• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Ekspor Mi Instan ke Pasar Non-Tradisional dalam Tren Peningkatan

Indra Purnama by Indra Purnama
December 9, 2021
in Industri
0
Ekspor Mi Instan ke Pasar Non-Tradisional dalam Tren Peningkatan

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandemi COVID-19 mendorong berbagai negara menerapkan kebijakan pembatasan kegiatan sosial yang ketat guna menekan mobilitas maupun aktivitas masyarakat di luar rumah. Hal ini semakin mendorong kecenderungan masyarakat untuk menyimpan makanan sebagai bentuk antisipasi diperpanjangnya pembatasan sosial, salah satunya adalah mi instan yang sangat populer pada masyarakat dunia.

Hasil pengamatan yang dilakukan IEB Institute (Indonesia Eximbank Institute) sebutan untuk unit riset Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) bahwa berdasarkan World Instant Noodle Association konsumsi mi instan global mencapai 116,56 miliar porsi, dan Indonesia berada di peringkat kedua dengan mengkonsumsi 12,6 miliar porsi atau setara dengan 10,84 persen konsumsi dunia di tahun 2020.

Meningkatnya konsumsi mie instan ini juga dikonfirmasi oleh hasil survei yang dilakukan Trailer Park Group Variety (TPG)/Variety Intelligence Platform Covid Impact Study yang mencatat bahwa masyarakat usia produktif di AS lebih banyak menonton TV, film dan media digital lainnya pada masa pandemi yang turut mendongkrak konsumsi mi instan sebagai salah satu jenis makanan yang mudah diolah dan dikonsumsi ketika meningkatnya waktu yang dihabiskan di rumah.

Kepala Divisi IEB Institute LPEI, Rini Satriani mengatakan bahwa Indonesia tidak hanya mengkonsumsi untuk di dalam negeri saja tetapi mi instan Indonesia sudah diekspor dengan tren yang meningkat termasuk ke pasar non-tradisional.

Pada tahun 2020, total ekspor mi instan Indonesia mencapai 271,34 juta dolar AS, meningkat 22,96 persen year-on-year (yoy) dari tahun 2019 (220,7 juta dolar AS). Data terkini menunjukkan nilai ekspor kumulatif Januari – September 2021 tercatat sebesar 185,04 juta dolar AS,” jelas Rini Satriani dalam keterangan tertulisnya, Kamis 9 Desember.

Ekspor mi instan Indonesia tahun 2020 sebagian besar ditujukan ke Malaysia (31,40 persen), diikuti Australia (9,84 persen), Singapura (4,70 persen), Amerika Serikat (4,51 persen) dan Timor Leste (4,25 persen). Ekspor Indonesia ke lima negara tujuan tersebut pada tahun 2020 tumbuh positif dan pada tren meningkat selama lima tahun terakhir (2016-2020), yang tercermin dari tingkat pertumbuhan per tahun selama rentang periode waktu tertentu atau mencerminkan Compound Annual Growth Rate (CAGR) yang positif.

Berdasarkan pergerakan dan pengamatan data ekspor mi instan tahun 2020-2021, Kepala Divisi IEB Institute LPEI Rini Satriani memaparkan, terdapat sejumlah negara tujuan ekspor utama Indonesia yang mencatatkan adanya peningkatan permintaan mi instan dari Indonesia.

Negara-negara tersebut antara lain ke Timor Leste (menjadi 9,78 juta dolar AS), Kamboja (menjadi 7,75 juta dolar AS), Taiwan (menjadi 6,42 juta dolar AS), Vietnam (menjadi 3,29 juta dolar AS) dan Madagaskar (menjadi 1,98 juta dolar AS).

“Destinasi ini merupakan pasar non tradisional sehingga memberikan sinyal bahwa peluang pasar ke depan semakin terbuka tidak hanya untuk mi instant tetapi produk makanan olahan lainnya,” tuturnya.

Berdasarkan data Trade Map, Indonesia merupakan negara peringkat empat eksportir produk pasta (HS-Code 190230) dunia tahun 2020 setelah Tiongkok (17,55 persen), Korea Selatan (16,75 persen) dan Thailand (8,71 persen). Indonesia sendiri menguasai 7,48 persen pangsa ekspor produk pasta dunia. Ekspor produk pasta terbesar Indonesia (2020) adalah mi instan dengan porsi 88,49 persen, sisanya adalah pasta jenis lainnya (11,12 persen), soun (0,27 persen) dan bihun (0,11 persen).

“Jadi dapat dikatakan bahwa mie instan dan produk pasta lainnya asal Indonesia memiliki cita rasa tersendiri di kalangan penikmat mie maupun pasta di dunia, sesuai dengan slogan LPEI #LokalyangMendunia dan #SalamEkspor,” tutup Rini Satriani.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: Bisnis indonesiaIndonemieMieumkm

Related Posts

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026

by Dwi Natasya
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun pada kuartal I 2026. Capaian...

BSI Perkuat Literasi Digital, Dorong Konsumen Cerdas di Era Keuangan Modern

BSI Perkuat Literasi Digital, Dorong Konsumen Cerdas di Era Keuangan Modern

by Dwi Natasya
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital yang aman dan inklusif. Langkah ini...

BTN dan Indosat Jajaki Kolaborasi Keuangan Digital, Dorong Inklusi Keuangan

BTN Gandeng INKOPPAS, Dorong Digitalisasi Pasar Tradisional

by Dwi Natasya
April 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar. Langkah ini dilakukan melalui...

Festival UMKM 1001 Malam Lampung Timur Resmi Dibuka, 1.500 Pelaku Usaha Terlibat

Festival UMKM 1001 Malam Lampung Timur Resmi Dibuka, 1.500 Pelaku Usaha Terlibat

by Dwi Natasya
April 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam resmi dibuka di Lapangan Bandar Sribhawono, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian...

Kemenko PM Akselerasi Ekosistem Perintis Berdaya di Lampung Timur

Kemenko PM Akselerasi Ekosistem Perintis Berdaya di Lampung Timur

by Dwi Natasya
April 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat memperkuat ekosistem Perintis Berdaya di Lampung Timur. Langkah ini dilakukan untuk mendorong kemandirian...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

April 20, 2026
Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

April 20, 2026
Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

April 21, 2026
Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

April 21, 2026
Kampung Nelayan BSI Warloka : Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

Kampung Nelayan BSI Warloka : Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

April 21, 2026
15 Doa Melepas Keberangkatan Haji Penuh Harapan untuk Jemaah, Keluarga, dan Kerabat

15 Doa Melepas Keberangkatan Haji Penuh Harapan untuk Jemaah, Keluarga, dan Kerabat

April 21, 2026
Bank Mandiri Catat Kinerja Solid di Triwulan I 2026, Perkukuh Peran Sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri Catat Kinerja Solid di Triwulan I 2026, Perkukuh Peran Sebagai Mitra Strategis Pemerintah

April 21, 2026
Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Tangerang

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Tangerang

April 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved