• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, March 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekonomi Rusia Tertekan, Namun Itu Tak Akan Membawa Putin Ke Meja Perundingan Dalam Waktu Dekat

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 21, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ekonomi Rusia Tertekan, Namun Itu Tak Akan Membawa Putin Ke Meja Perundingan Dalam Waktu Dekat

JAKARTA, Cobisnis.com – Perekonomian Rusia menghadapi tekanan yang semakin besar sepanjang tahun ini, mulai dari inflasi yang sulit dikendalikan, defisit anggaran yang membengkak akibat belanja militer besar-besaran, hingga menurunnya pendapatan dari ekspor minyak dan gas alam. Pertumbuhan ekonomi pun melambat tajam. Namun, kondisi ini dinilai belum cukup kuat untuk memaksa Presiden Vladimir Putin duduk di meja perundingan guna mengakhiri perang di Ukraina.

Para analis menilai Kremlin masih mampu bertahan selama bertahun-tahun dengan tingkat pertempuran saat ini dan sanksi Barat yang berlaku. “Jika melihat kondisi ekonomi secara keseluruhan, ini belum menjadi jerami terakhir yang mematahkan punggung unta,” kata Maria Snegovaya, peneliti senior Rusia dan Eurasia di Center for Strategic and International Studies (CSIS). Menurutnya, situasi ekonomi Rusia masih tergolong bisa dikelola dan belum bersifat bencana.

Dalam tiga hingga lima tahun ke depan, Rusia dinilai masih mampu melanjutkan perang. Bahkan, sekelompok ekonom Rusia anti-Putin yang kini hidup di pengasingan menilai konflik bisa berlangsung lebih lama lagi karena kemampuan Kremlin membiayai perang relatif tidak terhambat oleh kendala ekonomi.

Sanksi Barat sejauh ini belum menimbulkan tekanan cukup besar terhadap ekonomi Rusia yang bergantung pada energi. Selama Rusia masih bisa memompa dan menjual minyak dengan harga yang relatif baik, negara itu masih memiliki cukup dana untuk terus bertahan. Kondisi ini membuat faktor ekonomi belum menjadi pertimbangan utama Putin dalam menentukan arah perang.

Secara historis, Rusia cenderung menyetujui perdamaian yang merugikan ketika berada dalam krisis ekonomi berat, seperti di akhir Perang Dunia I atau saat perang Afghanistan era Soviet. Namun, kondisi ekonomi Rusia saat ini dinilai masih jauh dari titik tersebut. Tekanan yang jauh lebih besar dan berkepanjangan masih diperlukan agar ekonomi benar-benar memengaruhi keputusan politik Kremlin.

Beban perang kini semakin dialihkan ke masyarakat. Pemerintah Rusia menaikkan pajak perusahaan, pajak penghasilan, serta pajak pertambahan nilai untuk membiayai anggaran militer yang memecahkan rekor. Konsumen juga menghadapi lonjakan harga, terutama barang impor. Meski demikian, inflasi tinggi bukan hal baru bagi masyarakat Rusia dan relatif tidak memicu gejolak sosial besar, diperkuat oleh propaganda dan represi pemerintah.

Sekitar 40% anggaran Rusia kini dihabiskan untuk kepentingan militer. Peningkatan belanja ini menciptakan kelompok “pemenang” ekonomi perang, seperti kontraktor pertahanan dan pekerja sektor industri, sehingga kesenjangan ekonomi justru menurun. Di sejumlah daerah pedesaan yang sebelumnya miskin, perang membawa peningkatan pendapatan melalui gaji besar bagi tentara dan kompensasi bagi keluarga korban, yang membantu meredam potensi protes.

Namun, tekanan jangka panjang mulai terlihat. Rusia telah banyak menguras dana kekayaan negara. Aset likuid Dana Kesejahteraan Nasional Rusia dilaporkan turun lebih dari separuh sejak perang dimulai. Jika dana ini terus menipis, pemerintah akan kesulitan mempertahankan belanja pertahanan tanpa memangkas pengeluaran sosial secara besar-besaran, yang berpotensi memicu ketidakpuasan publik.

Selain itu, upaya Rusia menghindari sanksi semakin mahal. Sanksi terbaru terhadap perusahaan minyak besar seperti Lukoil dan Rosneft meningkatkan biaya operasional, karena ekspor harus dialihkan melalui jalur yang lebih rumit dan mahal. Jika tekanan sanksi diperketat dan negara pembeli seperti India dan China didorong untuk mengurangi impor minyak Rusia, perhitungan Kremlin terhadap perang bisa berubah.

Untuk saat ini, para analis sepakat bahwa meski ekonomi Rusia menghadapi badai, tekanan tersebut belum cukup kuat untuk memaksa Putin mengakhiri perang dalam waktu dekat.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comEkonomiRusiaPerangUkraina

Related Posts

Indonesia dan Pakistan Inisiasi Kunjungan ke Teheran untuk Upaya Mediasi Konflik Timur Tengah

Indonesia dan Pakistan Inisiasi Kunjungan ke Teheran untuk Upaya Mediasi Konflik Timur Tengah

by Hidayat Taufik
March 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto bersama pemimpin...

Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Sejumlah Riset Ungkap Dampak Positif Program MBG bagi Siswa dan Keluarga

by Dwi Natasya
March 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan berbagai dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa dan keluarga penerima...

Kolaborasi UNERD x Othman Hadirkan “Amphibious Voyage”, Perpaduan Streetwear dan Elegansi Runway

Kolaborasi UNERD x Othman Hadirkan “Amphibious Voyage”, Perpaduan Streetwear dan Elegansi Runway

by Dwi Natasya
March 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Brand lokal UNERD bersama Othman menghadirkan kolaborasi terbaru bertajuk “Amphibious Voyage”, yang mempertemukan karakter streetwear dengan sentuhan estetika...

Saksi di Sidang Chromebook Tegaskan Tak Ada Mark Up Harga, Klaim Kerugian Negara Dipersoalkan

Saksi di Sidang Chromebook Tegaskan Tak Ada Mark Up Harga, Klaim Kerugian Negara Dipersoalkan

by Dwi Natasya
March 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persidangan lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook kembali menghadirkan sejumlah saksi yang memberikan keterangan terkait proses pengadaan...

Akun TikTok hingga Roblox Anak di Bawah 16 Tahun Akan Diblokir Pemerintah

Akun TikTok hingga Roblox Anak di Bawah 16 Tahun Akan Diblokir Pemerintah

by Hidayat Taufik
March 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berencana membatasi penggunaan akun pada sejumlah platform digital yang dinilai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
BFIN

BFIN Bukukan Pembiayaan Baru Rp 21,9 Triliun di 2025

March 6, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Bank Mandiri Hadirkan Fitur DHE Tracker di Kopra untuk Pantau DHE SDA Secara Real-Time

Bank Mandiri Hadirkan Fitur DHE Tracker di Kopra untuk Pantau DHE SDA Secara Real-Time

March 6, 2026
Dampak Perang Iran Mulai Terasa, Israel Kehilangan Rp49 Triliun dalam Sepekan

Dampak Perang Iran Mulai Terasa, Israel Kehilangan Rp49 Triliun dalam Sepekan

March 6, 2026
Qatar Ingatkan Dampak Perang Iran: Pasokan Energi Terganggu, Ekonomi Dunia Terancam

Qatar Ingatkan Dampak Perang Iran: Pasokan Energi Terganggu, Ekonomi Dunia Terancam

March 6, 2026
Perang Iran Belum Usai, Trump Sudah Bicara Soal Tekanan ke Kuba

Perang Iran Belum Usai, Trump Sudah Bicara Soal Tekanan ke Kuba

March 6, 2026
Trump Didoakan Pemuka Agama di Tengah Ketegangan Iran

Trump Didoakan Pemuka Agama di Tengah Ketegangan Iran

March 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved