• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pupuk Indonesia Pastikan Pasokan Pupuk Nasional Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
March 17, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Pupuk Indonesia

PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan pasokan pupuk nasional tetap terjaga di tengah gejolak geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan pasokan pupuk nasional tetap terjaga di tengah gejolak geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Sebagai produsen pupuk terbesar ketujuh di dunia, Pupuk Indonesia memiliki kapasitas produksi dan cadangan stok bahan baku yang memadai untuk menjaga keberlanjutan pasokan pupuk bagi petani.

“Pupuk Indonesia berkomitmen menjalankan mandat pemerintah untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pupuk bagi petani. Di tengah dinamika geopolitik yang terjadi, kami memastikan pasokan pupuk nasional tetap aman sehingga petani dapat terus menanam, tanpa perlu khawatir terhadap ketersediaan pupuk,” kata Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, Yehezkiel Adiperwira ditulis Selasa (17/3/2026).

Saat ini kapasitas produksi Pupuk Indonesia Grup mencapai 14,8 juta ton per tahun untuk berbagai jenis pupuk. Khusus untuk pupuk urea, kapasitas produksi Pupuk Indonesia bahkan mampu memenuhi seluruh kebutuhan domestik.

Secara fundamental, produksi urea nasional juga memiliki tingkat kemandirian yang terjaga, karena bahan baku utamanya berupa gas bumi dapat dipenuhi dari domestik dengan pasokan dan harga yang sudah diatur oleh Pemerintah.

Dengan demikian, meskipun terjadi eskalasi konflik di Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur distribusi penting urea global, kondisi tersebut tidak berdampak langsung terhadap pasokan pupuk urea nasional.

“Pupuk Indonesia merupakan produsen urea terbesar di Kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika Utara. Dengan kapasitas produksi yang kuat tersebut, kami memiliki kemampuan untuk menjaga pasokan pupuk tetap optimal bagi petani Indonesia,” kata Yehezkiel.

Selain kapasitas produksi, Pupuk Indonesia juga memperkuat ketahanan rantai pasok melalui diversifikasi sumber bahan baku strategis pupuk yang diimpor.

Beberapa bahan baku pupuk memang tidak tersedia secara alami di Indonesia, seperti fosfat (P) dan kalium (K) yang menjadi komponen penting dalam produksi pupuk NPK.

Saat ini Pupuk Indonesia memperoleh pasokan fosfat (P) dari negara-negara di kawasan Afrika Utara, seperti Maroko, Tunisia, dan Aljazair.

Sementara itu, pasokan kalium (K) diperoleh dari Kanada dan Laos yang berada di luar wilayah konflik Timur Tengah, sehingga risiko gangguan pasokan dapat diminimalkan.

Adapun bahan baku pupuk lainnya yang berpotensi terdampak langsung oleh eskalasi konflik di Timur Tengah adalah sulfur (S).

Sulfur (S) merupakan salah satu bahan baku yang digunakan untuk memproduksi asam sulfat, yang menjadi komponen pendukung dalam pembuatan pupuk NPK.

Saat ini sebagian pasokan sulfur memang diperoleh dari negara-negara di Timur Tengah, seperti Uni Emirat Arab (UAE), Qatar, dan Kuwait.

Meski demikian, risiko gangguan pasokan relatif dapat dimitigasi karena sulfur juga dapat diperoleh dari negara lain seperti Kanada dan Kazakhstan.

Selain itu, sebagian kebutuhan terhadap asam sulfat juga dapat dipenuhi dari sumber-sumber domestik. Dengan diversifikasi sumber bahan baku tersebut, Pupuk Indonesia mampu menjaga proses produksi tetap berjalan optimal sehingga ketersediaan pupuk bagi petani tetap terjaga.

Selain melakukan diversifikasi sumber bahan baku, Pupuk Indonesia juga memperkuat manajemen stok bahan baku dengan menjaga ketersediaan fosfat, kalium dan sulfur maupun asam sulfat yang saat ini berada pada tingkat yang mencukupi untuk mendukung produksi.

Penguatan manajemen stok bahan baku ini juga menjadi Langkah antisipatif terhadap potensi kenaikan biaya logistik akibat meningkatnya harga minyak dunia.

Dari sisi operasional, Pupuk Indonesia juga terus meningkatkan efisiensi energi dan optimalisasi penggunaan bahan baku, melalui program revitalisasi industri yang didukung oleh Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025.

Program revitalisasi mencakup rencana pembangunan pabrik baru dan peremajaan 7 pabrik dalam waktu 5 tahun ke depan.

Program ini memungkinkan optimalisasi kapasitas produksi, sekaligus mendorong penggunaan bahan baku yang lebih efisien.

Didukung kapasitas produksi yang kuat, diversifikasi sumber bahan baku, manajemen stok, serta program revitalisasi, Pupuk Indonesia optimistis dapat menjaga stabilitas pasokan pupuk nasional.

“Fokus Utama kami tetap memastikan kebutuhan pupuk dalam negeri terpenuhi dengan optimal,” tutup Yehezkiel.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comPupuk IndonesiaSelat Hormuz

Related Posts

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

by Hidayat Taufik
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Timnas Indonesia mengawali kiprah di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Pertandingan...

Film Saw 11 resmi dilanjutkan dengan Mike P. Nelson sebagai sutradara. James Wan juga kembali sebagai produser bersama Leigh Whannell dan Jason Blum.

Saw 11 Resmi Lanjut, Mike P. Nelson Jadi Sutradara

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Franchise horor Saw akhirnya kembali mendapatkan kepastian setelah Lionsgate dan Blumhouse mengumumkan film ke-11 akan segera digarap....

Beras Melimpah, Harga Masih Tinggi? Ini Kata Amran

Beras Melimpah, Harga Masih Tinggi? Ini Kata Amran

by Hidayat Taufik
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah menyatakan ketersediaan beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Namun, harga beras di pasaran masih...

Fabian Ruiz mengaku lebih nyaman tidak dikenali publik demi menjaga kehidupan pribadi dan keluarganya setelah meraih banyak trofi bergengsi.

Fabian Ruiz Nyaman Hidup Tanpa Terkenal

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Fabian Ruiz mengaku lebih nyaman jika tidak banyak dikenal orang meski telah meraih...

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Sekitar GBK

by Desti Dwi Natasya
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

41% Orang Indonesia Belum Kenal Pneumonia Pneumokokus

September 24, 2026
Midea Electronics Indonesia menghadirkan AC Celest Inverter dengan AI Ecomaster, CoolFlash, PrimeGuard, dan I-Clean untuk kenyamanan serta efisiensi energi.

Midea Hadirkan AC Celest dengan Teknologi AI

September 25, 2026
Pemimpin Dunia Soroti Pengamanan AI di PBB

Xiaomi Watch S5 Transparent Hanya 5.000 Unit

September 25, 2026
ASABRI Pastikan Hak Ahli Waris Peserta Terpenuhi

ASABRI Pastikan Hak Ahli Waris Peserta Terpenuhi

September 25, 2026
Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

Indonesia Sikat Singapura 2-0, Garuda Amankan Tiga Poin

September 25, 2026
Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

September 25, 2026
Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

Inhealth Gelar Aksi Kepedulian Kanker di 11 Kota

September 25, 2026
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan AS menentukan kapan perang berakhir dan menegaskan Teheran terbuka untuk kesepakatan guna mengakhiri konflik.

Presiden Iran Ungkap Syarat Perang Berakhir

September 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved