• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, April 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Dua Penembakan Massal Di Dua Belahan Dunia Guncang Komunitas Dan Ungkap Politik Yang Rawan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 15, 2025
in News
0
Dua Penembakan Massal Di Dua Belahan Dunia Guncang Komunitas Dan Ungkap Politik Yang Rawan

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua penembakan massal yang terjadi berjauhan secara geografis, namun berdekatan secara waktu, mengguncang komunitas dan memperlihatkan betapa rapuhnya politik global saat ini. Sabtu sore yang dingin di Rhode Island berubah menjadi mimpi buruk ketika pesan darurat dari Brown University muncul di ponsel mahasiswa, memperingatkan adanya penembak aktif dan meminta semua orang untuk berlindung atau melarikan diri.

Beberapa jam kemudian, horor kembali terjadi di belahan dunia lain. Dua pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah perayaan Hanukkah di Bondi Beach, Sydney, sebuah lokasi ikonik di Australia. Di Brown University, dua mahasiswa tewas dan sembilan lainnya terluka. Sementara itu di Bondi Beach, sedikitnya 15 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Secara kasat mata, kedua tragedi ini tidak saling berkaitan. Namun keduanya menampilkan pola yang kini terasa tragis dan berulang: kepanikan massal, rekaman ponsel yang memperlihatkan orang-orang berlarian menyelamatkan diri, serta komunitas yang hancur oleh kekerasan publik yang datang secara tiba-tiba. Di Rhode Island, mahasiswa tengah bersiap menghadapi ujian akhir. Di Sydney, korban tewas saat menikmati sore hangat di tepi pantai.

Keduanya menjadi simbol dari “kutukan modern”, di mana kekerasan publik bisa meletus kapan saja dan di mana saja. Rasa takut itu kini menjadi pengalaman kolektif, dirasakan oleh siapa pun yang pernah berada di tengah kerumunan atau acara besar.

Kesamaan lain dari dua tragedi ini adalah bagaimana keduanya segera terseret ke dalam pusaran politik yang terpolarisasi. Di Sydney, penembakan saat perayaan Hanukkah menegaskan meningkatnya kekhawatiran global akan antisemitisme. Acara yang seharusnya penuh kegembiraan berubah menjadi tragedi berdarah yang menargetkan komunitas Yahudi. Sejumlah organisasi Yahudi internasional menyebut serangan tersebut sebagai pengingat pahit bahwa banyak orang Yahudi merasa tidak lagi aman di ruang publik.

Serangan di Bondi Beach juga memicu ketegangan politik internasional. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengecam keras aksi tersebut, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuding pemerintah Australia dan sekutunya kurang tegas melawan antisemitisme. Di sisi lain, para kritikus Israel menolak anggapan bahwa kritik terhadap kebijakan Israel identik dengan kebencian terhadap Yahudi.

Sementara itu di Amerika Serikat, penembakan di Brown University menambah daftar panjang lokasi yang kini identik dengan teror senjata api. Tragedi ini kembali memicu perdebatan sengit soal kepemilikan senjata, retorika politik, dan tanggung jawab para pemimpin. Politisi dari kedua kubu saling menyalahkan, sementara publik kembali dihadapkan pada rutinitas pascatragedi yang terasa stagnan: doa, pernyataan simpati, dan perdebatan kebijakan yang tak kunjung selesai.

Di tengah perbedaan konteks dan politik, dua kota di dua sisi dunia itu dipersatukan oleh duka. Australia mengenang korban, termasuk seorang rabi dan seorang anak perempuan berusia 10 tahun. Di Rhode Island, mahasiswa dan warga berkumpul dalam upacara menyalakan menorah, sebagai simbol harapan dan solidaritas.

“Jika kita bisa berkumpul dan menyalakan sedikit cahaya malam ini, tidak ada hal yang lebih baik yang bisa kita lakukan sebagai sebuah komunitas,” ujar Wali Kota Providence, Brett Smiley.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
download lenevo firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: Antisemitismecobisnis.comKekerasanPublikPenembakanMassal

Related Posts

Survei Elektabilitas Partai Politik di Tengah Debat Ambang Batas Parlemen

Survei Elektabilitas Partai Politik di Tengah Debat Ambang Batas Parlemen

by Hidayat Taufik
April 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdebatan soal ambang batas parlemen kembali menguat jelang revisi Undang-Undang Pemilu. Sejumlah partai mulai menyampaikan usulan baru....

OpenAI Luncurkan GPT-5.5, AI Lebih Cepat dan Terjangkau

Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Diimbau Jaga Kesehatan

by Desti Dwi Natasya
April 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gelombang pertama jemaah haji Indonesia telah tiba di Madinah, Arab Saudi. Selama berada di Tanah Suci, jemaah...

Tradisi Takziyah Disederhanakan, Warga Suwawal Timur Prioritaskan Empati

Tradisi Takziyah Disederhanakan, Warga Suwawal Timur Prioritaskan Empati

by Desti Dwi Natasya
April 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara mengambil langkah progresif dengan mengubah tradisi takziyah yang selama ini...

BSI Perluas Jangkauan, 128 Ribu Agen Layani hingga Pelosok Desa

BSI Perluas Jangkauan, 128 Ribu Agen Layani hingga Pelosok Desa

by Dwi Natasya
April 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperluas akses layanan keuangan syariah melalui pengembangan jaringan BSI Agen di...

OpenAI Luncurkan GPT-5.5, AI Lebih Cepat dan Terjangkau

OpenAI Luncurkan GPT-5.5, AI Lebih Cepat dan Terjangkau

by Desti Dwi Natasya
April 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – OpenAI resmi meluncurkan model kecerdasan buatan terbaru, GPT-5.5, pada Kamis (23/4/2026) waktu setempat. Model ini disebut sebagai salah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Didimax Tawarkan Kemudahan Edukasi Trading Forex Gratis untuk Masyarakat Indonesia

Didimax Tawarkan Kemudahan Edukasi Trading Forex Gratis untuk Masyarakat Indonesia

April 23, 2026
MII Gandeng Yonyou, Perkuat Solusi ERP Berbasis Cloud

PGE Catat Kinerja Positif, Tunjuk Direktur Keuangan Baru

April 23, 2026
MII Gandeng Yonyou, Perkuat Solusi ERP Berbasis Cloud

Wamenaker: Dunia Kerja Kini Utamakan Kompetensi, Bukan Sekadar Ijazah

April 23, 2026
R17 Podcast Show Vol. 04 Perkuat Kolaborasi untuk Ketahanan Digital Nasional

R17 Podcast Show Vol. 04 Perkuat Kolaborasi untuk Ketahanan Digital Nasional

April 23, 2026
Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Jadi Salah Satu Pasokan Terbesar

Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Jadi Salah Satu Pasokan Terbesar

April 24, 2026
Survei Elektabilitas Partai Politik di Tengah Debat Ambang Batas Parlemen

Survei Elektabilitas Partai Politik di Tengah Debat Ambang Batas Parlemen

April 24, 2026
OpenAI Luncurkan GPT-5.5, AI Lebih Cepat dan Terjangkau

Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Diimbau Jaga Kesehatan

April 24, 2026
Tradisi Takziyah Disederhanakan, Warga Suwawal Timur Prioritaskan Empati

Tradisi Takziyah Disederhanakan, Warga Suwawal Timur Prioritaskan Empati

April 24, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved