• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kisah ABK di Tengah Perang: Drone Menyerang, Rudal Terbang Setiap Hari di Selat Hormuz

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 16, 2026
in News
0
Kisah ABK di Tengah Perang: Drone Menyerang, Rudal Terbang Setiap Hari di Selat Hormuz

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal China mengungkap situasi mencekam di perairan Selat Hormuz setelah jalur pelayaran tersebut ditutup hampir dua pekan akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Pelaut bernama Wang Shang (32) mengatakan bahwa setiap hari ia melihat peluncuran rudal dan mendengar ledakan di sekitar kapal tempatnya bekerja. Situasi tersebut membuat para kru hidup dalam ketakutan di tengah aktivitas militer yang semakin intens.

Wang merupakan ABK yang bekerja di kapal asing pengangkut gas minyak cair dari kawasan Teluk. Namun sejak konflik pecah pada akhir Februari, kapal yang ia tumpangi tidak dapat meninggalkan wilayah tersebut karena jalur pelayaran utama diblokade.

Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur energi paling penting di dunia. Sebagian besar ekspor minyak dari negara-negara Teluk melewati selat sempit tersebut sebelum dikirim ke pasar global di Asia, Eropa, dan Amerika.

Konflik yang meletus pada 28 Februari setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran membuat aktivitas pelayaran di kawasan tersebut hampir berhenti total. Banyak kapal terpaksa bertahan di perairan Teluk tanpa kepastian kapan jalur pelayaran kembali dibuka.

Wang mengaku situasi di laut sangat berbahaya karena meningkatnya aktivitas militer di sekitar wilayah tersebut. Ia bahkan menyaksikan langsung serangan drone yang terjadi sangat dekat dengan kapalnya.

Menurutnya, sebuah kapal kontainer bernama Source Blessing yang berlayar tidak jauh dari posisinya sempat diserang sebelum matahari terbit. Serangan itu terjadi hanya sekitar dua mil laut dari kapal tempat ia bekerja.

Wang merekam kondisi kapal tersebut setelah kejadian itu dan melihat asap hitam masih mengepul dari salah satu sisi lambung kapal. Insiden tersebut semakin memperkuat kekhawatiran para pelaut yang berada di wilayah konflik.

Perusahaan pelayaran Jerman Hapag-Lloyd yang mengoperasikan kapal tersebut mengatakan bahwa kebakaran terjadi setelah kapal terkena pecahan amunisi. Meski demikian, perusahaan memastikan tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.

Menurut juru bicara perusahaan, hingga kini belum diketahui secara pasti apakah pecahan tersebut berasal dari roket, drone, atau jenis amunisi lainnya. Situasi perang yang berlangsung di sekitar wilayah itu membuat penyebab pasti insiden sulit dipastikan.

Di tengah kondisi berbahaya tersebut, para kru kapal juga menghadapi ketidakpastian mengenai kompensasi kerja. Wang mengaku mendengar bahwa beberapa pelaut di kapal lain mendapatkan bonus tambahan selama krisis berlangsung.

Namun di kapalnya sendiri belum ada kepastian mengenai insentif tersebut. Ia bahkan mendengar bahwa bonus yang diberikan hanya sekitar 700 dollar AS atau sekitar Rp 11,8 juta.

Bagi Wang, jumlah tersebut tidak sebanding dengan risiko yang dihadapi para pelaut setiap hari. Mereka harus bekerja di tengah ancaman serangan drone, rudal, dan meningkatnya ketegangan militer di salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: Amerika SerikatCobisnisenergi globaliranPebisnismudaperang Timur TengahSelat Hormuz

Related Posts

OJK Ungkap Kredit Perbankan Tumbuh 13,65% Jadi Rp9.178 Triliun

OJK Ungkap Kredit Perbankan Tumbuh 13,65% Jadi Rp9.178 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mencatat kredit perbankan tumbuh 13,65% secara tahunan pada Agustus 2026. Total kredit...

Houthi mengklaim menyerang bandara, kilang Aramco, dan sejumlah lokasi di Arab Saudi saat konflik di Yaman kembali meningkat.

Houthi Klaim Serang Bandara dan Aramco Saudi

by Desti Dwi Natasya
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kelompok Houthi mengklaim melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di Arab Saudi, termasuk Bandara Internasional King Khalid...

UNESCO

UNESCO Ungkap Dunia Kekurangan 50 Juta Guru

by Desti Dwi Natasya
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dunia menghadapi kekurangan tenaga pengajar yang besar dengan kebutuhan sekitar 50 juta guru tambahan hingga 2030 untuk...

OpenAI

OpenAI Siapkan Iklan Visual di ChatGPT

by Desti Dwi Natasya
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - OpenAI memperluas strategi monetisasi ChatGPT dengan memperkenalkan format iklan visual baru yang akan muncul bersamaan dengan hasil...

Sistem MBG Diubah Jadi Prasmanan

Sistem MBG Diubah Jadi Prasmanan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN mulai menguji coba penyajian program Makan Bergizi Gratis atau MBG dengan sistem...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

YE Bagikan Momen Jakarta, Antusiasme Jelang Konser Makin Terasa

October 5, 2026
Nilai transaksi fesyen di TikTok Shop tumbuh 70% pada Semester I 2026. Discovery commerce membuka peluang bagi brand fesyen lokal.

Transaksi Fesyen TikTok Shop Tumbuh 70%

September 29, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

October 5, 2026
OJK Ungkap Kredit Perbankan Tumbuh 13,65% Jadi Rp9.178 Triliun

OJK Ungkap Kredit Perbankan Tumbuh 13,65% Jadi Rp9.178 Triliun

October 6, 2026
Houthi mengklaim menyerang bandara, kilang Aramco, dan sejumlah lokasi di Arab Saudi saat konflik di Yaman kembali meningkat.

Houthi Klaim Serang Bandara dan Aramco Saudi

October 6, 2026
Polda Metro Kerahkan Ribuan Polisi untuk Amankan Demo Buruh

Polda Metro Kerahkan Ribuan Polisi untuk Amankan Demo Buruh

October 6, 2026
UNESCO

UNESCO Ungkap Dunia Kekurangan 50 Juta Guru

October 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved