• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Garuda Indonesia Catat Pertumbuhan Pendapatan, Namun Rugi Bersih Meningkat di Semester I-2024

Saeful Imam by Saeful Imam
October 1, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Pesawat Garuda Kembali ke Bandara Adi Soemarmo Setelah Mengantar Jemaah Haji

Meski pendapatan tumbuh, Garuda Indonesia catatkan rugi bersih

JAKARTA, COBISNIS.COM –  Emiten penerbangan milik negara, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan usaha pada semester I-2024. Meskipun begitu, rugi bersih perusahaan mengalami peningkatan.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada Senin, 30 September, GIAA mencatatkan pendapatan usaha sebesar US$ 1,62 miliar hingga Juni 2024, yang mengalami kenaikan sebesar 18,27% secara tahunan (YoY) dari angka US$ 1,37 miliar pada periode sebelumnya.

Pendapatan dari sektor penerbangan berjadwal mencapai US$ 1,27 miliar, sementara penerbangan tidak berjadwal dan sumber lainnya masing-masing memberikan kontribusi sebesar US$ 177,96 juta dan US$ 167,57 juta.

Namun, seiring dengan peningkatan pendapatan, beban usaha GIAA juga mengalami kenaikan sebesar 23,31% YoY menjadi US$ 1,53 miliar hingga Juni 2024, dibandingkan beban pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 1,24 miliar.

Selain itu, Garuda Indonesia juga menghadapi beban usaha lainnya sebesar US$ 201,05 juta selama periode Januari hingga Juni 2024, yang lebih rendah 15,17% secara tahunan dibandingkan dengan Juni 2023.

Dari sisi laba bersih, rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$ 101,65 juta hingga Juni 2024, yang mengalami peningkatan sebesar 32,88% YoY dibandingkan rugi sebesar US$ 76,50 juta pada Juni 2023.

Aset total GIAA juga mengalami penurunan sebesar 2,71%, dari US$ 6,72 miliar pada 31 Desember 2023 menjadi US$ 6,55 miliar pada 30 Juni 2024. Liabilitas perusahaan juga terpantau turun sebesar 0,96%, dari US$ 8,01 miliar pada akhir 2023 menjadi US$ 7,93 miliar pada Juni 2024.

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: garuda indonesiarugi bersih

Related Posts

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Mulai 1 September 2026, Kini Dihitung Berdasarkan Jumlah Koper

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Mulai 1 September 2026, Kini Dihitung Berdasarkan Jumlah Koper

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Garuda Indonesia akan memberlakukan aturan baru bagasi terdaftar mulai 1 September 2026. Melalui sistem Piece Concept, jatah...

Garuda Indonesia Tembus Daftar Maskapai Terbaik Dunia 2026, Posisi 24 dari 25 Maskapai Global

Garuda Indonesia Tembus Daftar Maskapai Terbaik Dunia 2026, Posisi 24 dari 25 Maskapai Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Garuda Indonesia resmi masuk dalam daftar World's Best Airlines 2026 versi AirlineRatings.com. Maskapai pelat merah ini menempati...

Tiket Pesawat Garuda Naik 9–13%, Pemerintah Restui Kenaikan Tarif Domestik

Tiket Pesawat Garuda Naik 9–13%, Pemerintah Restui Kenaikan Tarif Domestik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Maskapai Garuda Indonesia bersiap menaikkan harga tiket pesawat setelah pemerintah mengizinkan penyesuaian tarif domestik sebesar 9–13%. Kebijakan...

Garuda Indonesia Rugi Rp 5,4 Triliun, Operasional Tersendat Akibat Banyak Pesawat Tak Siap Terbang

Garuda Indonesia Rugi Rp 5,4 Triliun, Operasional Tersendat Akibat Banyak Pesawat Tak Siap Terbang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatat kerugian besar sepanjang 2025. Maskapai pelat merah ini membukukan rugi bersih...

Garuda Indonesia

Garuda Indonesia Group Proyeksikan 2026 Sebagai Fase Turnaround

by Iwan Supriyatna
March 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (“Garuda”) (IDX: GIAA) terus memperkuat fondasi transformasi bisnisnya dengan menargetkan tahun 2026...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA menghadirkan AIA SILABUS di Universitas Indonesia untuk membekali mahasiswa dengan literasi keuangan dan perencanaan finansial sejak dini.

AIA SILABUS Hadir di Universitas Indonesia

September 17, 2026
Kuning Telur - pexels/Ron Lach

Benarkah Kuning Telur Sebabkan Masalah Kesehatan Jantung?

September 17, 2026
Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

September 17, 2026
Memperingati Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2026, Novo Indonesia mengajak masyarakat aktif memastikan keamanan obat dan melaporkan efek samping.

Novo Dorong Masyarakat Aktif Jaga Keselamatan Obat

September 17, 2026
ASABRI Bekali Peserta Hadapi Masa Purnabakti

ASABRI Bekali Peserta Hadapi Masa Purnabakti

September 18, 2026
Prabowo Ancam Larang Vape di Indonesia Jika Risiko Penyalahgunaan Terus Meningkat

Prabowo-Pramono Saling Puji, Peluang Koalisi 2029?

September 18, 2026
Bahlil Larang Orang Kaya Pakai BBM Subsidi

Bahlil Larang Orang Kaya Pakai BBM Subsidi

September 18, 2026
Purbaya Tak Lagi Menteri, Segini Perkiraan Uang Pensiunnya

Purbaya Tak Lagi Menteri, Segini Perkiraan Uang Pensiunnya

September 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved