• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Fenomena Api Biru Kawah Ijen Kembali Viral, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
May 10, 2026
in News
0
Fenomena Api Biru Kawah Ijen Kembali Viral, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JAKARTA, Cobisnis.com – Fenomena api biru atau blue fire di Kawah Ijen kembali menarik perhatian publik. Sebab, video seorang pemandu wisata menyalakan api dengan korek di area kawah viral di media sosial.

Video tersebut memicu perdebatan. Banyak orang kemudian mempertanyakan apakah fenomena blue fire di Kawah Ijen mulai padam.

Dosen Petrologi, Vulkanologi, dan Geokimia ITB, Mirzam Abdurrachman menjelaskan bahwa fenomena api biru hanya muncul pada gunung api dengan kondisi geologi tertentu.

Menurut Mirzam, tidak semua gunung api memiliki kandungan sulfur atau belerang dalam jumlah besar. Karena itu, hanya sedikit lokasi yang bisa menghasilkan blue fire alami.

Ia menjelaskan bahwa kawasan bawah Kawah Ijen mengandung batuan karbonat, batu gamping, dan batu lempung kaya sulfur. Material tersebut kemudian bereaksi dengan aktivitas magma di bawah gunung.

Akibatnya, kawasan itu menghasilkan gas belerang dalam jumlah besar.

Gas belerang tersebut keluar dari perut bumi dengan suhu dan tekanan sangat tinggi. Bahkan, suhunya bisa mencapai sekitar 600 derajat Celsius.

Saat gas bertemu oksigen, gas langsung terbakar dan menghasilkan nyala api berwarna biru.

Mirzam juga mengatakan bahwa blue fire sebenarnya tetap muncul sepanjang hari. Namun, cahaya api terlihat lebih jelas pada malam hingga dini hari.

Sementara itu, cahaya matahari membuat pancaran api sulit terlihat pada siang hari.

Selain terkenal karena blue fire, Kawah Ijen juga memiliki danau kawah dengan tingkat keasaman sangat tinggi. Bahkan, tingkat pH airnya mendekati nol.

Kondisi tersebut terjadi karena tingginya kandungan sulfur di kawasan kawah.

Menurut Mirzam, fenomena blue fire akan tetap muncul selama sumber sulfur dan aktivitas magma masih aktif. Meski begitu, intensitas api bisa berubah tergantung tekanan dan suhu gas.

Ia juga mengingatkan bahwa menyalakan api menggunakan korek dapat menghilangkan unsur alami fenomena tersebut. Selain itu, kondisi itu juga berpotensi membahayakan pengunjung.

Sebab, tekanan gas yang melemah dapat memicu keluarnya gas beracun dari area kawah.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: Api BiruBanyuwangiBlue Firecobisnis.comgunung apiIndonesiaKawah IjenSulfurvulkanologiWisata Alam

Related Posts

Menhan Sjafrie Gelar Rapat Tertutup Satgas PKH, Kapolri Belum Terlihat Hadir

Menhan Sjafrie Gelar Rapat Tertutup Satgas PKH, Kapolri Belum Terlihat Hadir

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapat tertutup bersama jajaran pimpinan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH)...

Simba Sereal Ajak Ibu Biasakan Anak Sarapan Lewat Kampanye “Sereal Super untuk Anak Super”

Simba Sereal Ajak Ibu Biasakan Anak Sarapan Lewat Kampanye “Sereal Super untuk Anak Super”

by Rizki Meirino
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Simba Sereal, bagian dari Combiphar Group, menggelar kampanye “Sereal Super untuk Anak Super” di Summarecon Mall Bandung...

Minum Kopi Tiap Hari Berpotensi Turunkan Risiko Penyakit Hati, Ini Temuan Studi

Minum Kopi Tiap Hari Berpotensi Turunkan Risiko Penyakit Hati, Ini Temuan Studi

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Kebiasaan mengonsumsi kopi setiap hari kembali dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa rutin...

Produksi Rokok RI Kembali Melonjak, Tembus 28,1 Miliar Batang pada Juni 2026

Produksi Rokok RI Kembali Melonjak, Tembus 28,1 Miliar Batang pada Juni 2026

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Produksi rokok nasional kembali menunjukkan tren peningkatan pada Juni 2026. Data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian...

Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Tim Gegana Pastikan Belum Ada Bahan Peledak

Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Tim Gegana Pastikan Belum Ada Bahan Peledak

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diwarnai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

July 13, 2026
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

July 13, 2026
Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

July 12, 2026
Auto Draft

Prediksi Ronaldo Menangis Saat Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan Bernilai Jutaan Dolar

July 12, 2026
Menhan Sjafrie Gelar Rapat Tertutup Satgas PKH, Kapolri Belum Terlihat Hadir

Menhan Sjafrie Gelar Rapat Tertutup Satgas PKH, Kapolri Belum Terlihat Hadir

July 13, 2026
Viral di Media Sosial, Tentara Rusia Terlempar Saat Uji Coba Senapan Mesin Berat

Viral di Media Sosial, Tentara Rusia Terlempar Saat Uji Coba Senapan Mesin Berat

July 13, 2026
Etik Suryani Jadi Tersangka, KPK Beberkan Dugaan Modus Setoran ASN hingga Rp2,93 Miliar

Etik Suryani Jadi Tersangka, KPK Beberkan Dugaan Modus Setoran ASN hingga Rp2,93 Miliar

July 13, 2026
Rupiah Loyo ke Rp18.145 per Dolar AS, Pasar Cermati Prospek Ekonomi Indonesia

Rupiah Loyo ke Rp18.145 per Dolar AS, Pasar Cermati Prospek Ekonomi Indonesia

July 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved