• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

DPR Desak Penanganan Tegas Darurat Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
May 7, 2026
in News
0
Hadapi Persija, Persib Bidik Lanjutkan Tren Positif

JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mendesak penanganan tegas terhadap kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren. Menurutnya, langkah tegas diperlukan agar memberikan efek jera kepada pelaku.

Cucun menilai kasus kekerasan seksual di lembaga pendidikan sudah masuk kondisi darurat. Karena itu, ia meminta seluruh pihak terkait memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.

“Ini harus disikapi dengan serius. Darurat kekerasan seksual di lingkungan pendidikan termasuk di Ponpes, harus ditindak tegas,” ujar Cucun dikutip dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Ia mengatakan DPR melalui Komisi VIII dan Komisi X akan memanggil kementerian serta lembaga terkait pendidikan guna membahas langkah penanganan dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

Menurut Cucun, pembahasan tersebut akan mencakup standar pembinaan pesantren, perlindungan santri, hingga sistem pengawasan internal tanpa mengganggu independensi lembaga pendidikan.

Selain itu, DPR juga akan mendorong adanya sistem pelaporan yang aman dan mudah diakses korban, terutama di lingkungan dengan relasi kuasa yang kuat seperti pesantren dan asrama pendidikan.

Cucun menegaskan pentingnya early warning system atau langkah pencegahan dini mengingat banyaknya kasus serupa yang terus bermunculan di berbagai wilayah Indonesia.

“Penegakan hukum harus memberi sanksi berat agar ada efek jera bagi pelaku kekerasan seksual di lingkungan pendidikan,” tegasnya. Pernyataan itu disampaikan menyusul sejumlah kasus dugaan pencabulan di pondok pesantren di Pati dan Bogor yang tengah menjadi perhatian publik.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
free online course
Tags: cobisnis.comCucun Ahmad SyamsurijalDPR RIKekerasan SeksualPendidikanPondok pesantren

Related Posts

Studi Ungkap Media Sosial Tidak Membuat Pertemanan Lebih Dekat

Studi Ungkap Media Sosial Tidak Membuat Pertemanan Lebih Dekat

by Zahra Zahwa
May 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mengirim pesan lewat TikTok atau Instagram ternyata belum tentu membuat hubungan pertemanan menjadi lebih dekat. Sebuah studi...

Pemenang Kentucky Derby Kembali Lewatkan Preakness Stakes

Pemenang Kentucky Derby Kembali Lewatkan Preakness Stakes

by Zahra Zahwa
May 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemenang Kentucky Derby 2026, Golden Tempo, dipastikan tidak akan tampil di ajang Preakness Stakes pekan depan. Pelatih...

Hakim Tolak Permintaan Fulton County untuk Kembalikan Surat Suara Pilpres 2020

Hakim Tolak Permintaan Fulton County untuk Kembalikan Surat Suara Pilpres 2020

by Zahra Zahwa
May 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Hakim federal Amerika Serikat menolak permintaan Fulton County, Georgia, untuk mengembalikan surat suara Pilpres 2020 yang disita...

Trump Pertimbangkan Opsi Ekstrem untuk Tekan Harga BBM di AS

Trump Pertimbangkan Opsi Ekstrem untuk Tekan Harga BBM di AS

by Zahra Zahwa
May 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat memproduksi minyak dalam jumlah sangat besar hingga jutaan barel dikirim ke luar negeri setiap hari....

Mengapa Orang Indonesia Sulit Lepas dari Makanan Pedas? Ini Alasannya

Mengapa Orang Indonesia Sulit Lepas dari Makanan Pedas? Ini Alasannya

by Hidayat Taufik
May 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Masyarakat Indonesia masih gemar mengonsumsi makanan pedas dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang memilih hidangan pedas untuk makan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sumber Daya Genetik (SDG)

Harapan Baru Petani Sawit, Sumber Daya Genetik Baru dari Tanzania Dilepas di Kebun Tanah Besih

May 6, 2026
Tanzania

Dubes Tanzania Tekankan Pentingnya Kolaborasi dalam Pelepasan Sumber Daya Genetik Sawit

May 6, 2026
Geely Bidik Pasar Australia, Siap Tantang Dominasi BYD dan Chery

Geely Bidik Pasar Australia, Siap Tantang Dominasi BYD dan Chery

May 6, 2026
Gerai IM3 dan 3Store ke 2

Gerai IM3 dan 3Store ke 2

May 6, 2026
Studi Ungkap Media Sosial Tidak Membuat Pertemanan Lebih Dekat

Studi Ungkap Media Sosial Tidak Membuat Pertemanan Lebih Dekat

May 7, 2026
Sering Dikira Sama, Ternyata Laktosa dan Sukrosa Punya Dampak Berbeda ke Gula Darah

Sering Dikira Sama, Ternyata Laktosa dan Sukrosa Punya Dampak Berbeda ke Gula Darah

May 7, 2026
Pemenang Kentucky Derby Kembali Lewatkan Preakness Stakes

Pemenang Kentucky Derby Kembali Lewatkan Preakness Stakes

May 7, 2026
Hakim Tolak Permintaan Fulton County untuk Kembalikan Surat Suara Pilpres 2020

Hakim Tolak Permintaan Fulton County untuk Kembalikan Surat Suara Pilpres 2020

May 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved