• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, February 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekonomi Rusia Tertekan, Namun Itu Tak Akan Membawa Putin Ke Meja Perundingan Dalam Waktu Dekat

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 21, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ekonomi Rusia Tertekan, Namun Itu Tak Akan Membawa Putin Ke Meja Perundingan Dalam Waktu Dekat

JAKARTA, Cobisnis.com – Perekonomian Rusia menghadapi tekanan yang semakin besar sepanjang tahun ini, mulai dari inflasi yang sulit dikendalikan, defisit anggaran yang membengkak akibat belanja militer besar-besaran, hingga menurunnya pendapatan dari ekspor minyak dan gas alam. Pertumbuhan ekonomi pun melambat tajam. Namun, kondisi ini dinilai belum cukup kuat untuk memaksa Presiden Vladimir Putin duduk di meja perundingan guna mengakhiri perang di Ukraina.

Para analis menilai Kremlin masih mampu bertahan selama bertahun-tahun dengan tingkat pertempuran saat ini dan sanksi Barat yang berlaku. “Jika melihat kondisi ekonomi secara keseluruhan, ini belum menjadi jerami terakhir yang mematahkan punggung unta,” kata Maria Snegovaya, peneliti senior Rusia dan Eurasia di Center for Strategic and International Studies (CSIS). Menurutnya, situasi ekonomi Rusia masih tergolong bisa dikelola dan belum bersifat bencana.

Dalam tiga hingga lima tahun ke depan, Rusia dinilai masih mampu melanjutkan perang. Bahkan, sekelompok ekonom Rusia anti-Putin yang kini hidup di pengasingan menilai konflik bisa berlangsung lebih lama lagi karena kemampuan Kremlin membiayai perang relatif tidak terhambat oleh kendala ekonomi.

Sanksi Barat sejauh ini belum menimbulkan tekanan cukup besar terhadap ekonomi Rusia yang bergantung pada energi. Selama Rusia masih bisa memompa dan menjual minyak dengan harga yang relatif baik, negara itu masih memiliki cukup dana untuk terus bertahan. Kondisi ini membuat faktor ekonomi belum menjadi pertimbangan utama Putin dalam menentukan arah perang.

Secara historis, Rusia cenderung menyetujui perdamaian yang merugikan ketika berada dalam krisis ekonomi berat, seperti di akhir Perang Dunia I atau saat perang Afghanistan era Soviet. Namun, kondisi ekonomi Rusia saat ini dinilai masih jauh dari titik tersebut. Tekanan yang jauh lebih besar dan berkepanjangan masih diperlukan agar ekonomi benar-benar memengaruhi keputusan politik Kremlin.

Beban perang kini semakin dialihkan ke masyarakat. Pemerintah Rusia menaikkan pajak perusahaan, pajak penghasilan, serta pajak pertambahan nilai untuk membiayai anggaran militer yang memecahkan rekor. Konsumen juga menghadapi lonjakan harga, terutama barang impor. Meski demikian, inflasi tinggi bukan hal baru bagi masyarakat Rusia dan relatif tidak memicu gejolak sosial besar, diperkuat oleh propaganda dan represi pemerintah.

Sekitar 40% anggaran Rusia kini dihabiskan untuk kepentingan militer. Peningkatan belanja ini menciptakan kelompok “pemenang” ekonomi perang, seperti kontraktor pertahanan dan pekerja sektor industri, sehingga kesenjangan ekonomi justru menurun. Di sejumlah daerah pedesaan yang sebelumnya miskin, perang membawa peningkatan pendapatan melalui gaji besar bagi tentara dan kompensasi bagi keluarga korban, yang membantu meredam potensi protes.

Namun, tekanan jangka panjang mulai terlihat. Rusia telah banyak menguras dana kekayaan negara. Aset likuid Dana Kesejahteraan Nasional Rusia dilaporkan turun lebih dari separuh sejak perang dimulai. Jika dana ini terus menipis, pemerintah akan kesulitan mempertahankan belanja pertahanan tanpa memangkas pengeluaran sosial secara besar-besaran, yang berpotensi memicu ketidakpuasan publik.

Selain itu, upaya Rusia menghindari sanksi semakin mahal. Sanksi terbaru terhadap perusahaan minyak besar seperti Lukoil dan Rosneft meningkatkan biaya operasional, karena ekspor harus dialihkan melalui jalur yang lebih rumit dan mahal. Jika tekanan sanksi diperketat dan negara pembeli seperti India dan China didorong untuk mengurangi impor minyak Rusia, perhitungan Kremlin terhadap perang bisa berubah.

Untuk saat ini, para analis sepakat bahwa meski ekonomi Rusia menghadapi badai, tekanan tersebut belum cukup kuat untuk memaksa Putin mengakhiri perang dalam waktu dekat.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comEkonomiRusiaPerangUkraina

Related Posts

Sepanjang 2025, Jamkrindo Bukukan Penjaminan Rp214,73 Triliun untuk 4,9 Juta UMKM

Sepanjang 2025, Jamkrindo Bukukan Penjaminan Rp214,73 Triliun untuk 4,9 Juta UMKM

by Dwi Natasya
February 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatatkan capaian kinerja positif sepanjang 2025 dengan total volume penjaminan mencapai Rp214,73...

Dukung IBL 2026, Bank Jakarta Resmi Jalin Sinergi dengan Pelita Jaya

Dukung IBL 2026, Bank Jakarta Resmi Jalin Sinergi dengan Pelita Jaya

by Dwi Natasya
February 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Jakarta mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional dengan menjalin kolaborasi bersama Tim Bola Basket Pelita...

Hukum Ziarah Kubur Menjelang Ramadan: Ini Penjelasan Lengkapnya

Hukum Ziarah Kubur Menjelang Ramadan: Ini Penjelasan Lengkapnya

by Hidayat Taufik
February 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, sebagian umat Islam di Indonesia memiliki tradisi berziarah kubur. Tradisi ini dikenal...

Sidang Isbat Ramadhan 2026 Digelar 17 Februari, Ini Jadwal dan Proses Resminya

Sidang Isbat Ramadhan 2026 Digelar 17 Februari, Ini Jadwal dan Proses Resminya

by Hidayat Taufik
February 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI dijadwalkan kembali menggelar sidang isbat guna menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah atau puasa...

Westlife Nyaman Di Indonesia Seperti Rumah Kedua Bagi Kami

Westlife Nyaman Di Indonesia Seperti Rumah Kedua Bagi Kami

by Hidayat Taufik
February 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Grup vokal asal Irlandia, Westlife, kembali mengungkapkan kedekatan emosional mereka dengan Indonesia. Melalui konser “A Gala Evening”...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Perkuat Kapasitas Penjaminan Nasional, Jamkrindo Syariah Gandeng PUI

Perkuat Kapasitas Penjaminan Nasional, Jamkrindo Syariah Gandeng PUI

February 12, 2026
Comeback NHL di Olimpiade 2026, AS Siap Goyang Superioritas Kanada

Jadwal Libur Sekolah Ramadan dan Lebaran 2026

February 12, 2026
Mohan Hazian Akui Perbuatan Tak Pantas terhadap Model, Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka

Sosok Alya Putri, Istri Mohan Hazian yang Jadi Sorotan di Tengah Kasus Dugaan Pelecehan

February 12, 2026
Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

Seminggu Lagi Puasa Ramadhan 2026, Sudah Siap Sambut 1447 H?

February 12, 2026
Sepanjang 2025, Jamkrindo Bukukan Penjaminan Rp214,73 Triliun untuk 4,9 Juta UMKM

Sepanjang 2025, Jamkrindo Bukukan Penjaminan Rp214,73 Triliun untuk 4,9 Juta UMKM

February 13, 2026
Dukung IBL 2026, Bank Jakarta Resmi Jalin Sinergi dengan Pelita Jaya

Dukung IBL 2026, Bank Jakarta Resmi Jalin Sinergi dengan Pelita Jaya

February 13, 2026
Hukum Ziarah Kubur Menjelang Ramadan: Ini Penjelasan Lengkapnya

Hukum Ziarah Kubur Menjelang Ramadan: Ini Penjelasan Lengkapnya

February 13, 2026
Sidang Isbat Ramadhan 2026 Digelar 17 Februari, Ini Jadwal dan Proses Resminya

Sidang Isbat Ramadhan 2026 Digelar 17 Februari, Ini Jadwal dan Proses Resminya

February 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved