• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, June 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Gaza Belum Sepenuhnya Tenang, Hamas Mulai Perketat Kendali Lagi

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 14, 2025
in News
0
Gaza Belum Sepenuhnya Tenang, Hamas Mulai Perketat Kendali Lagi

JAKARTA, Cobisnis.com – Setelah kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku, Hamas memperkuat kembali kontrol militernya di Jalur Gaza. Laporan Reuters pada Selasa (14/10/2025) menyebut kelompok itu melakukan serangkaian tindakan keras terhadap warga yang dianggap berkolaborasi dengan Israel, termasuk eksekusi publik di sejumlah titik di Khan Younis dan Gaza City.

Penguatan kekuasaan ini dilakukan hanya beberapa hari setelah pembebasan hampir 2.000 tahanan Palestina oleh Israel. Momentum yang semula diharapkan menjadi babak baru bagi stabilitas Gaza justru berubah menjadi sinyal tegang. Hamas kini menunjukkan bahwa kekuasaan di wilayah itu sepenuhnya kembali berada di bawah kendalinya.

Di berbagai kota, pejuang Hamas dilaporkan menempati pos-pos pemeriksaan dan pusat distribusi bantuan. Langkah tersebut diklaim untuk menjaga keamanan dan mencegah infiltrasi pihak luar. Namun, sumber diplomatik menilai, kehadiran milisi bersenjata di ruang publik mempersempit ruang gerak sipil dan memperkuat citra Gaza sebagai wilayah di bawah kontrol militer ketat.

Sejumlah pengamat internasional menilai langkah Hamas ini berpotensi mengguncang kepercayaan terhadap gencatan senjata yang baru saja disepakati. Israel pun menyoroti tindakan keras itu sebagai bukti bahwa perdamaian di Gaza masih rapuh dan belum disertai perubahan mendasar dalam struktur keamanan wilayah.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam laporan terbarunya memperingatkan bahwa stabilitas politik menjadi kunci utama dalam proses rekonstruksi Gaza. Nilai kebutuhan pembangunan kembali wilayah itu diperkirakan mencapai 70 miliar dolar AS. Namun, investor internasional dikabarkan masih menunggu kepastian keamanan dan pemerintahan yang stabil sebelum menyalurkan bantuan.

Pemerintah Amerika Serikat, melalui juru bicara Gedung Putih, menyebut situasi di Gaza sebagai “fase sensitif pascaperang” yang membutuhkan pendekatan diplomasi hati-hati. Washington mendorong agar semua pihak menahan diri dari tindakan kekerasan yang dapat memicu spiral konflik baru.

Sementara itu, sejumlah negara Arab seperti Mesir dan Qatar yang turut menjadi mediator perdamaian menegaskan pentingnya transisi politik damai di Gaza. Mereka menyerukan agar Hamas membuka ruang bagi pemerintahan sipil dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wilayah.

Bagi Hamas, tindakan penguatan kendali dianggap perlu untuk mencegah potensi kekacauan pascaperang. Namun, langkah ini sekaligus menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga sipil yang berharap adanya pemulihan ekonomi dan kehidupan normal setelah dua tahun konflik.

Sejumlah analis menilai, masa depan gencatan senjata akan sangat ditentukan oleh kemampuan Hamas menjaga keseimbangan antara kontrol keamanan dan komitmen terhadap rekonsiliasi. Jika dominasi militer terus diperkuat, potensi dukungan internasional untuk pembangunan Gaza bisa melemah.

Situasi ini menegaskan bahwa perdamaian sejati di Gaza tidak hanya bergantung pada berhentinya perang, tetapi juga pada kesiapan semua pihak membangun tata kelola yang transparan dan inklusif. Dunia kini menunggu apakah gencatan senjata akan menjadi fondasi perdamaian, atau hanya jeda sebelum konflik kembali pecah.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: CobisnisgazahamasisraelPebisnismudaPerdamaian

Related Posts

Survei Global 2026: Persepsi Negatif Israel dan AS Menguat dalam Indeks Dunia

Survei Global 2026: Persepsi Negatif Israel dan AS Menguat dalam Indeks Dunia

by Hidayat Taufik
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Hasil Democracy Perceptions Index 2026 mencatat perubahan besar dalam persepsi publik global terhadap sejumlah negara. Survei ini...

Ronaldo Akhirnya Cetak Gol di Piala Dunia 2026, Kolombia Ikut Bersinar

Ariana Grande Dukung Anak-Anak Gaza Melalui Brighter Days Ahead Foundation

by Desti Dwi Natasya
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penyanyi sekaligus aktris Hollywood Ariana Grande kembali menjadi sorotan setelah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi anak-anak dan keluarga...

Kesempatan Magang di Lembaga Sensor Film RI Dibuka, Mahasiswa Merapat

Kesempatan Magang di Lembaga Sensor Film RI Dibuka, Mahasiswa Merapat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lembaga Sensor Film Republik Indonesia membuka program magang bagi mahasiswa D4 dan S1 dari berbagai perguruan tinggi...

Luhut Respons Prabowo Soal Kemiskinan Bertambah, Kenaikan Harga Disebut Jadi Penyebab

Luhut Respons Prabowo Soal Kemiskinan Bertambah, Kenaikan Harga Disebut Jadi Penyebab

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti meningkatnya jumlah penduduk...

73 Bulan Tanpa Gaji, Guru ASN di Baubau Tetap Mengajar demi Murid

73 Bulan Tanpa Gaji, Guru ASN di Baubau Tetap Mengajar demi Murid

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang guru Aparatur Sipil Negara di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengaku tidak menerima gaji selama enam tahun....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

Bank Mandiri Gelar Mandiri Bakti Kesehatan Jelang MJM 2026

June 23, 2026
IFG Life Ingatkan Pentingnya Menyiapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Mandiri Jogja Marathon 2026 Libatkan 10.200 Pelari dari 17 Negara

June 24, 2026
TikTok Apps Summit 2026 Hadirkan Solusi AI bagi Industri Aplikasi dan Gim

TikTok Apps Summit 2026 Hadirkan Solusi AI bagi Industri Aplikasi dan Gim

June 24, 2026
Kasus Dugaan Suap Hery Susanto, Jaksa Ungkap Penerimaan Uang dan Rumah Senilai Rp 4,8 Miliar

Kasus Dugaan Suap Hery Susanto, Jaksa Ungkap Penerimaan Uang dan Rumah Senilai Rp 4,8 Miliar

June 25, 2026
DPR Usul Hukuman Kebiri untuk Tersangka Kasus Penyiksaan dan Penyekapan di Bandung

DPR Usul Hukuman Kebiri untuk Tersangka Kasus Penyiksaan dan Penyekapan di Bandung

June 25, 2026
PDIP Jadi Sorotan Koalisi Pemerintah pada 2026, Pengamat Ungkap Dua Penyebab

PDIP Jadi Sorotan Koalisi Pemerintah pada 2026, Pengamat Ungkap Dua Penyebab

June 25, 2026
Lodewijk Tekankan Keandalan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Lodewijk Tekankan Keandalan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

June 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved