• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, May 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dampak Virus Korona dari Sisi Permintaan, Konsumsi, Investasi, dan Produksi

Fathi by Fathi
March 2, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Dampak Virus Korona dari Sisi Permintaan, Konsumsi, Investasi, dan Produksi

Menkeu Sri Mulyani menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu Presiden Jokowi, di Halaman Istana Kepresidenan, DKI Jakarta, Senin 2 Maret 2020. (Foto: Humas/Ibrahim)

Cobisnis.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan, saat ini sedang memantau dampak Virus Korona terhadap perekonomian di Indonesia, baik di sisi permintaan, konsumsi, investasi, dan juga dari sisi produksinya, terkait adanya disruption yang terjadi di Wuhan, Hubei.

“Wuhan, Hubei, merupakan salah satu sumber produksi industri manufaktur yang cukup besar terhadap pasokan-pasokan yang lain sehingga kita mengantisipasi bahwa pengaruhnya ini akan mempengaruhi baik dari sisi permintaan maupun dari sisi supply,” tutur Menkeu menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Halaman Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 2 Maret 2020.

Menurut Menkeu, Pemerintah terus melakukan koordinasi dari sisi sektor keuangan seperti mingggu lalu, yang terjadi gejolak cukup tinggi di semua pasar-pasar modal, pasar keuangan, dan surat berharga negara.

“Kita berkoordinasi dengan Bank Indonesia, dengan OJK, dengan LPS untuk meneliti apakah dinamika itu adalah masih di dalam range yang sama dengan polanya dengan negara-negara lain,” ujar Menkeu.

Pemerintah, lanjut Menkeu, juga tidak akan melakukan over reaction, tapi mengamati sangat detail, teliti, dan menyiapkan semua langkah-langkah sehingga jangan sampai pergerakan market akan disalahgunakan oleh siapa saja untuk mengambil keuntungan sesaat.

“Namun, kita melihat mekanisme pasarnya akan tetap dijaga agar stabilitas atau dalam hal ini mekanisme penyesuaiannya berjalan se-smooth mungkin,” tuturnya.

Hal yang sama juga dilakukan, menurut Menkeu, oleh OJK dan BI entah itu di pasar saham, pasar surat berharga, maupun nilai tukar, yang masing-masing punya instrumen intervensi.

“Tujuannya adalah agar market itu bereaksi secara relatif lebih rasional terhadap kemungkinan dampak Virus Korona itu secara global,” jelas Menkeu.

Kalau sekarang melihat dari sisi proyeksi perekonomian seperti di RRT (Republik Rakyat Tiongkok), sambung Menkeu, production dari industri manufakturnya turun sangat dalam sampai di level 35 dan itu pasti akan diantisipasi pengaruhnya kepada sektor produksi.

“Sekarang kita lihat di sektor produksi bahan-bahan baku, entah itu dari sisi plastik, tekstil, alas kaki, kemudian steel atau baja, chemical, itu semuanya pengaruh dari RRT sangat besar. Karena mereka hampir 20-30% bahkan untuk industri tertentu bisa 50% bahan bakunya berasal dari RRT,” jelasnya.

Kalau RRT mengalami delay atau pengunduran atau penundaan produksi karena masalah Korona, menurut Menkeu, pasti akan mempengaruhi kepada Indonesia.

“Jadi, kita juga akan lihat langkah-langkah apa yang bisa kita lakukan untuk bisa mendukung percepatan import bahan baku yang sekarang ini mungkim sudah dalam posisi agak menipis di berbagai industri manufaktur,” sambung Menkeu.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua jajaran menteri untuk mempermudah impor bahan baku, contohnya seperti importir yang bereputasi tinggi (reputable importir) sekitar 500 itu.

“40% dari import kita itu mestinya dibebaskan untuk melakukan pengadaan bahan baku agar mereka tidak terhalang perizinan surat dan yang lain-lain. Pokoknya mereka import sehingga production-nya tetap bisa berjalan secara baik,” imbuh Menkeu.

Para pengusaha, lanjut Menkeu, meminta restitusinya dipercepat dan Pemerintah akan terus melakukan untuk perbaikan dan percepatan restitusi itu sehingga poin mengenai bahan baku itu bisa segera dilakukan.

“Kita masih akan berkoordinasi terus. Menteri Industri nanti akan bertemu dengan kami, dengan Menteri Perdagangan kita lihat peta dari industri manufaktur yang terkena dampak paling besar,” imbuhnya.

Kalau ke APBN seperti yang pernah dsampaikan, Menkeu menyampaikan kalau nanti pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi, harga minyak, dan nilai tukar yang sekarang ini bergerak.

“Jadi, kita di dalam posisi ini fokus kita adalah APBN menempatkan diri sebagai instrumen untuk menjaga agar stabilitas sektor keuangan dan daya tahan sektor, sektor ekonomi dan sektor keuangan kita itu tetap bisa terjaga,” urai Menkeu.

Pemerintah, menurut Menkeu, tidak sendirian, maka dari itu terus-menerus berkoordinasi dan bersinergi dengan Bank Indonesia, OJK, dan dari sektor riil bersama Menko Perekonomian.

Soal Anggaran, Menkeu menyampaikan bahwa Menteri Kesehatan (Menkes) telah melakukan langkah-langkah untuk pertama mengidentifikasi, mendeteksi, kemudian melakukan containment atau mencegah penyebarannya.

“Itu semuanya akan kita dengar dari Pak Menteri Keseh@tan. Anggaran yang dibutuhkan, anggaran yang mereka miliki, anggaran tambahan, nanti kita akan lihat. Jadi sampai hari ini akan menunggu dari Menteri Kesehatan,” sambung Menkeu.

Di akhir wawancara, Menkeu menegaskan kembali bahwa Pemerintah masih akan lihat terus, nanti kuartal satu akan terlihat di seluruh dunia terutama di RRT dan pengaruhnya ke dunia, kemudian pengaruhnya ke Indonesia sendiri yang dalam beberapa bulan ke depan pasti langsung ada datanya. (setkab.go.id)

Tags: Cobisniscobisnis & bisnissri mulyanivirus coronavirus korona

Related Posts

Umrah Makin Canggih, Saudi Hapus Dokumen Manual dan Ganti dengan Sistem Digital Penuh

Umrah Makin Canggih, Saudi Hapus Dokumen Manual dan Ganti dengan Sistem Digital Penuh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Arab Saudi resmi menerapkan sistem kontrak digital untuk seluruh proses kerja sama layanan umrah internasional menjelang musim...

Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

Jakarta Marketing Week 2026 Resmi Ditutup, ANTAM Tegaskan Komitmen Emas Nasional di Panggung Kota Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jakarta Marketing Week 2026 atau JAKMW 2026 resmi ditutup di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, Minggu, 10...

Biaya Hidup Mahasiswa di Jepang 2026 Tembus Rp17 Juta per Bulan di Kota Besar

Biaya Hidup Mahasiswa di Jepang 2026 Tembus Rp17 Juta per Bulan di Kota Besar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kuliah di Jepang masih jadi incaran banyak mahasiswa Indonesia, tapi biaya hidupnya perlu diperhitungkan matang sebelum berangkat....

Dolar AS Tembus Rp17.500, Sejumlah Bank Sudah Jual di Angka Rp17.600

Dolar AS Tembus Rp17.500, Sejumlah Bank Sudah Jual di Angka Rp17.600

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah kembali menguat dan menembus level Rp17.500. Sejumlah bank besar di...

Baru Satu BBM yang Boleh Dijual, Shell Masih Nunggu Lampu Hijau Pemerintah

Shell V-Power Diesel Kembali Hadir, Jadi BBM Diesel Termahal di Pasaran Saat Ini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Shell V-Power Diesel resmi kembali dijual di SPBU Jakarta mulai Selasa (12/5/2026). Harganya dipatok Rp30.890 per liter....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
TikTok Shop Dorong Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara Lewat #LokalMenduni

TikTok Shop Dorong Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara Lewat #LokalMenduni

May 11, 2026
Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

May 6, 2026
Dua Lipa Gugat Samsung Rp245 Miliar Terkait Penggunaan Foto Tanpa Izin

Dua Lipa Gugat Samsung Rp245 Miliar Terkait Penggunaan Foto Tanpa Izin

May 11, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Hilmar Farid Soroti “Gap Pengetahuan” di Sidang Nadiem Makarim

Kemenko PM Luncurkan Perintis Berdaya Connect untuk Percepat UMKM Naik Kelas

May 12, 2026
Hilmar Farid Soroti “Gap Pengetahuan” di Sidang Nadiem Makarim

Prudential Syariah Catat Pertumbuhan Double Digit Sepanjang 2025

May 12, 2026
Umrah Makin Canggih, Saudi Hapus Dokumen Manual dan Ganti dengan Sistem Digital Penuh

Umrah Makin Canggih, Saudi Hapus Dokumen Manual dan Ganti dengan Sistem Digital Penuh

May 12, 2026
Hilmar Farid Soroti “Gap Pengetahuan” di Sidang Nadiem Makarim

Hilmar Farid Soroti “Gap Pengetahuan” di Sidang Nadiem Makarim

May 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved