JAKARTA, Cobisnis.com – Militer Ukraina menyerang dua kilang minyak milik Rusia pada Sabtu, 8 Agustus 2026 dini hari waktu setempat. Serangan menyasar kilang Ilsky di Krasnodar Krai dan kilang Syzran di wilayah Samara.
Dilansir dari Alarabiya, serangan tersebut menyebabkan kebakaran di kedua lokasi. Staf Umum Ukraina menyatakan serangan itu menjadi bagian dari upaya melemahkan kemampuan ekonomi Rusia.
Kilang Ilsky LLC berada di Krasnodar Krai, sementara JSC Syzran terletak di Kota Syzran, wilayah Samara. Kedua fasilitas tersebut menjadi bagian dari sasaran serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia dalam beberapa bulan terakhir.
Selain dua kilang minyak, Ukraina juga mengonfirmasi kerusakan pada pos pengamatan di instalasi pengeboran minyak dan gas Syvash di Laut Hitam. Informasi tersebut disampaikan Staf Umum Ukraina dan dilaporkan UNN.
Staf Umum Ukraina menyebut serangan dilakukan untuk mengurangi potensi militer dan ekonomi Rusia. Ukraina menilai fasilitas energi memiliki peran penting dalam kemampuan Moskow membiayai perang.
Anjungan pengeboran Syvash juga disebut digunakan Rusia untuk memasang peralatan pengawasan teknis. Fasilitas tersebut mendukung operasi Rusia di kawasan Laut Hitam.
Serangan terhadap fasilitas energi Rusia telah berlangsung selama beberapa bulan. Ukraina menjadikan infrastruktur minyak dan gas sebagai salah satu sasaran dalam upaya menekan kemampuan ekonomi Rusia.
Perang Rusia dan Ukraina telah berlangsung sejak 24 Februari 2022. Dalam beberapa bulan terakhir, pasukan Ukraina disebut berhasil memperlambat laju pasukan Rusia di sejumlah wilayah.
Pada Mei lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin sempat mengisyaratkan bahwa perang di Ukraina mungkin berakhir. Putin juga menyatakan kesediaannya bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di negara ketiga jika kesepakatan damai tercapai.
Namun hingga kini, belum ada tanda kesepakatan damai antara kedua negara. Serangan terbaru terhadap fasilitas minyak Rusia menunjukkan konflik masih berlangsung dan terus menyasar infrastruktur strategis.













