• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Di Balik Rencana Pembangunan Ulang Bunker “Rahasia Tinggi” Di Bawah Sayap Timur Gedung Putih

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 20, 2026
in News
0
Di Balik Rencana Pembangunan Ulang Bunker “Rahasia Tinggi” Di Bawah Sayap Timur Gedung Putih

JAKARTA, Cobisnis.com – Lebih dari delapan dekade setelah pertama kali dibangun secara diam-diam, fasilitas bunker bawah tanah di bawah Sayap Timur Gedung Putih kembali menjadi pusat perhatian. Proyek pembangunan ulang ruang bawah tanah yang sangat rahasia itu kini berlangsung seiring renovasi besar-besaran Sayap Timur, termasuk rencana pembangunan ballroom baru Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sejarah bunker ini bermula pada 1941, ketika Presiden Franklin D. Roosevelt memerintahkan pembangunan fasilitas perlindungan bawah tanah setelah serangan Jepang ke Pearl Harbor. Saat itu, publik hanya diberi tahu tentang pembangunan Sayap Timur, tanpa pengakuan resmi mengenai keberadaan bunker. Fasilitas tersebut kemudian berkembang menjadi kompleks bawah tanah multifungsi, termasuk Presidential Emergency Operations Center (PEOC), pusat komando darurat presiden.

Selama puluhan tahun, ruang bawah tanah ini digunakan untuk berbagai keperluan sensitif, mulai dari pusat perencanaan krisis hingga tempat evakuasi presiden. Pada 11 September 2001, Wakil Presiden Dick Cheney dievakuasi ke fasilitas tersebut sesaat sebelum serangan ke Pentagon. Di era pemerintahan berikutnya, ruang ini juga digunakan untuk perencanaan perjalanan rahasia Presiden Joe Biden ke Ukraina.

Kini, fasilitas lama yang dibangun dengan teknologi era 1940-an itu telah dibongkar bersamaan dengan renovasi Sayap Timur. Sumber yang mengetahui proyek tersebut menyebutkan bahwa bunker lama kemungkinan besar digantikan dengan infrastruktur baru yang dirancang untuk menghadapi ancaman modern, mulai dari serangan nuklir, senjata kimia dan biologis, hingga pulsa elektromagnetik.

Meski demikian, hampir tidak ada informasi publik mengenai detail proyek ini. Dalam rapat National Capital Planning Commission (NCPC), Direktur Manajemen dan Administrasi Gedung Putih Joshua Fisher mengakui bahwa pekerjaan bawah tanah tersebut bersifat “rahasia tingkat tinggi”. Ia menyebut proyek ini berkaitan langsung dengan peningkatan fungsi vital misi kepresidenan dan keamanan nasional, sehingga tidak sepenuhnya mengikuti prosedur persetujuan biasa.

Gedung Putih menolak memberikan komentar resmi. Namun dalam dokumen pengadilan terkait gugatan yang berupaya menghentikan pembangunan Sayap Timur, pihak Gedung Putih menegaskan bahwa penghentian konstruksi bawah tanah dapat membahayakan keamanan nasional. Alasan tersebut, menurut mereka, dijelaskan dalam dokumen rahasia yang diklasifikasikan.

Menurut sumber yang pernah memasuki fasilitas lama, bunker tersebut menyerupai “kapal selam bawah tanah” dengan pintu baja besar, pasokan makanan dan air mandiri, sistem komunikasi aman, serta jalur evakuasi khusus. Namun, seluruh infrastruktur itu sudah usang. Renovasi terbaru diyakini akan menghadirkan teknologi mutakhir dengan tingkat kerahasiaan tinggi.

Dari sisi pendanaan, proyek ini dipastikan menelan biaya besar. Trump menyebut biaya pembangunan ballroom meningkat dari US$200 juta menjadi sekitar US$400 juta, yang katanya akan ditanggung donor swasta. Namun, infrastruktur keamanan bawah tanah diperkirakan dibiayai oleh dana publik, meski besarannya hampir mustahil diketahui karena alasan keamanan.

Para pakar keamanan menilai, fasilitas baru ini akan dirancang untuk bertahan menghadapi ancaman masa kini dan masa depan tanpa membuka celah informasi bagi pihak asing. Dengan tingkat klasifikasi yang sangat tinggi, publik kemungkinan tidak akan pernah mengetahui secara rinci apa yang sebenarnya dibangun di bawah Gedung Putih.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
lynda course free download
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: BunkerRahasiacobisnis.comDonaldTrumpGedungPutihKeamananNasional

Related Posts

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, mengungkapkan rencana pemanggilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas...

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

Karhutla Belum Berstatus Bencana Nasional, Pemerintah Yakin Masih Mampu Menangani

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menjelaskan alasan pemerintah belum menetapkan kebakaran hutan...

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan jajaran Kepala Staf Angkatan...

6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

6 Trik Menabung ala Jepang agar Tabungan Makin Cepat Terkumpul

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Biaya hidup yang terus meningkat membuat banyak orang kesulitan menyisihkan penghasilan untuk tabungan. Namun, metode pengelolaan uang...

Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

Prancis Dilanda Kerusuhan, Trump Sebut Imigrasi Hancurkan Negara

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyalahkan imigrasi atas kerusuhan yang melanda Prancis setelah demonstrasi pada Sabtu (17/10/2026)....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

Mau Pensiun Nyaman? Ini 5 Cara Menghitung Dana yang Harus Disiapkan

October 19, 2026
Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

Bakom Buka Daftar Hasil Kerja Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

October 19, 2026
Rio Ngumoha Ungkap Peran Baru di Liverpool

Dijuluki Iron Man, Eliano Reijnders Siap Terus Bela Persib

October 19, 2026
Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Perkuat Langkah Berantas Tambang Ilegal

October 19, 2026
Vietnam Gaspol Perluas Pasar, Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara Eropa Jadi Andalan

Vietnam Gaspol Perluas Pasar, Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara Eropa Jadi Andalan

October 19, 2026
Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

Terancam Turun Kasta Jadi Standalone Market, Ini Hasil Pertemuan BEI dan MSCI

October 19, 2026
BGN Tarik CCTV Dapur MBG ke Pusat, Sekitar 70 Dapur Mulai Diuji dengan AI

BGN Tarik CCTV Dapur MBG ke Pusat, Sekitar 70 Dapur Mulai Diuji dengan AI

October 19, 2026
Kepolisian Israel menangkap 10 tersangka terkait serangan terhadap Wali Kota Prancis Bernard Baudoux dan fotografer AS Heidi Levine di Tepi Barat.

Israel Tangkap 10 Tersangka Serangan di Tepi Barat

October 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved