• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dengan Berakhirnya Koin Penny, Apakah Giliran Koin Nickel Segera Menyusul?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
November 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Dengan Berakhirnya Koin Penny, Apakah Giliran Koin Nickel Segera Menyusul?

JAKARTA, Cobisnis.com – Produksi penny terakhir telah resmi dihentikan di US Mint Philadelphia pada Rabu, setelah biaya pembuatannya melebihi nilai koin tersebut dan penggunaannya makin terbatas. Meski penny masih menjadi alat pembayaran sah, bank dan pedagang sudah mulai melaporkan kelangkaan.

Namun, faktor yang membuat pemerintah menghentikan penny justru lebih kuat terjadi pada koin nickel. Jika penny membutuhkan biaya hampir 5 sen untuk membuat koin bernilai 1 sen, kerugian pada nickel lebih besar biaya produksi satu nickel mencapai hampir 14 sen, atau rugi sekitar 9 sen per koin.

Nickel terbuat dari 75% tembaga dan 25% nikel, sementara penny berbahan dasar seng dengan lapisan tembaga, menjadikannya 97,5% seng dan hanya 2,5% tembaga. Harga tembaga dan nikel kini sekitar dua kali lipat dibandingkan 2016, sehingga biaya material untuk nickel meningkat tajam.

US Mint dan pemasoknya, Artazn, sedang meneliti cara menekan biaya pembuatan nickel menjadi kurang dari 5 sen, kata Mark Weller dari Americans for Common Cents, kelompok pro-penny yang sebagian besar didanai Artazn. Artazn memproduksi blank koin yang digunakan US Mint. Upaya tersebut dapat selesai dalam setahun, dengan “nickel baru” yang tampilannya identik dengan yang sekarang.

Namun, mahalnya biaya bukan satu-satunya masalah. Seperti penny, penggunaan nickel kini semakin menurun karena masyarakat jarang memakai koin, bahkan saat melakukan pembayaran tunai. Negara lain seperti Selandia Baru dan Australia sudah lebih dulu menghentikan peredaran koin kecil mereka sejak awal 2000-an.

David Smith, profesor ekonomi di Pepperdine University, menilai menurunnya penggunaan uang tunai mengurangi urgensi untuk menghapus nickel. Ia mengakui ada rasa nostalgia pada koin tersebut yang membuat proses eliminasi lebih lambat, meski ia memperkirakan hal itu akan terjadi dalam 15–20 tahun ke depan.

Weller menambahkan bahwa peralihan ke ekonomi tanpa uang tunai berpotensi merugikan masyarakat berpendapatan rendah, karena biaya transaksi kartu dikenakan kepada pedagang dan diteruskan kepada konsumen.

Kini, dengan kelangkaan penny, sejumlah pedagang mempertanyakan apakah mereka boleh membulatkan total belanja ke 5 sen terdekat. Penelitian Federal Reserve Bank of Richmond menunjukkan bahwa pembulatan ke 5 sen akan merugikan konsumen AS sekitar US$6 juta per tahun, sementara pembulatan ke 10 sen menyebabkan “pajak pembulatan” sebesar US$56 juta meski rata-rata hanya 42 sen per rumah tangga.

Mengubah komposisi nickel pun belum tentu menghilangkan masalah biaya, karena 2,8 sen dari biaya produksi setiap koin berasal dari administrasi dan distribusi, bukan bahan baku. Baik Weller maupun Smith tidak melihat nickel akan segera dihapus. US Mint sendiri telah merugi untuk setiap penny dan nickel sejak 2006, namun baru menghentikan penny tahun ini.

“Saya sudah menerima pertanyaan soal masa depan penny selama 30–35 tahun,” ujar Weller. “Jadi saya tidak melihat akan ada perubahan cepat dalam waktu dekat.”

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comEkonomiASKebijakanMoneterKoinNickel

Related Posts

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved