JAKARTA, Cobisnis.com – Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi dan saat ini berada pada status Level III (Siaga). Kondisi tersebut mendorong Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bakauheni mengingatkan seluruh nakhoda yang melintasi Selat Sunda agar lebih waspada selama berlayar.
Kepala KSOP Kelas IV Bakauheni, Suratno, mengimbau seluruh kapal untuk tidak memasuki area dalam radius lima kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau. Imbauan tersebut dikeluarkan sebagai langkah pencegahan demi menjaga keselamatan pelayaran di sekitar kawasan gunung.
Para nakhoda juga diminta mengantisipasi potensi bahaya yang dapat muncul akibat aktivitas erupsi, seperti lontaran material vulkanik, hujan abu, maupun gangguan lain yang berisiko menghambat pelayaran di perairan Selat Sunda.
Meski status Gunung Anak Krakatau telah dinaikkan menjadi Level III (Siaga), layanan penyeberangan di rute Bakauheni–Merak masih beroperasi seperti biasa. Hingga kini, belum ada gangguan terhadap aktivitas kapal yang melayani lintasan tersebut.
KSOP Bakauheni memastikan akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menjalin koordinasi dengan instansi terkait agar informasi terbaru dapat segera disampaikan demi menjaga keamanan dan keselamatan seluruh pengguna jasa pelayaran.













