• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

GM Sepakat Bayar Denda 220 Juta Dolar AS soal Penjualan Data Pelanggan

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
October 31, 2026
in News
0
BRIN Perkuat Jaringan Stasiun Bumi untuk Pantau Bencana

JAKARTA, Cobisnis.com – General Motors (GM) sepakat membayar 220 juta dolar AS untuk menyelesaikan gugatan terkait dugaan penjualan data pribadi pelanggan tanpa persetujuan. Kesepakatan tersebut dicapai bersama koalisi jaksa agung dari 35 negara bagian Amerika Serikat dan District of Columbia pada Kamis (29/10/2026).

Kasus ini berkaitan dengan program Smart Driver milik GM yang beroperasi sejak 2016 hingga dihentikan pada 2024. Program tersebut dirancang untuk membantu pengemudi meningkatkan keselamatan berkendara dengan mencatat berbagai kebiasaan, seperti frekuensi pengereman mendadak, akselerasi, kecepatan kendaraan, serta waktu dan lokasi perjalanan.

Namun, hasil penyelidikan koalisi jaksa agung menemukan bahwa GM diduga menjual informasi tersebut kepada perusahaan perantara data atau data broker. Informasi itu kemudian diteruskan kepada perusahaan asuransi yang dapat menggunakannya sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan premi kendaraan pelanggan.

Jaksa Agung New York Letitia James menyatakan bahwa jutaan pengemudi terdaftar dalam program Smart Driver tanpa memperoleh informasi yang memadai mengenai penggunaan data mereka. Bahkan, aplikasi OnStar dilaporkan sempat menunjukkan lebih dari 370.000 pengemudi tidak terdaftar dalam program tersebut, meskipun data perjalanan mereka tetap dikumpulkan.

Dalam kesepakatan penyelesaian, GM diwajibkan membayar total 220 juta dolar AS kepada negara-negara bagian yang terlibat. Perusahaan juga harus membatasi pengumpulan data berkendara dan memperoleh persetujuan tegas dari pelanggan sebelum mengumpulkan atau membagikan informasi lokasi serta kebiasaan mengemudi mereka.

Selain itu, GM diwajibkan membangun program perlindungan privasi data, menjalani penilaian internal dan pihak ketiga, serta memperketat pengawasan dan pelatihan terhadap jaringan dealernya agar pelanggan tidak didaftarkan dalam layanan pengumpulan data tanpa persetujuan.

Menanggapi kesepakatan tersebut, juru bicara GM menyatakan bahwa perusahaan telah menghentikan program Smart Driver pada 2024. GM juga menyebut kesepakatan ini memperkuat upaya perusahaan dalam meningkatkan perlindungan privasi dan memberikan kejelasan kepada pelanggan mengenai penggunaan informasi pribadi mereka.

Kesepakatan senilai 220 juta dolar AS ini menjadi salah satu langkah penegakan perlindungan data konsumen di industri otomotif Amerika Serikat. Meski demikian, penyelesaian tersebut tidak secara otomatis memberikan ganti rugi langsung kepada setiap pelanggan yang terdampak.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download redmi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: General MotorsGMpenjualan data pelangganPrivasi DataSmart Driver

Related Posts

General Motors menutup pabrik baterai dan motor listrik di Brownstown, Michigan, sebagai bagian dari penyesuaian strategi kendaraan listrik dan investasi perusahaan.

GM Tutup Pabrik Baterai dan Motor Listrik

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produsen otomotif asal Amerika Serikat, General Motors (GM), memutuskan menutup fasilitas perakitan baterai dan motor listrik di...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Meta Dinyatakan Langgar Hukum, Terancam Denda Rp3.500 Triliun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Meta Platforms dinyatakan melanggar hukum perlindungan konsumen oleh juri di New Mexico, Amerika Serikat, terkait pernyataan perusahaan...

Korsel Longgarkan Hukuman Pidana untuk Dunia Usaha

Ford dan GM Luncurkan Skema Perpanjangan Insentif Pajak $7.500 untuk Sewa EV

by Zahra Zahwa
October 1, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua raksasa otomotif AS, Ford (F.N) dan General Motors (GM.N), meluncurkan program baru untuk memperpanjang pemanfaatan insentif...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

Guru Besar UI Soroti Dampak Ekonomi Konser Andrea Bocelli

October 30, 2026
Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

October 30, 2026
BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

October 30, 2026
Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

October 30, 2026
Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

October 31, 2026
BRIN Perkuat Jaringan Stasiun Bumi untuk Pantau Bencana

GM Sepakat Bayar Denda 220 Juta Dolar AS soal Penjualan Data Pelanggan

October 31, 2026
Bendera Iran dan Amerika Serikat - IST

Delegasi Qatar Kembali ke Teheran, Upayakan Perundingan AS-Iran Damai

October 31, 2026
BRIN Perkuat Jaringan Stasiun Bumi untuk Pantau Bencana

Uni Eropa Percepat Pelepasan Cadangan Minyak untuk Stabilkan Pasar Solar

October 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved