• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, May 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dengan Berakhirnya Koin Penny, Apakah Giliran Koin Nickel Segera Menyusul?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
November 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Dengan Berakhirnya Koin Penny, Apakah Giliran Koin Nickel Segera Menyusul?

JAKARTA, Cobisnis.com – Produksi penny terakhir telah resmi dihentikan di US Mint Philadelphia pada Rabu, setelah biaya pembuatannya melebihi nilai koin tersebut dan penggunaannya makin terbatas. Meski penny masih menjadi alat pembayaran sah, bank dan pedagang sudah mulai melaporkan kelangkaan.

Namun, faktor yang membuat pemerintah menghentikan penny justru lebih kuat terjadi pada koin nickel. Jika penny membutuhkan biaya hampir 5 sen untuk membuat koin bernilai 1 sen, kerugian pada nickel lebih besar biaya produksi satu nickel mencapai hampir 14 sen, atau rugi sekitar 9 sen per koin.

Nickel terbuat dari 75% tembaga dan 25% nikel, sementara penny berbahan dasar seng dengan lapisan tembaga, menjadikannya 97,5% seng dan hanya 2,5% tembaga. Harga tembaga dan nikel kini sekitar dua kali lipat dibandingkan 2016, sehingga biaya material untuk nickel meningkat tajam.

US Mint dan pemasoknya, Artazn, sedang meneliti cara menekan biaya pembuatan nickel menjadi kurang dari 5 sen, kata Mark Weller dari Americans for Common Cents, kelompok pro-penny yang sebagian besar didanai Artazn. Artazn memproduksi blank koin yang digunakan US Mint. Upaya tersebut dapat selesai dalam setahun, dengan “nickel baru” yang tampilannya identik dengan yang sekarang.

Namun, mahalnya biaya bukan satu-satunya masalah. Seperti penny, penggunaan nickel kini semakin menurun karena masyarakat jarang memakai koin, bahkan saat melakukan pembayaran tunai. Negara lain seperti Selandia Baru dan Australia sudah lebih dulu menghentikan peredaran koin kecil mereka sejak awal 2000-an.

David Smith, profesor ekonomi di Pepperdine University, menilai menurunnya penggunaan uang tunai mengurangi urgensi untuk menghapus nickel. Ia mengakui ada rasa nostalgia pada koin tersebut yang membuat proses eliminasi lebih lambat, meski ia memperkirakan hal itu akan terjadi dalam 15–20 tahun ke depan.

Weller menambahkan bahwa peralihan ke ekonomi tanpa uang tunai berpotensi merugikan masyarakat berpendapatan rendah, karena biaya transaksi kartu dikenakan kepada pedagang dan diteruskan kepada konsumen.

Kini, dengan kelangkaan penny, sejumlah pedagang mempertanyakan apakah mereka boleh membulatkan total belanja ke 5 sen terdekat. Penelitian Federal Reserve Bank of Richmond menunjukkan bahwa pembulatan ke 5 sen akan merugikan konsumen AS sekitar US$6 juta per tahun, sementara pembulatan ke 10 sen menyebabkan “pajak pembulatan” sebesar US$56 juta meski rata-rata hanya 42 sen per rumah tangga.

Mengubah komposisi nickel pun belum tentu menghilangkan masalah biaya, karena 2,8 sen dari biaya produksi setiap koin berasal dari administrasi dan distribusi, bukan bahan baku. Baik Weller maupun Smith tidak melihat nickel akan segera dihapus. US Mint sendiri telah merugi untuk setiap penny dan nickel sejak 2006, namun baru menghentikan penny tahun ini.

“Saya sudah menerima pertanyaan soal masa depan penny selama 30–35 tahun,” ujar Weller. “Jadi saya tidak melihat akan ada perubahan cepat dalam waktu dekat.”

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download karbonn firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: cobisnis.comEkonomiASKebijakanMoneterKoinNickel

Related Posts

Asuransi Jasindo Dorong Pendidikan Inklusif di Kupang Lewat PEKEN Jasindo

Asuransi Jasindo Dorong UMKM, Tenun NTT Naik Kelas Lewat PEKEN

by Rizki Meirino
May 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Asuransi Jasindo memperkuat dukungan terhadap UMKM lokal di Nusa Tenggara Timur melalui program PEKEN Jasindo di Kupang....

Asuransi Jasindo Dorong Pendidikan Inklusif di Kupang Lewat PEKEN Jasindo

Asuransi Jasindo Dorong Pendidikan Inklusif di Kupang Lewat PEKEN Jasindo

by Rizki Meirino
May 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Asuransi Jasindo memperkuat akses pendidikan inklusif di Kupang, Nusa Tenggara Timur, melalui program PEKEN Jasindo. Program ini...

Gangguan LAA Akibat Petir, Perjalanan Commuter Line Terganggu

Gangguan LAA Akibat Petir, Perjalanan Commuter Line Terganggu

by Desti Dwi Natasya
May 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – KAI Commuter melaporkan gangguan operasional pada jaringan Commuter Line akibat masalah pada Listrik Aliran Atas (LAA). Gangguan...

Iran Ultimatum AS: Masuk Selat Hormuz, Siap Diserang

Iran Ultimatum AS: Masuk Selat Hormuz, Siap Diserang

by Hidayat Taufik
May 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Militer Iran memperingatkan kehadiran pasukan Amerika Serikat di Selat Hormuz. Mereka menilai langkah itu sebagai ancaman serius....

Wabah Hantavirus di Laut Atlantik, Tiga Korban Tewas di Kapal Pesiar

Wabah Hantavirus di Laut Atlantik, Tiga Korban Tewas di Kapal Pesiar

by Desti Dwi Natasya
May 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kekhawatiran global kembali meningkat setelah dugaan penyebaran hantavirus terjadi di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar di Samudra...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
4.000 Perempuan Berlari di AIA Vitality Women’s 10K 2026

4.000 Perempuan Berlari di AIA Vitality Women’s 10K 2026

May 4, 2026
Di Tengah IHSG Merah, Laba BUMI Melesat 36% dan MEDC Tumbuh 251%

Di Tengah IHSG Merah, Laba BUMI Melesat 36% dan MEDC Tumbuh 251%

May 4, 2026
Mulai 4 Mei 2026, Harga BBM Pertamina Naik, Dex Jadi Rp27.900 per Liter

Mulai 4 Mei 2026, Harga BBM Pertamina Naik, Dex Jadi Rp27.900 per Liter

May 4, 2026
AIA Luncurkan AIA Signature Legacy, Solusi Perencanaan Warisan Terstruktur Lintas Generasi

AIA Luncurkan AIA Signature Legacy, Solusi Perencanaan Warisan Terstruktur Lintas Generasi

May 4, 2026
Asuransi Jasindo Dorong Pendidikan Inklusif di Kupang Lewat PEKEN Jasindo

Asuransi Jasindo Dorong UMKM, Tenun NTT Naik Kelas Lewat PEKEN

May 4, 2026
Asuransi Jasindo Dorong Pendidikan Inklusif di Kupang Lewat PEKEN Jasindo

Asuransi Jasindo Dorong Pendidikan Inklusif di Kupang Lewat PEKEN Jasindo

May 4, 2026
Gangguan LAA Akibat Petir, Perjalanan Commuter Line Terganggu

Gangguan LAA Akibat Petir, Perjalanan Commuter Line Terganggu

May 4, 2026
ANTAM Dorong Jakarta Go Global Lewat Jakarta Marketing Week 2026

ANTAM Dorong Jakarta Go Global Lewat Jakarta Marketing Week 2026

May 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved