini bisa berngaruh bagi perekonomian Indonesia, yang terdampak pada investasi aset berisko. Diperkirakan saham di BEI dengan indeks acuan IHSG masih rawan terkoreksi pada pekan ini,” pungkas dia.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download karbonn firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: Cobisniscobisnis & bisnisihsgojk

Related Posts

Pemerintah Siapkan 13 Ribu Dapur MBG, Papua dan NTT Jadi Prioritas Awal

Pemerintah Siapkan 13 Ribu Dapur MBG, Papua dan NTT Jadi Prioritas Awal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sekitar 112 juta masyarakat Indonesia masih mengalami kekurangan gizi. Data tersebut...

Sudaryono Tolak Temui Mitra dan Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja

Sudaryono Tolak Temui Mitra dan Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN, Sudaryono, menegaskan dirinya tidak akan menerima pertemuan dengan mitra, pengelola dapur,...

Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Buronan Internasional usai Didakwa Rusia

Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Buronan Internasional usai Didakwa Rusia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Keamanan Federal Rusia atau FSB mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional terhadap pendiri sekaligus CEO Telegram, Pavel...

Kuasa Hukum Tegaskan Rumah Ruben Onsu Belum Masuk Tahap Lelang

Kuasa Hukum Tegaskan Rumah Ruben Onsu Belum Masuk Tahap Lelang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kubu Ruben Onsu membantah kabar yang menyebut rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, akan dilelang oleh...

Orang Tua Kini Bisa Cek Menu MBG Anak Lewat Portal Baru BGN

Orang Tua Kini Bisa Cek Menu MBG Anak Lewat Portal Baru BGN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN tengah menyiapkan sistem baru yang memungkinkan orang tua memantau menu Makan Bergizi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri mendukung pembayaran tiket MRT Jakarta menggunakan kartu kredit contactless berbasis EMV global yang lebih praktis, cepat, dan aman.

Bank Mandiri Dukung Pembayaran MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Contactless

July 29, 2026
BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

BNI Perkuat Modal US$700 Juta untuk Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

July 29, 2026
Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

Kasus Hotman Paris Berakhir Damai, PWI Cabut Laporan Polisi

July 29, 2026
Amman Mineral

Membangun Masa Depan dari Perut Bumi Sumbawa

July 29, 2026
Penyidikan Berlanjut, KPK Dalami Pengumpulan hingga Pengembalian Uang Menhut Raja Juli

Penyidikan Berlanjut, KPK Dalami Pengumpulan hingga Pengembalian Uang Menhut Raja Juli

July 30, 2026
Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

July 30, 2026
AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

July 30, 2026
AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

Inggris Pertimbangkan Terbitkan Obligasi Perang, Apa Fungsinya?

July 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved