• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Gaza Belum Sepenuhnya Tenang, Hamas Mulai Perketat Kendali Lagi

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 14, 2025
in News
0
Gaza Belum Sepenuhnya Tenang, Hamas Mulai Perketat Kendali Lagi

JAKARTA, Cobisnis.com – Setelah kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku, Hamas memperkuat kembali kontrol militernya di Jalur Gaza. Laporan Reuters pada Selasa (14/10/2025) menyebut kelompok itu melakukan serangkaian tindakan keras terhadap warga yang dianggap berkolaborasi dengan Israel, termasuk eksekusi publik di sejumlah titik di Khan Younis dan Gaza City.

Penguatan kekuasaan ini dilakukan hanya beberapa hari setelah pembebasan hampir 2.000 tahanan Palestina oleh Israel. Momentum yang semula diharapkan menjadi babak baru bagi stabilitas Gaza justru berubah menjadi sinyal tegang. Hamas kini menunjukkan bahwa kekuasaan di wilayah itu sepenuhnya kembali berada di bawah kendalinya.

Di berbagai kota, pejuang Hamas dilaporkan menempati pos-pos pemeriksaan dan pusat distribusi bantuan. Langkah tersebut diklaim untuk menjaga keamanan dan mencegah infiltrasi pihak luar. Namun, sumber diplomatik menilai, kehadiran milisi bersenjata di ruang publik mempersempit ruang gerak sipil dan memperkuat citra Gaza sebagai wilayah di bawah kontrol militer ketat.

Sejumlah pengamat internasional menilai langkah Hamas ini berpotensi mengguncang kepercayaan terhadap gencatan senjata yang baru saja disepakati. Israel pun menyoroti tindakan keras itu sebagai bukti bahwa perdamaian di Gaza masih rapuh dan belum disertai perubahan mendasar dalam struktur keamanan wilayah.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam laporan terbarunya memperingatkan bahwa stabilitas politik menjadi kunci utama dalam proses rekonstruksi Gaza. Nilai kebutuhan pembangunan kembali wilayah itu diperkirakan mencapai 70 miliar dolar AS. Namun, investor internasional dikabarkan masih menunggu kepastian keamanan dan pemerintahan yang stabil sebelum menyalurkan bantuan.

Pemerintah Amerika Serikat, melalui juru bicara Gedung Putih, menyebut situasi di Gaza sebagai “fase sensitif pascaperang” yang membutuhkan pendekatan diplomasi hati-hati. Washington mendorong agar semua pihak menahan diri dari tindakan kekerasan yang dapat memicu spiral konflik baru.

Sementara itu, sejumlah negara Arab seperti Mesir dan Qatar yang turut menjadi mediator perdamaian menegaskan pentingnya transisi politik damai di Gaza. Mereka menyerukan agar Hamas membuka ruang bagi pemerintahan sipil dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wilayah.

Bagi Hamas, tindakan penguatan kendali dianggap perlu untuk mencegah potensi kekacauan pascaperang. Namun, langkah ini sekaligus menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga sipil yang berharap adanya pemulihan ekonomi dan kehidupan normal setelah dua tahun konflik.

Sejumlah analis menilai, masa depan gencatan senjata akan sangat ditentukan oleh kemampuan Hamas menjaga keseimbangan antara kontrol keamanan dan komitmen terhadap rekonsiliasi. Jika dominasi militer terus diperkuat, potensi dukungan internasional untuk pembangunan Gaza bisa melemah.

Situasi ini menegaskan bahwa perdamaian sejati di Gaza tidak hanya bergantung pada berhentinya perang, tetapi juga pada kesiapan semua pihak membangun tata kelola yang transparan dan inklusif. Dunia kini menunggu apakah gencatan senjata akan menjadi fondasi perdamaian, atau hanya jeda sebelum konflik kembali pecah.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: CobisnisgazahamasisraelPebisnismudaPerdamaian

Related Posts

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang...

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel dan PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP meluncurkan MAPrivilege, program yang menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan...

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga...

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026)....

Resmi Jadi Menkeu, Segini Harta Kekayaan Suahasil Nazara

Resmi Jadi Menkeu, Segini Harta Kekayaan Suahasil Nazara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

September 15, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved