• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, May 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Harga Pangan Naik, Pemilik Warteg Nilai Menu Rp10 Ribu Tak Masuk Akal

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Harga Pangan Naik, Pemilik Warteg Nilai Menu Rp10 Ribu Tak Masuk Akal

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga bahan makanan yang terus naik membuat pemilik warung tegal (warteg) kesulitan menjual menu lengkap seharga Rp 10.000. Sejumlah pemilik warteg di Jakarta Timur mengaku harga tersebut sudah tidak realistis untuk nasi ayam dan telur.

Sigit (57), pemilik warteg di kawasan Jatinegara, mengatakan mustahil menjual nasi ayam dan telur hanya Rp 10.000 tanpa menurunkan kualitas bahan. Menurutnya, harga minimal nasi ayam saat ini mencapai Rp 15.000, sedangkan nasi telur Rp 10.000.

“Kalau bisa jual murah, pasti barangnya enggak bagus, kualitasnya mungkin juga kurang,” kata Sigit, Rabu (15/10/2025). Ia mencontohkan, menu Rp 10.000 bisa saja mencantumkan “ayam dan telur”, tapi porsinya kecil, misalnya hanya telur puyuh dan potongan ayam sangat sedikit.

Harga jual, lanjut Sigit, juga tergantung lokasi dan bahan baku. Di kawasan pekerja, ia kadang memberi diskon untuk tukang bangunan. “Kalau pekerja bangunan kadang saya kasih Rp 12.000 sudah dapat nasi telur dan sayur,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Leha (49), pemilik warteg di kawasan Cawang. Ia menegaskan, harga ayam yang terus naik membuat menu lengkap Rp 10.000 tidak masuk akal. “Sekarang ayam sedang naik, jadi enggak mungkin banget harga segitu seperti program MBG itu,” ucapnya.

Leha menyebut harga nasi ayam di wartegnya kini Rp 15.000, sedangkan menu Rp 10.000 hanya bisa berisi nasi dengan lauk sayur tanpa telur atau ayam. “Kalau paket Rp 10.000 ya paling sayur saja, biar tetap bisa jualan tapi enggak rugi,” tambahnya.

Kenaikan harga ayam dan telur memang menjadi tekanan besar bagi pedagang kecil. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, garis kemiskinan nasional pada Maret 2025 mencapai Rp 609.160 per kapita per bulan, atau sekitar Rp 20.305 per hari.

Dengan rata-rata 4,72 anggota keluarga, rumah tangga miskin hanya memiliki pengeluaran di bawah Rp 2,875 juta per bulan. Kondisi ini membuat daya beli masyarakat menurun dan memengaruhi omzet warteg.

Meski begitu, jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat turun menjadi 23,85 juta orang atau 8,47 persen dari total populasi, dari sebelumnya 8,57 persen pada September 2024. Namun, tekanan harga pangan tetap menjadi tantangan utama.

Para pemilik warteg berharap pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama ayam dan telur, agar usaha kecil tetap bisa bertahan sekaligus menjaga daya beli masyarakat berpendapatan rendah.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
free online course
Tags: CobisnisEkonomi rakyatharga panganKemiskinanPebisnismudaumkmWarteg

Related Posts

Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

by Rizki Meirino
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perekonomian Indonesia dinilai tetap menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah dinamika geopolitik global yang masih berlangsung sepanjang...

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

Kapal Pertamina Belum Bisa Lewat Hormuz, Pemerintah Masih Lobi Iran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dua kapal milik Pertamina hingga kini masih belum bisa melintasi Selat Hormuz. Pemerintah masih melakukan negosiasi agar...

TikTok Shop Dorong Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara Lewat #LokalMenduni

TikTok Shop Dorong Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara Lewat #LokalMenduni

by Rizki Meirino
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – TikTok Shop by Tokopedia resmi menggelar Program Persiapan Ekspor #LokalMendunia sebagai langkah untuk membantu brand lokal Indonesia...

Purbaya Ungkap Potensi Besar MBG dalam Mendorong Ekonomi RI, Ini Rinciannya

Menkeu Purbaya Sebut Pajak Baru Belum Akan Diterapkan di 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 belum mampu menembus angka...

Bulog Buka Suara Soal Minyakita yang Masih Sulit Ditemukan di Sejumlah Pasar

Bulog Buka Suara Soal Minyakita yang Masih Sulit Ditemukan di Sejumlah Pasar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perum Bulog mengungkap alasan Minyakita belum bisa masuk ke seluruh pasar di Indonesia. Hal itu dipicu aturan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

May 11, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Tumbangkan Persija 2-1

The Weeknd Umumkan Konser di Jakarta pada September 2026

May 11, 2026
Samsung Hentikan Penjualan TV dan Home Appliances di Tiongkok

Samsung Hentikan Penjualan TV dan Home Appliances di Tiongkok

May 11, 2026
BSI dan BAZNAS Luncurkan Layanan Digital DAM Haji dan Kurban di BYOND

BSI dan BAZNAS Luncurkan Layanan Digital DAM Haji dan Kurban di BYOND

May 11, 2026
Fujifilm Tambah Fitur Super Mario di Aplikasi instax mini Link Nintendo Switch

Fujifilm Tambah Fitur Super Mario di Aplikasi instax mini Link Nintendo Switch

May 11, 2026
WHO Pantau Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Orang Meninggal

Kemenkes Pastikan WNA Kontak Erat Penumpang MV Hondius Negatif Hantavirus

May 11, 2026
BTN dan MKP Bangun Standar Baru Ekosistem Wisata Digital Bali

BTN dan MKP Bangun Standar Baru Ekosistem Wisata Digital Bali

May 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved