• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, July 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dengan Berakhirnya Koin Penny, Apakah Giliran Koin Nickel Segera Menyusul?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
November 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Dengan Berakhirnya Koin Penny, Apakah Giliran Koin Nickel Segera Menyusul?

JAKARTA, Cobisnis.com – Produksi penny terakhir telah resmi dihentikan di US Mint Philadelphia pada Rabu, setelah biaya pembuatannya melebihi nilai koin tersebut dan penggunaannya makin terbatas. Meski penny masih menjadi alat pembayaran sah, bank dan pedagang sudah mulai melaporkan kelangkaan.

Namun, faktor yang membuat pemerintah menghentikan penny justru lebih kuat terjadi pada koin nickel. Jika penny membutuhkan biaya hampir 5 sen untuk membuat koin bernilai 1 sen, kerugian pada nickel lebih besar biaya produksi satu nickel mencapai hampir 14 sen, atau rugi sekitar 9 sen per koin.

Nickel terbuat dari 75% tembaga dan 25% nikel, sementara penny berbahan dasar seng dengan lapisan tembaga, menjadikannya 97,5% seng dan hanya 2,5% tembaga. Harga tembaga dan nikel kini sekitar dua kali lipat dibandingkan 2016, sehingga biaya material untuk nickel meningkat tajam.

US Mint dan pemasoknya, Artazn, sedang meneliti cara menekan biaya pembuatan nickel menjadi kurang dari 5 sen, kata Mark Weller dari Americans for Common Cents, kelompok pro-penny yang sebagian besar didanai Artazn. Artazn memproduksi blank koin yang digunakan US Mint. Upaya tersebut dapat selesai dalam setahun, dengan “nickel baru” yang tampilannya identik dengan yang sekarang.

Namun, mahalnya biaya bukan satu-satunya masalah. Seperti penny, penggunaan nickel kini semakin menurun karena masyarakat jarang memakai koin, bahkan saat melakukan pembayaran tunai. Negara lain seperti Selandia Baru dan Australia sudah lebih dulu menghentikan peredaran koin kecil mereka sejak awal 2000-an.

David Smith, profesor ekonomi di Pepperdine University, menilai menurunnya penggunaan uang tunai mengurangi urgensi untuk menghapus nickel. Ia mengakui ada rasa nostalgia pada koin tersebut yang membuat proses eliminasi lebih lambat, meski ia memperkirakan hal itu akan terjadi dalam 15–20 tahun ke depan.

Weller menambahkan bahwa peralihan ke ekonomi tanpa uang tunai berpotensi merugikan masyarakat berpendapatan rendah, karena biaya transaksi kartu dikenakan kepada pedagang dan diteruskan kepada konsumen.

Kini, dengan kelangkaan penny, sejumlah pedagang mempertanyakan apakah mereka boleh membulatkan total belanja ke 5 sen terdekat. Penelitian Federal Reserve Bank of Richmond menunjukkan bahwa pembulatan ke 5 sen akan merugikan konsumen AS sekitar US$6 juta per tahun, sementara pembulatan ke 10 sen menyebabkan “pajak pembulatan” sebesar US$56 juta meski rata-rata hanya 42 sen per rumah tangga.

Mengubah komposisi nickel pun belum tentu menghilangkan masalah biaya, karena 2,8 sen dari biaya produksi setiap koin berasal dari administrasi dan distribusi, bukan bahan baku. Baik Weller maupun Smith tidak melihat nickel akan segera dihapus. US Mint sendiri telah merugi untuk setiap penny dan nickel sejak 2006, namun baru menghentikan penny tahun ini.

“Saya sudah menerima pertanyaan soal masa depan penny selama 30–35 tahun,” ujar Weller. “Jadi saya tidak melihat akan ada perubahan cepat dalam waktu dekat.”

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comEkonomiASKebijakanMoneterKoinNickel

Related Posts

KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

by Hidayat Taufik
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi pernah menerima undangan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya...

Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Korupsi Batu Bara

Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Korupsi Batu Bara

by Hidayat Taufik
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri resmi menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus),...

Inggris Jadi Unggulan, Thomas Tuchel Akui Tekanan Lebih Besar Lawan Norwegia

Inggris Jadi Unggulan, Thomas Tuchel Akui Tekanan Lebih Besar Lawan Norwegia

by Hidayat Taufik
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengakui skuad The Three Lions akan menghadapi tekanan yang lebih besar saat...

Girl Group KiiiKiii Siap Kembali dengan Album Baru Agustus 2026

Sinopsis The Apartment Job, Ji Sung dan Ha Yun Kyung Terjebak Pernikahan Palsu

by Desti Dwi Natasya
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Drama Korea terbaru The Apartment Job akhirnya resmi tayang perdana pada 11 Juli 2026 di JTBC. Serial...

HUT ke-54, Petrokimia Gresik Perkuat Fondasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

HUT ke-54, Petrokimia Gresik Perkuat Fondasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

by Rizki Meirino
July 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Petrokimia Gresik merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-54 dengan mengusung tema “Growing the Future”. Momentum tersebut menjadi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

BSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah Tenor hingga 30 Tahun

July 10, 2026
KPEI Perkenalkan Direksi Periode 2026–2030, Fokus Perkuat Fungsi CCP

KPEI Perkenalkan Direksi Periode 2026–2030, Fokus Perkuat Fungsi CCP

July 10, 2026
FIFA Gelontorkan Rp1,3 Triliun, Berapa Gaji Gianni Infantino Sekarang?

FIFA Gelontorkan Rp1,3 Triliun, Berapa Gaji Gianni Infantino Sekarang?

July 11, 2026
Erling Haaland Torehkan Rekor Langka di Piala Dunia 2026, Belum Ada yang Menyamai

Erling Haaland Torehkan Rekor Langka di Piala Dunia 2026, Belum Ada yang Menyamai

July 11, 2026
Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

Komisi III DPR Sebut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Layak Masuk Kategori Mega Korupsi

July 11, 2026
Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

Singapura Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 19,5 Triliun, 1,5 Juta Warga Jadi Penerima

July 11, 2026
KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

KPK Ungkap Pernah Diundang Polri untuk Koordinasi Tiga Kasus Eks Jampidsus Febrie

July 11, 2026
PKB Ingin Panja Komisi III Libatkan Masyarakat dalam Pengusutan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PKB Ingin Panja Komisi III Libatkan Masyarakat dalam Pengusutan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

July 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved