• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, July 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Holding BUMN Farmasi Siap Transformasi Digital Layanan Kesehatan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 21, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Holding BUMN Farmasi Siap Transformasi Digital Layanan Kesehatan

JAKARTA,Cobisnis.com – Holding BUMN Farmasi (Bio Farma, Kimia Farma dan Indofarma) bakal memasuki babak baru dalam pengembangan bisnisnya. Terutama setelah berhasil meningkatkan kinerjanya dengan catatan pendapatan naik 203,16 persen jadi Rp43,44 triliun dan meraup laba bersih Rp1,93 triliun atau meroket 668,1 persen pada 2021 lalu.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, kinerja yang meningkat signifikan ini salah satunya merupakan kontribusi dari keberhasilan Bio Farma dalam melaksanakan penugasan untuk penyediaan dan pendistribusian vaksin COVID-19. Selain itu, ada juga kontribusi dari penjualan layanan regular Bio Farma berupa vaksin dan serum untuk pasar domestik maupun pasar internasional.

“Kinerja Holding BUMN Farmasi yang menggembirakan di tahun 2021 tersebut diharapkan akan berlanjut di tahun 2022, dimana Holding BUMN Farmasi sedang bertransformasi ke industri healthcare dan digitalisasi layanan kesehatan,” kata Honesti dalam keterangannya, Selasa 21 Juni.

Sejak dibentuk pada 2020, Holding BUMN Farmasi membawa misi untuk mewujudkan ketahanan kesehatan nasional di Indonesia, dengan mengintegrasikan seluruh kompetensi yang dimiliki, memadukan seluruh talenta dan kemampuan untuk berinovasi serta mempersiapkan program-program transformasi sebagai roadmap bagi pengembangan BUMN Farmasi menjadi Leading Life Science Company kelas dunia.

Holding BUMN Farmasi sejak awal pandemi COVID-19 juga telah berperan sebagai garda terdepan dalam mencegah dan menanggulangi pandemi dengan menyediakan, mengembangkan, memproduksi dan mendistribusikan vaksin COVID-19 keseluruh pelosok negeri, sehingga tujuan pembentukan kekebalan kelompok (herd immunity) bisa tercapai.

Honesti menambahkan bahwa vaksin merupakan game changer, untuk membantu bangsa Indonesia keluar dari permasalahan pandemi COVID-19. Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi, mendapatkan penugasan vital dan strategis dari pemerintah untuk dapat memastikan distribusi 400 juta dosis vaksin COVID-19 dengan tetap mempertahankan kualitas berstandar tertinggi dari WHO.

Kiprah Bio Farma dan anak usahanya dalam perang ini merupakan bentuk komitmen dari BUMN Farmasi untuk menjalankan peran strategis dalam menjaga stabilitas penyediaan dan distribusi vaksin secara nasional.

Selain vaksin dan serum, penjualan holding BUMN Farmasi pun ditopang dari penjualan anak usaha, PT Kimia Farma pada sektor manufaktur dan Indofarma yang berasal peningkatan nilai penjualan dari segmen produk obat dan pengadaan vaksin COVID-19.

“Kinerja Bio Farma sebagai induk, dikontribusi dari sektor pemerintah melalui penugasan penyediaan vaksin COVID-19, sebesar Rp26,81 triliun, disusul dengan sektor ekspor yang cukup signifikan mencapai Rp1,47 triliun, meningkat sebesar 47,58 persen jika dibandingkan tahun 2020, serta pendistribusian vaksin COVID-19 hibah sebesar Rp388,83 miliar,” ungkap Honesti.

Sementara itu, Kimia Farma (KAEF) sebagai anggota Holding BUMN Farmasi, memberikan kontribusi sebesar 29,6 persen dari total pendapatan bersih, atau mencapai Rp12,85 triliun. Penjualan Kimia Farma didominasi oleh peningkatan pada segmen manufaktur yang tumbuh hingga 246,75 persen, dan segmen ritel yang tumbuh 19,12 persen dari tahun sebelumnya.

Indofarma (INAF) memberikan kontribusi sebesar 6,68 persen atau mencapai Rp 2,9 triliun, atau meningkat sebesar 69,15 persen. Pencapaian tersebut berasal dari peningkatan nilai penjualan dari segmen produk Obat sebesar Rp2,1 triliun, naik Rp1,23 triliun atau 142,52 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp865,86 miliar. Dimana pengadaan vaksin COVID-19 memberikan kontribusi penjualan bersih sebesar Rp924,76 miliar.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download lenevo firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comHolding BUMNKesehatan digitalPT biofarma

Related Posts

Hotman Paris: Mengaitkan Febrie Adriansyah dengan Blackout Sangat Dipaksakan

Hotman Paris: Mengaitkan Febrie Adriansyah dengan Blackout Sangat Dipaksakan

by Hidayat Taufik
July 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menegaskan bahwa...

Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Amandel Sering Kambuh Setelah Makan Daging? Simak Penjelasan Dokter

by Desti Dwi Natasya
July 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Radang amandel atau tonsilitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri, bukan karena makanan tertentu. Namun, banyak...

Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Kapan Waktu Terbaik Gosok Gigi di Pagi Hari? Simak Faktanya

by Desti Dwi Natasya
July 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menyikat gigi merupakan rutinitas penting untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi setiap hari. Namun, masih banyak orang...

Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Mengenal Nutrisi Susu Kedelai, Bagaimana Dibandingkan dengan Susu Lain?

by Desti Dwi Natasya
July 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Susu kedelai menjadi salah satu minuman nabati yang banyak dipilih sebagai alternatif pengganti susu sapi. Selain bebas...

Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Mengenal Cortisol Face, Wajah Bengkak yang Dikaitkan dengan Stres

by Desti Dwi Natasya
July 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Istilah cortisol face belakangan ramai diperbincangkan di media sosial untuk menggambarkan wajah yang tampak lebih bulat, sembap,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
KPK Tutup Laporan Amplop Raja Juli, Masih Adakah Proses Hukum yang Berjalan?

KPK Tutup Laporan Amplop Raja Juli, Masih Adakah Proses Hukum yang Berjalan?

July 17, 2026
Benarkah Kopi Hitam Tanpa Gula Sehat? Simak Penjelasan Ahli

Jangan Asal Simpan, Ini Alasan Makanan Panas Sebaiknya Tidak Masuk Kulkas

July 17, 2026
Perlukah Mencuci Pakaian Baru Sebelum dipakai? Ini Kata Ahlinya

Perlukah Mencuci Pakaian Baru Sebelum dipakai? Ini Kata Ahlinya

July 17, 2026
92% Hewan Laut Dalam Ternyata Mengandung Mikroplastik

92% Hewan Laut Dalam Ternyata Mengandung Mikroplastik

July 17, 2026
Hotman Paris: Mengaitkan Febrie Adriansyah dengan Blackout Sangat Dipaksakan

Hotman Paris: Mengaitkan Febrie Adriansyah dengan Blackout Sangat Dipaksakan

July 18, 2026
Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Amandel Sering Kambuh Setelah Makan Daging? Simak Penjelasan Dokter

July 18, 2026
Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Kapan Waktu Terbaik Gosok Gigi di Pagi Hari? Simak Faktanya

July 18, 2026
Newcastle Mulai Negosiasi Datangkan Kiper Brighton Carl Rushworth

Mengenal Nutrisi Susu Kedelai, Bagaimana Dibandingkan dengan Susu Lain?

July 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved