• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Gaya Koboi Menteri Purbaya, Antara Ceplas-Ceplos dan Keaslian Politik

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 8, 2025
in Nasional
0
4 Bank BUMN Naikkan Bunga Deposito USD, Pemerintah Klaim Bukan Instruksi

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejak menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025, nama Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sorotan publik. Gaya komunikasinya yang lugas dan spontan langsung menciptakan kesan kuat, bahkan memunculkan julukan “Menteri Koboi”. Publik menilai pendekatan ini berbeda dari gaya teknokratis pendahulunya.

Respon terhadap pernyataannya kerap memicu perdebatan di ruang digital. Salah satunya ketika Purbaya menyebut tuntutan “17+8 suara rakyat” sebagai suara “sebagian kecil rakyat yang merasa kurang”. Kritik muncul dari berbagai kalangan, namun Purbaya cepat merespons dengan permintaan maaf terbuka dan janji memperbaiki gaya komunikasinya.

Langkah tersebut justru mengubah persepsi publik. Dari yang awalnya dianggap blunder, gaya ceplas-ceplos Purbaya mulai dipandang sebagai bentuk keaslian dan keberanian. Dalam konteks komunikasi politik, respons cepat dan jujur menjadi nilai tambah yang memperkuat citra autentik seorang pejabat publik.

Gaya “koboi” ini tidak hanya menjadi simbol keberanian, tetapi juga refleksi personal branding yang kuat. Purbaya tampil sebagai sosok yang berbicara apa adanya, tanpa banyak basa-basi. Gaya ini menunjukkan sisi manusiawi pejabat publik yang jarang ditampilkan dalam komunikasi pemerintahan.

Dalam teori komunikasi modern, seperti dijelaskan Gunn Enli dalam Mediated Authenticity (2015), publik lebih mudah menerima politisi yang tampil genuine. Ketulusan dianggap sebagai kontrak sosial tak tertulis antara publik dan pemimpin. Sepanjang kejujuran dan konsistensi terjaga, publik cenderung memaafkan kekeliruan komunikasi.

Fenomena ini juga bukan hal baru di politik Indonesia. Tokoh seperti Wahidin Halim dan Ridwan Kamil dikenal dengan gaya komunikasi yang spontan dan humoris. Publik menilai gaya seperti ini lebih dekat dan tidak berjarak, berbeda dengan gaya formal yang kerap terkesan kaku dan birokratis.

Meski demikian, gaya lugas Purbaya memiliki risiko komunikasi tersendiri. Ucapan yang terlalu blak-blakan dapat menimbulkan salah tafsir dan memicu sentimen negatif di media sosial. Dalam konteks pasar dan ekonomi, ketidakhati-hatian komunikasi dapat mempengaruhi persepsi stabilitas kebijakan fiskal.

Untuk itu, konsistensi antara ucapan, kebijakan, dan narasi publik menjadi penting. Personal branding politik, menurut Tom Peters (1997), harus berakar pada diferensiasi—menonjolkan keunikan tanpa kehilangan kredibilitas. Bagi Purbaya, gaya koboi menjadi pembeda sekaligus ujian keseimbangan antara spontanitas dan kontrol pesan.

Pernyataannya seperti “kita tidak akan ambil kebijakan fiskal yang aneh-aneh” menunjukkan upaya menyederhanakan bahasa ekonomi agar mudah dipahami masyarakat. Pendekatan ini memperkuat citra teknokrat yang komunikatif, serta memberi nilai tambah di tengah kebutuhan publik akan keterbukaan kebijakan fiskal.

Namun, gaya ini tetaplah pisau bermata dua. Jika dikawal dengan narasi yang jelas, storytelling kebijakan yang komunikatif, dan tim komunikasi yang solid, Purbaya dapat memanfaatkan gaya koboi sebagai kekuatan politik baru. Tapi tanpa kendali pesan, gaya itu bisa berubah menjadi bumerang.

Pada akhirnya, keaslian dan empati publik menjadi dua sisi penting dalam citra Menteri Keuangan ini. Ketika gaya lugasnya diseimbangkan dengan kepekaan terhadap publik, Purbaya berpotensi menjadi figur teknokrat yang tak hanya rasional, tetapi juga dekat dengan rakyat—sebuah kombinasi langka dalam politik modern Indonesia.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: CobisnisKemenkeukomunikasiPebisnismudaPolitikPurbaya Yudhi Sadewa

Related Posts

Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

by Hidayat Taufik
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Iran secara resmi menutup sebagian besar wilayah udaranya bagi penerbangan komersial menyusul meningkatnya ketegangan politik dan...

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan pemerintahannya menyetujui penjualan chip AI Nvidia H200 ke China dengan ketentuan...

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Turkish Delight, atau dikenal sebagai lokum, adalah permen tradisional Turki yang sudah ada sejak abad ke-15. Permen...

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sultan Ahmed Mosque, yang dikenal dengan julukan Blue Mosque, adalah salah satu ikon paling terkenal di Istanbul,...

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik global kembali menguat setelah Iran menyatakan kesiapan menghadapi potensi konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

January 14, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

Iran Tutup Wilayah Udara, Penerbangan Komersial Dibatasi Akibat Ketegangan Politik

January 15, 2026
Negara Terima Rp 5,2 Triliun dari Denda Sawit dan Tambang

Negara Terima Rp 5,2 Triliun dari Denda Sawit dan Tambang

January 15, 2026
Ketegangan Iran–AS Meningkat, Washington Kurangi Personel di Pangkalan Qatar

Ini Daftar 75 Negara yang Visa Imigrannya Ditangguhkan Amerika Serikat

January 15, 2026
Ketegangan Iran–AS Meningkat, Washington Kurangi Personel di Pangkalan Qatar

AS Hentikan Sementara Visa Imigran dari Puluhan Negara, Berlaku Mulai 21 Januari

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved