• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Ciptakan Ekosistem Daur Ulang Mulai dari Pilah dan Kelola Sampah untuk Ekonomi Sirkular

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
June 15, 2023
in Industri
0
Ciptakan Ekosistem Daur Ulang Mulai dari Pilah dan Kelola Sampah untuk Ekonomi Sirkular

Bekasi, Cobisnis.com– Pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat,
produksi sampah terus meningkat secara signifikan, di mana menurut Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan rata-rata satu orang penduduk Indonesia menyumbang sampah sebanyak 0.7kg per hari dan di antaranya berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Melansir data dari Sustainable Waste Indonesia (SWI), baru 7% dari 65 juta ton sampah di Indonesia berhasil didaur ulang dan 69% berakhir di TPA. Saat ini, TPA di Indonesia mulai kewalahan dalam mengelola sampah-sampah yang masuk, dilihat dari perbandingan jenis
sampah organik dan non-organik yang masuk ke TPA dinilai tidak seimbang sehingga sampah malah menumpuk dan menggunung. Hal ini terjadi karena banyak sampah yang
masuk ke TPA tidak terlebih dahulu dikurangi melalui proses daur ulang.

Sudah banyak upaya yang dilakukan oleh berbagai institusi dalam rangka mengurangi sampah berakhir ke TPA, mulai dari institusi edukasi dan sosialisasi hingga institusi pelaku
daur ulang. Program advokasi, edukasi, dan sosialisasi daur ulang sampah plastik Yok Yok
Ayok Daur Ulang! (YYADU!) menjadi salah satu yang telah hadir sejak tahun 2019 untuk
berkolaborasi dengan berbagai pihak dan menggencarkan kegiatan edukasi dan sosialisasi
daur ulang sampah plastik.

“Pada mulanya, program ini (YYADU!) terbentuk karena banyaknya anggapan masyarakat
bahwa produk yang ramah lingkungan adalah produk yang dapat terurai secara alami, di
mana pada faktanya dalam menentukan suatu produk itu ramah lingkungan perlu ditinjau
secara menyeluruh dari awal diproduksi hingga siklus daur ulangnya. Di samping itu,
pengelolaan sampah yang masih mengandalkan TPA tanpa memproses sampah terlebih
dahulu juga menjadi perhatian kami,” pungkas Hanggara Sukandar, Director of
Environment & Sustainability Affairs Responsible Care® Indonesia.

Sesuai dengan terbentuknya, Program YYADU! mengedepankan kolaborasi dalam proses
edukasi dan sosialisasi. Pada kesempatan kali ini Program YYADU! berkolaborasi dengan
Kita Olah Indonesia, sebuah institusi dengan spesialis pengelolaan dan daur ulang sampah
yang berlokasi di Kota Bekasi. Beroperasi sejak tahun 2021, Kita Olah Indonesia telah turut
ambil andil dalam memproses sampah yang beredar di masyarakat.

“Sejak terbentuknya, kami telah berupaya untuk memproses kurang lebih 900 ton sampah
non-organik dalam satu tahun dan 3 ton per harinya, khususnya sampah plastik dalam
berbagai jenis mulai dari high value plastic waste seperti HDPE, LDPE, PET, dan PS di
mana plastik-plastik tersebut sudah sepenuhnya dapat didaur ulang hingga low value plastic
waste yang dianggap residu seperti multilayer,” ungkap Muhamad Andriansyah, Founder
& CEO Kita Olah Indonesia.

Kita Olah Indonesia telah mendaur ulang sampah plastik mulai dari limbah plastik bernilai
tinggi seperti botol-botol bekas sampo, galon air mineral, jerigen, hingga tutupnya. Proses
yang umum dilakukan oleh Kita Olah seperti memisahkan sampah plastik berdasarkan
jenisnya, hingga berdasarkan warnanya. Setelah dipilah, sampah plastik akan dicacah
hingga menjadi serpihan melalui mesin pencacah untuk kemudian dilebur dan didinginkan
untuk kembali menjadi bahan dasar biji plastik atau plastic pallet. “Dalam prosesnya tentu tidak seindah yang dibayangkan.

Banyak sampah yang kami terima
masih kotor, terutama sampah botol yang masih beserta isinya seperti botol-botol minuman
dalam kemasan. Sehingga proses awal adalah untuk membersihkannya terlebih dahulu
sebelum dipisahkan berdasarkan warnanya,” jelas Andre. Kesadaran masyarakat untuk membersihkan dan memilah sampahnya sebelum diangkut ke tempat pemrosesan perlu terus ditingkatkan.

Hal ini diharapkan dapat melengkapi
tahapan-tahapan kegiatan daur ulang dan mengurangi sampah yang berakhir di TPA.
“Setelah didaur ulang menjadi bahan dasar, plastic pallet ini dapat dimanfaatkan oleh
produsen industri rumahan untuk kembali dicetak dan dibentuk menjadi produk yang baru.
Bahan dasar daur ulang yang kami hasilkan ini telah dimanfaatkan untuk dijadikan produk
rumah tangga seperti salah satunya lakop sapu,” ujar Andre.

Edukasi dan sosialisasi daur ulang sampah plastik perlu terus-menerus dilakukan untuk
menumbuhkan kesadaran tiap lapisan masyarakat dalam menjalankan perannya
masing-masing. “Kegiatan daur ulang sampah tidak dapat hanya dilakukan oleh satu pihak saja, namun perlu kolaborasi pentahelix yang melibatkan berbagai pihak mulai dari masyarakat, akademisi, pemerintah, pelaku bisnis, hingga media. Dengan demikian, percepatan kegiatan daur ulang
dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya ekonomi sirkular yang dapat dirasakan oleh
semua pihak,” tutup Hanggara.

Tags: cobisnis.comsampah daur ulang

Related Posts

Resmi Cair! THR ASN, TNI/Polri Mulai Dibagikan, Totalnya Rp55 Triliun

Resmi Cair! THR ASN, TNI/Polri Mulai Dibagikan, Totalnya Rp55 Triliun

by Hidayat Taufik
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mulai merealisasikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada aparatur sipil negara (ASN) sejak 26 Februari 2026....

Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

by Dwi Natasya
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – CrowdStrike merilis 2026 Global Threat Report yang mengungkap lonjakan signifikan serangan siber berbasis kecerdasan buatan (AI). Laporan...

KAI Logistik

KAI Logistik Targetkan Raup Pendapatan Rp 2,47 Triliun di 2026

by Iwan Supriyatna
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - KAI Logistik menetapkan tahun 2026 sebagai fase akselerasi transformasi bisnis dengan target pertumbuhan kinerja yang signifikan, baik...

Permohonan Larangan Merokok Saat Berkendara Ditolak MK

Permohonan Larangan Merokok Saat Berkendara Ditolak MK

by Hidayat Taufik
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk tidak menerima dua permohonan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009...

6 Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Cocok untuk Melepas Penat di Akhir Pekan

Panduan Bayar Zakat Fitrah dan Besarannya Tahun 2026

by Desti Dwi Natasya
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang ditunaikan pada bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Usai Khamenei Tewas, Bendera Merah Berkibar di Qom, Simbol Apa?

Deretan Anak Try Sutrisno, dari Jenderal TNI hingga Perwira Tinggi Polri

March 2, 2026
Prudential Syariah, Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026, Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards,

Prudential Syariah, Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026, Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards,

February 28, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Resmi Cair! THR ASN, TNI/Polri Mulai Dibagikan, Totalnya Rp55 Triliun

Resmi Cair! THR ASN, TNI/Polri Mulai Dibagikan, Totalnya Rp55 Triliun

March 3, 2026
Dampak Perang, Travel Umrah Tunda Pemberangkatan

Dampak Perang, Travel Umrah Tunda Pemberangkatan

March 3, 2026
Konflik Timur Tengah Guncang Ekonomi Dunia, Brent Tembus US$ 82

Konflik Timur Tengah Guncang Ekonomi Dunia, Brent Tembus US$ 82

March 3, 2026
Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

March 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved