• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dolar AS Menggila di Awal Perdagangan, Rupiah ke Rp 16.900-an

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 19, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dolar AS Menggila di Awal Perdagangan, Rupiah ke Rp 16.900-an

JAKARTA, Cobisnis.com – Nilai tukar dolar Amerika Serikat kembali menunjukkan penguatan terhadap rupiah pada awal pekan ini. Mata uang Paman Sam tercatat menembus level Rp 16.900-an pada perdagangan pagi hari.

Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (19/1/2026), dolar AS diperdagangkan di level Rp 16.917 per dolar. Posisi ini naik sekitar 30 poin atau setara 0,18% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Penguatan dolar AS terhadap rupiah terjadi di tengah pergerakan yang tidak seragam di pasar global. Di saat rupiah tertekan, dolar justru terlihat melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya.

Dolar AS tercatat melemah 0,08% terhadap yuan China. Kondisi ini menunjukkan adanya tekanan berbeda pada masing-masing kawasan, terutama Asia yang masih menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Terhadap yen Jepang, dolar AS juga terkoreksi sekitar 0,17%. Pelemahan ini mencerminkan pergeseran minat investor ke aset yang dinilai lebih aman di tengah dinamika pasar global.

Sementara itu, dolar AS turun tipis 0,03% terhadap euro. Pergerakan ini sejalan dengan stabilnya mata uang Eropa yang ditopang oleh ekspektasi kebijakan moneter regional.

Dolar AS juga melemah 0,15% terhadap dolar Singapura. Mata uang kawasan ini relatif lebih stabil karena dukungan fundamental ekonomi domestik yang kuat.

Terhadap pound sterling, dolar AS terkoreksi sekitar 0,03%. Di saat yang sama, dolar AS turun 0,1% terhadap dolar Australia, mengikuti sentimen komoditas global.

Tekanan terhadap rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Sentimen global, arah suku bunga, serta arus modal asing masih menjadi perhatian pelaku pasar.

Ke depan, pergerakan rupiah diperkirakan tetap fluktuatif. Pelaku pasar akan mencermati perkembangan ekonomi global serta respons kebijakan dari otoritas moneter.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisDolar asEkonomi globalnilai tukarpasar keuanganPebisnismudaRupiah

Related Posts

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mulut yang terasa pahit saat bangun tidur menjadi keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini...

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK menyatakan siap membantu aparat penegak hukum menelusuri aliran dana...

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lima penjual buku ditangkap polisi keamanan nasional Hong Kong karena diduga menjual publikasi bermuatan hasutan. Penangkapan dilakukan...

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM membuka suara terkait kelangkaan bahan bakar minyak yang sempat...

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Laptop yang mulai terasa lemot tidak selalu menandakan perangkat mengalami kerusakan. Dalam banyak kasus, penurunan performa justru...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

July 16, 2026
Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

July 16, 2026
Perayaan 30 Tahun Perjalanan AIA di Indonesia

Perayaan 30 Tahun Perjalanan AIA di Indonesia

July 16, 2026
Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

July 16, 2026
Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

July 16, 2026
BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

July 16, 2026
Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

July 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved