• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, November 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dampak Virus Korona dari Sisi Permintaan, Konsumsi, Investasi, dan Produksi

Fathi by Fathi
March 2, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Dampak Virus Korona dari Sisi Permintaan, Konsumsi, Investasi, dan Produksi

Menkeu Sri Mulyani menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu Presiden Jokowi, di Halaman Istana Kepresidenan, DKI Jakarta, Senin 2 Maret 2020. (Foto: Humas/Ibrahim)

Cobisnis.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan, saat ini sedang memantau dampak Virus Korona terhadap perekonomian di Indonesia, baik di sisi permintaan, konsumsi, investasi, dan juga dari sisi produksinya, terkait adanya disruption yang terjadi di Wuhan, Hubei.

“Wuhan, Hubei, merupakan salah satu sumber produksi industri manufaktur yang cukup besar terhadap pasokan-pasokan yang lain sehingga kita mengantisipasi bahwa pengaruhnya ini akan mempengaruhi baik dari sisi permintaan maupun dari sisi supply,” tutur Menkeu menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Halaman Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 2 Maret 2020.

Menurut Menkeu, Pemerintah terus melakukan koordinasi dari sisi sektor keuangan seperti mingggu lalu, yang terjadi gejolak cukup tinggi di semua pasar-pasar modal, pasar keuangan, dan surat berharga negara.

“Kita berkoordinasi dengan Bank Indonesia, dengan OJK, dengan LPS untuk meneliti apakah dinamika itu adalah masih di dalam range yang sama dengan polanya dengan negara-negara lain,” ujar Menkeu.

Pemerintah, lanjut Menkeu, juga tidak akan melakukan over reaction, tapi mengamati sangat detail, teliti, dan menyiapkan semua langkah-langkah sehingga jangan sampai pergerakan market akan disalahgunakan oleh siapa saja untuk mengambil keuntungan sesaat.

“Namun, kita melihat mekanisme pasarnya akan tetap dijaga agar stabilitas atau dalam hal ini mekanisme penyesuaiannya berjalan se-smooth mungkin,” tuturnya.

Hal yang sama juga dilakukan, menurut Menkeu, oleh OJK dan BI entah itu di pasar saham, pasar surat berharga, maupun nilai tukar, yang masing-masing punya instrumen intervensi.

“Tujuannya adalah agar market itu bereaksi secara relatif lebih rasional terhadap kemungkinan dampak Virus Korona itu secara global,” jelas Menkeu.

Kalau sekarang melihat dari sisi proyeksi perekonomian seperti di RRT (Republik Rakyat Tiongkok), sambung Menkeu, production dari industri manufakturnya turun sangat dalam sampai di level 35 dan itu pasti akan diantisipasi pengaruhnya kepada sektor produksi.

“Sekarang kita lihat di sektor produksi bahan-bahan baku, entah itu dari sisi plastik, tekstil, alas kaki, kemudian steel atau baja, chemical, itu semuanya pengaruh dari RRT sangat besar. Karena mereka hampir 20-30% bahkan untuk industri tertentu bisa 50% bahan bakunya berasal dari RRT,” jelasnya.

Kalau RRT mengalami delay atau pengunduran atau penundaan produksi karena masalah Korona, menurut Menkeu, pasti akan mempengaruhi kepada Indonesia.

“Jadi, kita juga akan lihat langkah-langkah apa yang bisa kita lakukan untuk bisa mendukung percepatan import bahan baku yang sekarang ini mungkim sudah dalam posisi agak menipis di berbagai industri manufaktur,” sambung Menkeu.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua jajaran menteri untuk mempermudah impor bahan baku, contohnya seperti importir yang bereputasi tinggi (reputable importir) sekitar 500 itu.

“40% dari import kita itu mestinya dibebaskan untuk melakukan pengadaan bahan baku agar mereka tidak terhalang perizinan surat dan yang lain-lain. Pokoknya mereka import sehingga production-nya tetap bisa berjalan secara baik,” imbuh Menkeu.

Para pengusaha, lanjut Menkeu, meminta restitusinya dipercepat dan Pemerintah akan terus melakukan untuk perbaikan dan percepatan restitusi itu sehingga poin mengenai bahan baku itu bisa segera dilakukan.

“Kita masih akan berkoordinasi terus. Menteri Industri nanti akan bertemu dengan kami, dengan Menteri Perdagangan kita lihat peta dari industri manufaktur yang terkena dampak paling besar,” imbuhnya.

Kalau ke APBN seperti yang pernah dsampaikan, Menkeu menyampaikan kalau nanti pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi, harga minyak, dan nilai tukar yang sekarang ini bergerak.

“Jadi, kita di dalam posisi ini fokus kita adalah APBN menempatkan diri sebagai instrumen untuk menjaga agar stabilitas sektor keuangan dan daya tahan sektor, sektor ekonomi dan sektor keuangan kita itu tetap bisa terjaga,” urai Menkeu.

Pemerintah, menurut Menkeu, tidak sendirian, maka dari itu terus-menerus berkoordinasi dan bersinergi dengan Bank Indonesia, OJK, dan dari sektor riil bersama Menko Perekonomian.

Soal Anggaran, Menkeu menyampaikan bahwa Menteri Kesehatan (Menkes) telah melakukan langkah-langkah untuk pertama mengidentifikasi, mendeteksi, kemudian melakukan containment atau mencegah penyebarannya.

“Itu semuanya akan kita dengar dari Pak Menteri Keseh@tan. Anggaran yang dibutuhkan, anggaran yang mereka miliki, anggaran tambahan, nanti kita akan lihat. Jadi sampai hari ini akan menunggu dari Menteri Kesehatan,” sambung Menkeu.

Di akhir wawancara, Menkeu menegaskan kembali bahwa Pemerintah masih akan lihat terus, nanti kuartal satu akan terlihat di seluruh dunia terutama di RRT dan pengaruhnya ke dunia, kemudian pengaruhnya ke Indonesia sendiri yang dalam beberapa bulan ke depan pasti langsung ada datanya. (setkab.go.id)

Tags: Cobisniscobisnis & bisnissri mulyanivirus coronavirus korona

Related Posts

Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

Hana Bank Tawarkan Tiket Gratis ke Korea Selatan lewat Program Tabungan

by Rizki Meirino
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menjalin kerja sama strategis dengan Trinity Airways, sebelumnya T’way Air, untuk...

DIDIMAX Perkuat Literasi Trading Nasional Melalui Academy, Webinar, Seminar, dan Live Trading

DIDIMAX Perkuat Literasi Trading Nasional Melalui Academy, Webinar, Seminar, dan Live Trading

by Rizki Meirino
November 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – DIDIMAX terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi perdagangan berjangka di Indonesia melalui pengembangan program edukasi Didimax Academy, webinar,...

Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.

Samsung Siapkan Kembali Kamera Bawah Layar di HP Lipat

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan teknologi untuk ponsel lipat bergaya buku (book-style). Perusahaan asal Korea Selatan tersebut...

Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas potensi serangan baru ke Iran. Pentagon disebut telah memetakan target, sementara Teheran menyiapkan respons.

Trump dan Netanyahu Bahas Opsi Serangan Baru ke Iran

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah berbicara melalui sambungan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin...

Tiongkok menyiapkan misi pendaratan berawak di Bulan dengan skema dua peluncuran yang melibatkan Long March-10, Mengzhou, dan Lanyue.

Tiongkok Siapkan Misi Pendaratan Astronaut di Bulan

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tiongkok mengungkapkan skema pelaksanaan misi pendaratan berawak di Bulan dengan menerapkan arsitektur "dua peluncuran, pertemuan di orbit...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
QRIS Bakal Kena Pajak atau Tidak? Begini Penjelasan Airlangga

QRIS Bakal Kena Pajak atau Tidak? Begini Penjelasan Airlangga

November 3, 2026
Valbury

Valbury Raup 138 Ribu Nasabah Baru, Perluas Ekosistem Investasi Berbasis Digital

November 3, 2026
Siapa Paling Kaya di RI? Bos Djarum Punya Harta Rp222 Triliun

Siapa Paling Kaya di RI? Bos Djarum Punya Harta Rp222 Triliun

November 3, 2026
Propam Periksa Eks Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes

Propam Periksa Eks Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes

November 3, 2026
HP Tiba-tiba Lemot dan Ada Aktivitas Asing? Ini Tanda Penyadapan

HP Tiba-tiba Lemot dan Ada Aktivitas Asing? Ini Tanda Penyadapan

November 4, 2026
Isu Konflik Pemain MU Mencuat, Michael Carrick Beri Klarifikasi

Isu Konflik Pemain MU Mencuat, Michael Carrick Beri Klarifikasi

November 4, 2026
Belum Tahu Terdaftar KJP atau Tidak? Begini Cara Mengeceknya

Belum Tahu Terdaftar KJP atau Tidak? Begini Cara Mengeceknya

November 4, 2026
Mitra Dapur MBG Siap-Siap, BGN Batasi Biaya Operasional Rp3.000 per Penerima

Mitra Dapur MBG Siap-Siap, BGN Batasi Biaya Operasional Rp3.000 per Penerima

November 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved