• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

HKTI Bali Sarankan Petani Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 8, 2022
in Industri
0
HKTI Bali Sarankan Petani Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia

JAKARTA,Cobisnis.com – Kebutuhan akan pupuk merupakan hal yang penting bagi mayoritas petani di Tanah Air. Namun, ditengah keterbatasan alokasi pupuk subsidi serta tingginya harga pupuk non subsidi membuat para petani harus mencari cara agar dapat memenuhi kebutuhan pupuk tersebut.

Merespon hal ini, Wakil Ketua Bidang SDM Pertanian HKTI Bali, I Nengah Subagia, mengatakan saat ini masih banyak petani yang mengharapkan pupuk subsidi. Pasalnya, dapat menekan biaya produksi, namun, tidak sedikit juga yang telah bergeser menggunakan pupuk non subsidi.

“Sekarang banyak petani yang menggunakan pupuk non subsidi. Larinya banyak ke yang non subsidi karena keterbatasan mendapatkan pupuk subsidi, keterbatasan sekali malah kurang petani maka dia beli lagi pupuk yang non subsidi,” ungkap Subagia, Minggu (6/3/2022).

Selanjutnya, kata Subagia, pupuk non subsidi yang tinggi harganya tidak serta merta dapat menjadi solusi atas kekurangan kebutuhan pupuk tadi. Selain itu menurutnya, penggunaan pupuk non organik ternyata tidak berdampak signifikan dibanding penggunaan pupuk organik yang sebenarnya kaya akan manfaat.

“Kalau manfaat sesuai dari informasi petani, pupuk kimia terkadang tidak berdampak signifikan pada pertumbuhan tanaman padi maupun tanaman yang lain. Ini apakah kadarnya yang tidak sesuai dengan harapan,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Subagia, penggunaan pupuk kimia yang berlebihan bisa merusak lahan pertanian atau tanah, ditambah lagi dapat menyebabkan tanaman tumbuh lebih lama.

“Kalau pupuk tadi kita pakai keterlambatan tanaman, tumbuh agak lama, dan tanahnya berubah jadi tanah yang sangat kental sekali, kalau pupuk organik secara penggunaannya akan menghasilkan tanah yang masih bagus,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Subagia, pihaknya lebih menyarankan agar petani menggunakan pupuk organik. Sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk subsidi ataupun non subsidi.

“Saran kepada pemerintah kalau bisa pengurangan penggunaan pupuk kimia karena merusak tanah, kita harapkan dibantu dengan pupuk berimbang atau pupuk organik dan pupuk kimia diseimbangkan,” tutupnya.

Senada dengan hal tersebut pemerintah melalui Kementerian Pertanian juga mendorong para petani untuk menggunakan pupuk organik. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Ali Jamil, menambahkan pupuk organik yang telah dikomposkan berperan penting dalam perbaikan sifat kimia, fisika, dan biologi tanah, serta sumber nutrisi tanaman.

“Pupuk organik yang telah dikomposkan dapat menyediakan hara dalam waktu yang lebih cepat karena selama proses pengomposan telah terjadi proses dekomposisi yang dilakukan berbagai macam mikroba,” ungkapnya.

Ali mengatakan, salah satu upaya pemerintah untuk mendukung petani dalam kemandirian mengembangkan pupuk organik adalah dengan memfasilitasi kegiatan pengembangan UPPO.

Dia menjelaskan, pembangunan UPPO diarahkan pada lokasi yang memiliki potensi sumber bahan baku pembuatan kompos, terutama limbah organik atau limbah panen tanaman, kotoran hewan atau limbah ternak, dan sampah organik rumah tangga.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comHKTIpetaniPupuk kimia

Related Posts

Baca Buku 6 Menit, Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?

Baca Buku 6 Menit, Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?

by Hidayat Taufik
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Membaca buku bukan sekadar cara memperoleh informasi dan pengetahuan. Kebiasaan tersebut juga dikaitkan dengan berbagai manfaat bagi...

Indonesia Naik Satu Tingkat Usai FIFA ASEAN Cup

Indonesia Naik Satu Tingkat Usai FIFA ASEAN Cup

by Hidayat Taufik
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Posisi Timnas Indonesia dalam ranking FIFA mengalami kenaikan setelah menjalani dua pertandingan di FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam...

Sidang Gibran: KPU Disebut Tak Bisa Menolak SK Penyetaraan SMA

Sidang Gibran: KPU Disebut Tak Bisa Menolak SK Penyetaraan SMA

by Hidayat Taufik
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI periode 2007-2012, I Gusti Putu Artha, menyatakan KPU tidak dapat...

Nakhoda KM Virgo 8 Resmi Tersangka dan Ditahan

Nakhoda KM Virgo 8 Resmi Tersangka dan Ditahan

by Hidayat Taufik
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Polisi menetapkan Nakhoda KM Virgo Transport 8, Arief Yunianto, sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan kapal yang terbalik...

Hasil Pemeriksaan Sutrimo: Tak Ada Tanda Kekerasan dan Racun

Hasil Pemeriksaan Sutrimo: Tak Ada Tanda Kekerasan dan Racun

by Hidayat Taufik
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Pemeriksaan terhadap jenazah Sutrimo melalui proses ekshumasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Sutrimo diketahui merupakan pria...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

AIA Perkuat Kehadiran di Industri Asuransi Syariah melalui PT AIA Syariah Insurance

September 30, 2026
Bank Mandiri Kucurkan KUR Senilai Rp29,53 Triliun hingga Agustus 2026, Sebanyak 64,48% Mengalir ke Sektor Produksi

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp29,53 Triliun

September 30, 2026
Minum Air Kemasan - pexels/ Mart Production

Penelitian: Bahaya Mikroplastik dalam Air Minum Kemasan, Bisa Masuk ke Aliran Darah

September 30, 2026
Polri Tindak Tegas Karhutla, 196 Orang Jadi Tersangka

Polri Tindak Tegas Karhutla, 196 Orang Jadi Tersangka

September 30, 2026
Baca Buku 6 Menit, Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?

Baca Buku 6 Menit, Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?

October 1, 2026
Harga Minyak Dunia Stabil di Awal Oktober, Brent Bertahan di US$98,15

Harga Minyak Dunia Stabil di Awal Oktober, Brent Bertahan di US$98,15

October 1, 2026
Pertamax Masih Rp15.950, Harga BBM Pertamina Tetap pada 1 Oktober

Pertamax Masih Rp15.950, Harga BBM Pertamina Tetap pada 1 Oktober

October 1, 2026
PM Qatar Kritik Serangan Gaza, Netanyahu Disebut Penjahat Perang

PM Qatar Kritik Serangan Gaza, Netanyahu Disebut Penjahat Perang

October 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved