• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, September 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Di Tengah Dinamika Amerika Latin, Ketegangan Amerika Serikat Dan Venezuela Tetap Menjadi Konstanta

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 1, 2026
in News
0
Di Tengah Dinamika Amerika Latin, Ketegangan Amerika Serikat Dan Venezuela Tetap Menjadi Konstanta

JAKARTA, Cobisnis.com – Di Amerika Latin yang terus berubah, hanya ada satu kepastian dalam 25 tahun terakhir: Venezuela yang sosialis dan kaya minyak, serta konfrontasinya yang nyaris konstan dengan Amerika Serikat.

Pada tahun ini, ketegangan mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya setelah peningkatan kehadiran militer AS di kawasan Karibia, serangan terhadap kapal-kapal yang diduga membawa narkoba dan dikaitkan Washington dengan Caracas, serta kampanye “tekanan maksimum” Presiden Donald Trump terhadap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan sektor minyak, yang menjadi urat nadi ekonomi negara tersebut.

Bagaimana situasi ini bisa terjadi?

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai Venezuela kontemporer, mencakup sejarahnya, kekayaan sumber daya alam, aliansi politik, serta keseimbangan kekuasaan internal yang rapuh di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.


Gambaran umum

Nama resmi: Republik Bolivarian Venezuela

Geografi:
Venezuela memiliki luas wilayah daratan sekitar 912.050 kilometer persegi. Negara ini berbatasan dengan Laut Karibia dan Samudra Atlantik di utara, Kolombia di barat, Brasil di selatan, serta Guyana di timur.

Populasi:
Pada akhir 2023, jumlah penduduk Venezuela tercatat sekitar 33,8 juta jiwa dan diproyeksikan meningkat menjadi 34,4 juta pada akhir 2025.

Migrasi:
Sedikitnya 7,9 juta warga Venezuela telah bermigrasi untuk mencari keamanan dan kehidupan yang lebih baik. Sebagian besar menetap di negara-negara Amerika Selatan seperti Kolombia, Peru, dan Chile.


Presiden

Nicolás Maduro dilantik kembali pada 10 Januari 2025 untuk masa jabatan yang diperkirakan berlangsung hingga 2031. Pelantikan ini menyusul klaim kemenangannya dalam pemilihan presiden Juli 2024, yang hasilnya diperdebatkan oleh oposisi dan sejumlah pemerintah di kawasan. Maduro telah berkuasa hampir 13 tahun sejak wafatnya “ayah politik”-nya, Hugo Chávez, yang memimpin Venezuela hampir 14 tahun.


Sumber daya dan kekayaan

Pendorong utama ekonomi Venezuela adalah minyak, dengan model produksi yang relatif tidak terdiversifikasi. Negara ini memiliki cadangan minyak berat ekstra terbesar di dunia, jenis minyak yang membutuhkan proses pengolahan lebih mahal namun kompatibel dengan kilang minyak AS.

Meski berada di bawah sanksi, ekspor minyak mentah Venezuela pada 2025 meningkat menjadi rata-rata lebih dari 900 ribu barel per hari. Namun angka ini masih jauh di bawah produksi pada 2013 dan sebelum Chávez berkuasa pada 1999. Selain minyak, Venezuela juga memiliki cadangan gas alam besar, diperkirakan mencapai 5,5 triliun meter kubik atau sekitar 73% cadangan gas alam Amerika Selatan.

Dalam satu dekade terakhir, pemerintah juga mendorong sektor pertambangan melalui pembentukan Zona Tambang Orinoco. Kawasan ini kaya emas, coltan, besi, dan bauksit, namun masih didominasi aktivitas penambangan tradisional serta kehadiran kelompok kriminal.


Mitra dagang

Hingga 2023, Amerika Serikat merupakan tujuan utama ekspor Venezuela. Namun sejak pertengahan 2024, ketika Washington memperketat sanksi dagang, Venezuela semakin bergantung pada mitra lain seperti China, Rusia, India, dan Turki. Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan perdagangan dengan Venezuela tumbuh 64% pada 2024. Sementara China melaporkan lonjakan impor dari Venezuela sebesar 119% pada 2024, meski kemudian melambat pada paruh pertama 2025.


Sekutu politik utama

Sejak awal abad ke-21, Venezuela menjalin aliansi erat dengan negara-negara yang menentang kepemimpinan AS, termasuk Kuba dan Nikaragua. Di luar kawasan, Maduro memperkuat hubungan dengan China, Rusia, dan Iran. Meski demikian, para analis menilai kemungkinan keterlibatan langsung negara-negara tersebut dalam konflik militer AS–Venezuela relatif kecil.


Kronologi ketegangan dengan Amerika Serikat

Sepanjang 2025, ketegangan kedua negara terus meningkat. Pemerintahan Trump menyatakan tidak mengakui Maduro sebagai pemimpin terpilih secara demokratis, menetapkan geng Tren de Aragua sebagai organisasi teroris asing, serta meningkatkan tekanan ekonomi dan militer. AS juga melakukan deportasi massal warga Venezuela, tuduhan keterlibatan Maduro dalam jaringan narkotika internasional, hingga meningkatkan hadiah penangkapan terhadap Maduro menjadi US$50 juta.

Pada akhir 2025, AS mengerahkan kapal dan pesawat militer ke Karibia, melakukan serangan terhadap kapal yang diduga membawa narkoba, serta memulai blokade total terhadap tanker minyak Venezuela. CIA bahkan dilaporkan melakukan serangan drone terhadap fasilitas pelabuhan di pesisir Venezuela. Pemerintah Venezuela mengecam tindakan tersebut sebagai upaya destabilisasi dan pelanggaran hukum internasional.


Kapabilitas militer

Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian Venezuela (FANB) pernah menjadi kekuatan militer regional melalui pembelian besar-besaran alutsista Rusia. Namun kondisi peralatan dan kesiapan personel masih menjadi tanda tanya. Venezuela menempati peringkat ke-50 dari 145 negara dalam indeks kekuatan militer global 2025. FANB memiliki sekitar 123 ribu personel aktif, didukung tank T-72, jet tempur Sukhoi Su-30, serta sistem pertahanan udara S-300 buatan Rusia yang paling canggih di Amerika Latin.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
Tags: amerikaserikatcobisnis.comKeteganganPolitikVenezuela

Related Posts

Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

by Hidayat Taufik
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Indonesia memastikan seluruh kewajiban pelaporan mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penyebaran kabut asap kepada...

Liverpool meraih kemenangan perdana musim ini setelah mengalahkan Ipswich Town 2-0 berkat dua gol Alexander Isak dari assist Cody Gakpo.

Liverpool Taklukkan Ipswich, Isak Jadi Bintang

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool meraih tiga poin setelah menundukkan Ipswich Town 2-0 di Portman Road dalam lanjutan Premier League, Sabtu...

Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

Suara Dentuman di Bandung, BMKG Ungkap Dugaan Penyebab

by Hidayat Taufik
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Warga di sejumlah wilayah Jawa Barat dibuat penasaran dengan suara dentuman yang terdengar pada Jumat (4/9/2026) malam...

Bocoran terbaru menyebut harga iPhone Ultra 256GB bisa mencapai Rp32,7 juta, sementara iPhone 18 Pro dan Pro Max juga diprediksi naik.

iPhone Ultra Diprediksi Tembus Rp32 Juta

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple diperkirakan menghadirkan kejutan dalam acara peluncuran pada 9 September 2026 dengan memperkenalkan iPhone 18 Pro, iPhone...

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

by Zahra Zahwa
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serena dan Venus Williams harus mengakhiri langkah mereka lebih cepat di US Open 2026. Duo kakak beradik...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.

ASABRI Perluas Layanan hingga Timika, Bekali Prajurit soal Keuangan

September 4, 2026
Suara Bising Masih Menjadi Salah Satu Keluhan Utama Tamu Hotel

Suara Bising Masih Menjadi Salah Satu Keluhan Utama Tamu Hotel

September 4, 2026
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar Rizki Handayani

Kemenpar Jadikan Wisata Wellness Program Unggulan Dukung Pariwisata Berkualitas

September 5, 2026
Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

September 5, 2026
Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

September 5, 2026
Suhu gurun yang kian ekstrem membuat unta mengalami dehidrasi, gagal ginjal hingga kematian di sejumlah wilayah.

Unta Mulai Tumbang, Suhu Gurun Makin Ekstrem

September 5, 2026
Melalui "Jelajah Indonesia Wastra Nusantara", Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Melalui “Jelajah Indonesia Wastra Nusantara”, Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

September 5, 2026
Makan Telur - pexels/ROMAN ODINTSOV

Waktu Terbaik Makan Makanan Berprotein Waktu Sarapan atau Makan Malam?

September 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved