JAKARTA, Cobisnis.com – Sebanyak 20 ekor burung pegar biru berjambul putih akhirnya kembali ke Vietnam setelah dipindahkan dari Berlin, Jerman, pada 12 Mei 2026.
Burung langka bernama ilmiah Lophura edwardsi tersebut sebelumnya dianggap punah di alam liar Vietnam selama puluhan tahun.
Penampakan terakhir burung pegar berjambul putih di Vietnam tercatat pada tahun 2000 di wilayah Vietnam tengah.
Sebanyak 10 pasang burung akan menjalani perawatan awal di Vinpearl Safari Phu Quoc sebelum dipindahkan ke pusat penangkaran di Quang Tri.
Direktur Vinpearl Safari Phu Quoc, Luu Chi Hieu, mengatakan fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung pemulihan spesies langka itu.
“Melalui pusat penangkaran yang aman di Vietnam, kami menciptakan kondisi yang diperlukan untuk pemulihan jangka panjang spesies ini,” ujarnya.
Pusat penangkaran di Quang Tri disebut menjadi fasilitas pertama di Vietnam yang menggabungkan penelitian, penangkaran, dan edukasi lingkungan.
Di lokasi tersebut telah dibangun sejumlah kandang pembiakan dan penampungan dengan lingkungan yang menyerupai habitat alami burung pegar.
Jika proses adaptasi berjalan lancar, anak burung pertama diperkirakan akan menetas di Vietnam untuk pertama kalinya setelah puluhan tahun.
Sejak 2012, burung pegar berjambul putih masuk kategori sangat terancam punah versi IUCN dan pada 2024 diklasifikasikan sebagai kemungkinan punah di alam liar.













