JAKARTA, Cobisnis.com – PT Home Credit Indonesia kembali berpartisipasi dalam Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 yang berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Melalui ajang tahunan tersebut, perusahaan menghadirkan solusi pembiayaan tanpa kartu kredit untuk mempermudah masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
Momentum liburan sekolah dimanfaatkan Home Credit untuk membantu keluarga memperoleh berbagai produk dengan skema cicilan yang lebih fleksibel. Produk yang dapat dibiayai meliputi smartphone, gadget, elektronik rumah tangga, furnitur, hingga laptop untuk kebutuhan tahun ajaran baru.
Chief Sales Officer Home Credit Indonesia, Dolly Susanto, mengatakan Jakarta Fair menjadi kesempatan untuk memperkenalkan layanan pembiayaan yang lebih luas kepada masyarakat. “Jakarta Fair merupakan salah satu momen ritel tahunan yang paling penting, dan kami ingin setiap pengunjung mengetahui bahwa Home Credit hadir untuk mereka, tidak hanya untuk pembiayaan smartphone, tetapi juga untuk berbagai produk yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Di Jakarta Fair 2026, Home Credit menyediakan pembiayaan untuk produk dengan harga mulai sekitar Rp1 jutaan. Pengajuan pembiayaan cukup menggunakan KTP tanpa memerlukan kartu kredit sehingga prosesnya lebih praktis bagi konsumen.
Sebagai ilustrasi, pembelian produk senilai sekitar Rp2,7 juta dapat dicicil sekitar Rp300 ribu per bulan selama 15 bulan. Skema tersebut sudah mencakup perlindungan AMAN+ yang ditawarkan bersama layanan pembiayaan Home Credit.
Home Credit bekerja sama dengan 38 mitra ritel yang tersebar di area Jakarta Fair. Beberapa di antaranya adalah Azko, Advance, Agres, LG, Sharp, Hitachi, Digimap, Erafone, iBox, Hello, GTN, MII, UR, dan NASA.
Selain mengajukan pembiayaan di gerai mitra, pengunjung juga dapat mengunjungi booth Home Credit di Hall D Nomor 4B. Di lokasi tersebut, masyarakat bisa mengecek limit pembiayaan melalui aplikasi My Home Credit sebelum melakukan transaksi.
Partisipasi di Jakarta Fair 2026 didukung oleh kinerja bisnis yang positif sepanjang awal tahun. Pada kuartal I 2026, Home Credit Indonesia mencatat penyaluran pembiayaan sebesar Rp2,3 triliun atau tumbuh 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pembiayaan tanpa kartu kredit.













