• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

How High Could The Fed Go? Dilema Kebijakan Moneter AS di Tengah Meroketnya Inflasi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
November 6, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
How High Could The Fed Go? Dilema Kebijakan Moneter AS di Tengah Meroketnya Inflasi

JAKARTA,Cobisnis.com – Momen penting untuk trader forex di seluruh dunia baru saja tiba. Pada Jumat (04 November 2022) pukul 19.30 WIB, saat U.S. Bureau of Labor Statistics mengumumkan data penciptaan
lapangan kerja di luar sektor pertanian atau NFP (Nonfarm Payrolls) periode Oktober 2022.

Analis Monex Investindo Futures Anthony Kevin dalam risetnya mengingatkan bila data NFP menunjukkan tren lapangan kerja yang tercipta di AS setiap bulannya, di luar sektor pertanian atau agrikultur.

Melansir data dari Federal Reserve Bank of St. Louis, data NFP memasukkan sekitar 80% dari total pekerja yang berkontribusi terhadap perekonomian AS.

“Jika data NFP dirilis di atas ekspektasi, maka pelaku pasar akan melihat bahwa perekonomian AS melaju lebih kencang dibandingkan ekspektasi ekonom. Alhasil, Dolar AS akan cenderung
menguat,” ujar Anthony dalam keterangan resminya di Jakarta (6/11/2022).

Mayoritas di Atas Ekspektasi

Sementara itu di sepanjang tahun 2022 (tidak termasuk rilis data pada hari Jumat), U.S. Bureau of Labor Statistics sudah 9 kali merilis data NFP yaitu untuk period Januari-September 2022. Hasilnya, sebanyak 7 kali berada di atas konsensus, sementara sisanya berada di bawah konsensus.

“Tidak heran jika fenomena “Super Dollar” terjadi di tahun 2022, di mana Dolar AS secara signifikan menguat terhadap pasangan mata uang negara-negara lain,” jelasnya.

Pergerakan Dolar Indeks di Tahun 2022

Berdasarkan dari 9 rilis data NFP yang sudah terjadi di sepanjang 2022, mayoritas menghasilkan peluang untuk melakukan aksi beli terhadap dolar AS, seperti pada pasangan mata uang EURUSD dan GBPUSD.

“Patut diingat, ketika pasangan mata uang EURUSD dan GBPUSD bergerak ke bawah, berarti dapat dibaca sebagai EUR dan GBP melemah sementara USD menguat,” tambahnya.

A Tale of Two Swords

Memang, rilis data NFP di sepanjang tahun 2022 terus memberikan angin segar terhadap perekonomian AS yang sempat terpuruk oleh pandemi COVID-19 pada tahun 2020.

Kini, kondisi pasar lapangan kerja di AS sudah relatif membaik. Seiring dengan data NFP yang terus positif, tingkat pengangguran pun turun ke kisaran 3%.

Tapi sejatinya, jika data NFP terus diumumkan berada di atas ekspektasi, hal tersebut mempersulit keadaan bagi The Fed selaku bank sentral AS.

Saat ini, AS dan seluruh dunia memang sedang dihadapkan pada permasalahan yang unik. Permasalahan tersebut bernama inflasi yang sudah sangat lama berada di level yang sangat tinggi.
“Inflasi yang terjadi di seluruh dunia saat ini merupakan inflasi tipe cost-push inflation, disebabkan kenaikan harga minyak mentah (crude oil) dan gas bumi (natural gas), imbas invasi Rusia ke Ukraina,” terangnya.

Celakanya, cost-push inflation ini terjadi kala ekonomi dunia masih mencoba pulih dari pandemi Covid-19 yang membuat angka pertumbuhan ekonomi menjadi negatif.

“Berdasarkan perhitungan kami, dari 2019 ke 2021, perekonomian global hanya menikmati pertumbuhan sebesar 2,9%. Padahal, setiap tahunnya perekonomian global rata-rata mencatatkan pertumbuhan di kisaran 3,7%,” jelasnya.

Demi mengimbangi daya beli masyarakat yang masih lemah, pejabat bank sentral di seluruh dunia dihadapkan pada pilihan sulit. Mereka terpaksa menaikkan tingkat suku bunga acuan untuk “mematikan” daya beli masyarakat.

Harapannya, ketika daya beli masyarakat “dimatikan”, permintaan akan turun sehingga inflasi berangsur-angsur turun.
“Tapi, dalam perjalanan untuk me-restart kembali tatanan ekonomi dunia, berapa besar penderitaan yang harus ditanggung oleh masyarakat?” ujarnya.

Di sepanjang tahun 2022, terlihat
pertumbuhan ekonomi AS sangat melambat jika dibandingkan dengan tahun 2021, sehingga wajar jika AS diproyeksikan akan kembali mengalami resesi.

Pada Kamis (03 November 2022), The Fed mengesahkan kenaikan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bps) yang menandai kenaikan sebesar 75 bps selama empat bulan beruntun.

Jika tren data NFP terus berada di atas konsensus, maka hal tersebut dikhawatirkan akan membuat The Fed mengurungkan niatnya untuk mengerem laju pengetatan moneter.

Implikasinya, fenomena Super Dollar bisa jadi terus berlanjut, terlepas dari posisi Dolar AS yang di sepanjang tahun 2022 banyak menguat terhadap mata uang negara lain dan juga komoditas.
“Jadi untuk strategi jangka menengah (6 bulan) dan jangka panjang (1 tahun), memasang posisi long terhadap Dolar AS bisa jadi merupakan opsi terbaik,” tutupnya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download samsung firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: cobisnis.comInflasiUSA

Related Posts

Hasil Persija vs Persib 2-1: Adam Alis Bawa Maung Bandung Menang di Samarinda

Hasil Persija vs Persib 2-1: Adam Alis Bawa Maung Bandung Menang di Samarinda

by Hidayat Taufik
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Persib Bandung meraih kemenangan penting 2-1 atas Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League 2025–2026. Laga digelar...

Grup F Piala Asia 2027 Dinilai Berat, Herdman Minta Indonesia Fokus Satu Laga

Grup F Piala Asia 2027 Dinilai Berat, Herdman Minta Indonesia Fokus Satu Laga

by Hidayat Taufik
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, menilai Grup F Piala Asia 2027 sangat berat. Grup ini berisi Jepang,...

Zulhas : Bantargebang Bakal Ubah Sampah Jadi Energi pada 2028

Zulhas : Bantargebang Bakal Ubah Sampah Jadi Energi pada 2028

by Hidayat Taufik
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyiapkan proyek pengolahan sampah menjadi energi di TPST Bantargebang. Pemerintah menargetkan...

Shell V-Power Diesel Resmi Tersedia Lagi di Indonesia, Harga Rp30.890 per Liter

Shell V-Power Diesel Resmi Tersedia Lagi di Indonesia, Harga Rp30.890 per Liter

by Hidayat Taufik
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Shell Indonesia kembali mendistribusikan BBM Shell V-Power Diesel di sejumlah SPBU wilayah Indonesia. Perusahaan mulai menyalurkan produk...

Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp43,6 Triliun pada Kuartal I 2026

Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp43,6 Triliun pada Kuartal I 2026

by Rizki Meirino
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat realisasi volume penjaminan sebesar Rp43,6 triliun hingga Kuartal I 2026. Jumlah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

May 6, 2026
Harga Buket Hari Ibu 2026 Naik karena Biaya Bahan Bakar dan Tarif Impor

Harga Buket Hari Ibu 2026 Naik karena Biaya Bahan Bakar dan Tarif Impor

May 10, 2026
Industri Kripto Kembali Kecolongan, WNI Diduga Manfaatkan Celah Grok AI Raup Miliaran

Industri Kripto Kembali Kecolongan, WNI Diduga Manfaatkan Celah Grok AI Raup Miliaran

May 7, 2026
Bea Cukai Bantah Tudingan Petugas Gadungan di Video Viral Razia Warung Madura

Bea Cukai Bantah Tudingan Petugas Gadungan di Video Viral Razia Warung Madura

May 10, 2026
Hasil Persija vs Persib 2-1: Adam Alis Bawa Maung Bandung Menang di Samarinda

Hasil Persija vs Persib 2-1: Adam Alis Bawa Maung Bandung Menang di Samarinda

May 10, 2026
Grup F Piala Asia 2027 Dinilai Berat, Herdman Minta Indonesia Fokus Satu Laga

Grup F Piala Asia 2027 Dinilai Berat, Herdman Minta Indonesia Fokus Satu Laga

May 10, 2026
Zulhas : Bantargebang Bakal Ubah Sampah Jadi Energi pada 2028

Zulhas : Bantargebang Bakal Ubah Sampah Jadi Energi pada 2028

May 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved