• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Gaya Koboi Menteri Purbaya, Antara Ceplas-Ceplos dan Keaslian Politik

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 8, 2025
in Nasional
0
4 Bank BUMN Naikkan Bunga Deposito USD, Pemerintah Klaim Bukan Instruksi

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejak menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025, nama Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sorotan publik. Gaya komunikasinya yang lugas dan spontan langsung menciptakan kesan kuat, bahkan memunculkan julukan “Menteri Koboi”. Publik menilai pendekatan ini berbeda dari gaya teknokratis pendahulunya.

Respon terhadap pernyataannya kerap memicu perdebatan di ruang digital. Salah satunya ketika Purbaya menyebut tuntutan “17+8 suara rakyat” sebagai suara “sebagian kecil rakyat yang merasa kurang”. Kritik muncul dari berbagai kalangan, namun Purbaya cepat merespons dengan permintaan maaf terbuka dan janji memperbaiki gaya komunikasinya.

Langkah tersebut justru mengubah persepsi publik. Dari yang awalnya dianggap blunder, gaya ceplas-ceplos Purbaya mulai dipandang sebagai bentuk keaslian dan keberanian. Dalam konteks komunikasi politik, respons cepat dan jujur menjadi nilai tambah yang memperkuat citra autentik seorang pejabat publik.

Gaya “koboi” ini tidak hanya menjadi simbol keberanian, tetapi juga refleksi personal branding yang kuat. Purbaya tampil sebagai sosok yang berbicara apa adanya, tanpa banyak basa-basi. Gaya ini menunjukkan sisi manusiawi pejabat publik yang jarang ditampilkan dalam komunikasi pemerintahan.

Dalam teori komunikasi modern, seperti dijelaskan Gunn Enli dalam Mediated Authenticity (2015), publik lebih mudah menerima politisi yang tampil genuine. Ketulusan dianggap sebagai kontrak sosial tak tertulis antara publik dan pemimpin. Sepanjang kejujuran dan konsistensi terjaga, publik cenderung memaafkan kekeliruan komunikasi.

Fenomena ini juga bukan hal baru di politik Indonesia. Tokoh seperti Wahidin Halim dan Ridwan Kamil dikenal dengan gaya komunikasi yang spontan dan humoris. Publik menilai gaya seperti ini lebih dekat dan tidak berjarak, berbeda dengan gaya formal yang kerap terkesan kaku dan birokratis.

Meski demikian, gaya lugas Purbaya memiliki risiko komunikasi tersendiri. Ucapan yang terlalu blak-blakan dapat menimbulkan salah tafsir dan memicu sentimen negatif di media sosial. Dalam konteks pasar dan ekonomi, ketidakhati-hatian komunikasi dapat mempengaruhi persepsi stabilitas kebijakan fiskal.

Untuk itu, konsistensi antara ucapan, kebijakan, dan narasi publik menjadi penting. Personal branding politik, menurut Tom Peters (1997), harus berakar pada diferensiasi—menonjolkan keunikan tanpa kehilangan kredibilitas. Bagi Purbaya, gaya koboi menjadi pembeda sekaligus ujian keseimbangan antara spontanitas dan kontrol pesan.

Pernyataannya seperti “kita tidak akan ambil kebijakan fiskal yang aneh-aneh” menunjukkan upaya menyederhanakan bahasa ekonomi agar mudah dipahami masyarakat. Pendekatan ini memperkuat citra teknokrat yang komunikatif, serta memberi nilai tambah di tengah kebutuhan publik akan keterbukaan kebijakan fiskal.

Namun, gaya ini tetaplah pisau bermata dua. Jika dikawal dengan narasi yang jelas, storytelling kebijakan yang komunikatif, dan tim komunikasi yang solid, Purbaya dapat memanfaatkan gaya koboi sebagai kekuatan politik baru. Tapi tanpa kendali pesan, gaya itu bisa berubah menjadi bumerang.

Pada akhirnya, keaslian dan empati publik menjadi dua sisi penting dalam citra Menteri Keuangan ini. Ketika gaya lugasnya diseimbangkan dengan kepekaan terhadap publik, Purbaya berpotensi menjadi figur teknokrat yang tak hanya rasional, tetapi juga dekat dengan rakyat—sebuah kombinasi langka dalam politik modern Indonesia.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: CobisnisKemenkeukomunikasiPebisnismudaPolitikPurbaya Yudhi Sadewa

Related Posts

KRL Meluas ke Cikampek dan Sukabumi, Pilihan Transportasi Makin Murah

KRL Meluas ke Cikampek dan Sukabumi, Pilihan Transportasi Makin Murah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – jaringan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line akan mengalami ekspansi besar pada 2026 dengan rencana perpanjangan rute...

PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran 2026, Ini Penjelasan Produsen Mie Sedaap

PHK 400 Karyawan Jelang Lebaran 2026, Ini Penjelasan Produsen Mie Sedaap

by Hidayat Taufik
February 24, 2026
0

JAKARTA, cobisnis.com – Produsen Mie Sedaap, PT Karunia Alam Segar, mengungkap latar belakang pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 400...

KAI Siapkan Kereta Ekraf Rakyat, Kursi Nyaman Harga Bersahabat

KAI Siapkan Kereta Ekraf Rakyat, Kursi Nyaman Harga Bersahabat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan inovasi layanan baru berupa Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk mendukung kebutuhan transportasi...

Keributan Pecah Saat Event Bela Diri di Atlas Bali, Pertandingan Sempat Terhenti

Keributan Pecah Saat Event Bela Diri di Atlas Bali, Pertandingan Sempat Terhenti

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kericuhan penonton mewarnai ajang bela diri di Atlas Super Club dan viral di media sosial setelah video...

Pegawai SPBU Cipinang Dipukul Pelanggan Saat Tegakkan Aturan BBM Bersubsidi

Pegawai SPBU Cipinang Dipukul Pelanggan Saat Tegakkan Aturan BBM Bersubsidi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan antara aturan distribusi bahan bakar dan perilaku konsumen kembali memicu kekerasan. Tiga pegawai SPBU di Cipinang,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Ignasius Jonan

Mantan Menhub Ignasius Jonan Jadi Presiden Komisaris SOHO, Geser Eng Liang Tan

February 24, 2026
Dari Konten ke Keranjang Belanja, Ziyadbooks Sukses Kuasai Ramadan di TikTok Shop by Tokopedia

Dari Konten ke Keranjang Belanja, Ziyadbooks Sukses Kuasai Ramadan di TikTok Shop by Tokopedia

February 23, 2026
Nuzulul Quran 2026 Jatuh Kapan? Ini Perbedaan Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah

Nuzulul Quran 2026 Jatuh Kapan? Ini Perbedaan Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah

February 25, 2026
Bank Syariah Nasional Mulai Garap Ekosistem Muhammadiyah

Bank Syariah Nasional Mulai Garap Ekosistem Muhammadiyah

February 25, 2026
Persija Petik Kemenangan Krusial di Kandang Malut United, Mauricio Souza Puas dengan Mental Tim

Persija Petik Kemenangan Krusial di Kandang Malut United, Mauricio Souza Puas dengan Mental Tim

February 24, 2026
Achraf Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Bersalah

Achraf Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual, Tegaskan Tak Bersalah

February 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved