• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Startup Center

Debitur KUR Mikro Mulai Merasakan Manfaat Program PEN

Rizki Meirino by Rizki Meirino
July 18, 2020
in Startup Center
0
Ini Respons BRI Terkait Instruksi Bank Beri Relaksasi Kredit bagi Pelaku UMKM

Cobisnis.com – Perlahan namun pasti, guyuran dana ratusan triliun rupiah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), khususnya bagi pelaku koperasi dan UMKM, mulai dirasakan manfaatnya. Tak sedikit, pelaku UMKM yang usahanya limbung terdampak Covid-19 mulai bangkit dan eksis kembali.

Lihat saja Sukma Nuralim, pedagang martabak keliling yang berlokasi di Bintaro, Jakarta Selatan. Pada 2018, pelaku usaha mikro dengan brand Martabak Galbes (Tegal-Brebes) memperoleh KUR Mikro dari Bank BNI sebesar Rp25 juta.

Usaha Sukma pun berkembang dengan pesat. Namun, pandemi virus Covid-19 membuat usaha Sukma mulai tersendat. Tak pelak, cicilan KUR yang tadinya sangat lancar menjadi tersendat. “Sebelum pandemi, omzet usaha saya perhari tak kurang dari Rp2 juta. Setelah pandemi tak bisa lebih dari Rp1 juta”, tukas Sukma dalam konferensi pers terkait update kinerja program PEN khusus Sektor KUMKM, di Jakarta, Kamis (16/7).

Untungnya, lanjut Sukma, lewat program PEN dengan skema restrukturisasi kredit, Bank BNI menawarkan tambahan permodalan (KUR Mikro) sebesar Rp25 juta tanpa jaminan.

Usaha Martabak Galbes pun kembali bangkit. “Dengan pembinaan dan pendampingan dari Bank BNI, usaha martabak saya mulai merambah ke pemasaran online melalui GoFood dan GrabFood”, ungkap Sukma.

Bahkan, ungkap Sukma, dirinya sudah tidak lagi berjualan keliling melainkan sudah memiliki tempat usaha. Dan kini sudah bisa memiliki tiga cabang atau titik jualan martabak. “Saya merasakan betul manfaat dari jualan martabak secara online”, tandas Sukma.

Selain Sukma, Tony Hidayat pun merasakan manfaat sentuhan program PEN bagi kelangsungan usahanya. Produsen dan pedagang ikan pindang (masak) di Pasar Parung, Kabupaten Bogor itu mengaku bahwa sejak pandemi Covid-19 omzet usahanya menurun drastis sekitar 50%.

“Biasanya, dari dua lapak milik saya, bisa menjual ikan pindang sebesar Rp12 juta perhari. Namun, saat pandemi menurun menjadi tak lebih dari Rp8 juta”, kata Tony.

Tony terbilang beruntung mendapat dukungan permodalan KUR Mikro dari Bank BNI sebesar Rp25 juta tanpa jaminan. Pasalnya, sebelumnya dia bukanlah debitur dari bank plat merah tersebut.

“Yang debitur KUR dari Bank BNI sebetulnya Pak Solihin, pedagang ikan yang levelnya ada di atas saya. Saya menjadi bagian kluster dari usaha Pak Solihin. Bank BNI mapping para usaha mikro yang ada di kluster bisnis Pak Solihin. Alhamdulillah, saya termasuk yang mendapat dukungan permodalan KUR dari Bank BNI”, papar Tony penuh syukur.

Capai Rp10,24 T

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha KemenkopUKM Eddy Satriya menjelaskan, realisasi belanja program PEN untuk sektor koperasi dan usaha mikro kecil menengah (KUMKM) hingga periode 16 Juli 2020 mencapai Rp10,24 triliun.

Realisasi ini meningkat menjadi 8,3% dari sebelumnya yang hanya 6,82% pada 9 Juli 2020. Total pagu anggaran program PEN untuk KUMKM mencapai Rp123,46 triliun.

Untuk realisasi penempatan dana pemerintah pada bank anggota Himbara pada periode tersebut sudah mencapai Rp9,98 triliun atau 12,67% dari total pagu Rp78,78 triliun. Sementara untuk penyaluran pembiayaan investasi yang disalurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM untuk koperasi sudah mencapai Rp247,9 miliar dari pagu yang ditetapkan Rp1 triliun.

“Penyaluran kredit modal kerja baru yang melalui LPDB atau BLU (Badan Layanan Umum) kami hingga 16 Juli 2020 naik 24,79% atau naik Rp8,3 miliar menjadi Rp247,9 miliar,” kata Eddy

Terkait dengan penempatan dana pemerintah pada anggota bank Himbara, Edi merinci bahwa hingga periode 16 Juli 2020 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) telah terdistribusikan sebesar Rp8,12 triliun.

Kemudian, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp1,03 triliun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp780 miliar dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) sebesar Rp34 miliar.

Penempatan dana ini diharapkan dapat ditingkatkan ekskalasi nilainya hingga tiga kali lipat. Sehingga, peran perbankan pada program PEN khususnya bagi sektor KUMKM bisa semakin banyak dirasakan manfaatnya.

“Tugas kami dari program PEN ini adalah memastikan program berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Maka kami buka hotline untuk masyarakat yang mau melaporkan atau yang mengadu apabila terdapat hambatan dalam mengakses stimulus pemerintah yang dilakukan melalui program ini,” tutur Edi.

Sementara itu, GM Divisi Bisnis Usaha Kecil Bank BNI Bambang Setyatmojo menjelaskan bahwa pihaknya aktif melakukan upaya pendampingan pada pelaku UMKM yang terdampak covid-19. “Hingga hari ini program restrukturisasi kredit yang dilakukannya sudah melebihi target”, kata Bambang.

Kini, lanjut Bambang, total restrukturisasi kredit bagi pelaku usaha mikro dan kecil senilai Rp18,5 triliun dari target Rp18 triliun. Jumlah pelaku usaha mikro dan kecil yang mendapatkan fasilitas relaksasi akibat Covid-19 mencapai lebih dari 100 ribu pelaku usaha.

“Angkanya sekitar 100 ribuan pelaku usaha yang kami lakukan stimulus dan proses restrukturisasi. Bahkan, stimulus ke UMKM sudah selesai dan bahkan melebihi target melebihi,” kata Bambang.

Terkait dengan pemanfaatan dana pemerintah yang ditempatkan di perseroan, Bambang meyakini pihaknya bisa meningkatkan atau meleverage dana tersebut hingga tiga kali lipat. Jatah yang diberikan kepada BNI melalui program penempatan dana pemerintah sebesar Rp5 triliun.

Oleh sebab itu, diharapkan dalam beberapa waktu ke depan bisa meningkat nilainya menjadi Rp15 triliun.

“Terkait optimalisasi dana PEN, kita akan naikkan hingga tiga kalinya, artinya menjadi Rp15 triliun. Nah dari total itu sekitar Rp12,5 triliun nanti akan kami arahkan khusus pada UMKM dan sisanya ke korporat yang memiliki tenaga kerja banyak namun terdampak covid-19,” pungkas Bambang

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download lava firmware
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: Cobisniscobisnis & bisnisUKMumkm

Related Posts

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

by Hidayat Taufik
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam Federasi Serikat Pengemudi Daring Indonesia (Speed) menggelar aksi di depan...

Zinedine Zidane memberikan pujian khusus kepada Michael Olise dan Rayan Cherki setelah tampil bersama Timnas Prancis di UEFA Nations League.

Zidane Sanjung Dua Bintang Timnas Prancis

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelatih Timnas Prancis, Zinedine Zidane, memberikan pujian khusus kepada dua pemainnya, Michael Olise dan Rayan Cherki, setelah...

Nilai transaksi fesyen di TikTok Shop tumbuh 70% pada Semester I 2026. Discovery commerce membuka peluang bagi brand fesyen lokal.

Transaksi Fesyen TikTok Shop Tumbuh 70%

by Rizki Meirino
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai transaksi produk fesyen di TikTok Shop by Tokopedia meningkat 70% pada Semester I 2026 dibandingkan periode...

Trump Diklaim Tawarkan Senjata AS kepada China

Yamal Sebut Takdir Tentukan Gelar Champions Barcelona

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lamine Yamal menegaskan ambisi Barcelona untuk memenangkan Liga Champions 2026/27 setelah klub tersebut terakhir kali mengangkat trofi...

Trump Diklaim Tawarkan Senjata AS kepada China

Pattinson Ungkap Sulitnya Perankan Bruce Wayne

by Desti Dwi Natasya
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Robert Pattinson mengungkap tantangan memerankan Bruce Wayne dalam versi Batman garapan Matt Reeves yang menurutnya memiliki gaya...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

Avengers: Endgame Encore Raup US$26 Juta di Box Office

September 28, 2026
Alexandr Wang Bawa Gebrakan AI, Nilai Pasar Meta Naik Rp4.191 Triliun

Alexandr Wang Bawa Gebrakan AI, Nilai Pasar Meta Naik Rp4.191 Triliun

September 28, 2026
Banjir Melanda 13 Desa di Aceh Tenggara, 203 Warga Terdampak

Banjir Melanda 13 Desa di Aceh Tenggara, 203 Warga Terdampak

September 28, 2026
Saham Dell Melonjak, Kekayaan Michael Dell Naik US$11 Miliar

Saham Dell Melonjak, Kekayaan Michael Dell Naik US$11 Miliar

September 28, 2026
Brendan Fraser dan Rachel Weisz kembali terlihat bersama di lokasi syuting The Mummy 4, menandai reuni mereka sebagai Rick O'Connell dan Evelyn Carnahan.

Brendan Fraser dan Rachel Weisz Reuni di Mummy 4

September 29, 2026
Gajah Sumatera Lisa melahirkan anak jantan di camp Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo. Anak gajah lahir sehat dengan berat 129 kg.

Gajah Lisa Lahirkan Anak Jantan di Tesso Nilo

September 29, 2026
Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

Ojol Kompak Tolak Jadi UMKM, Geruduk Gedung DPR

September 29, 2026
Kacang Kenari - pexels/Engin Akyurt

Ketahui Manfaat Makan Kacang Kenari untuk Kesehatan Otak

September 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved