• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Startup Center

Cerita UMKM Bali: Terpuruk Karena Pandemi, Bangkit Berkat ‘Go Digital’

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
July 29, 2022
in Startup Center
0
Cerita UMKM Bali: Terpuruk Karena Pandemi, Bangkit Berkat ‘Go Digital’

JAKARTA, Cobisnis.com Pandemi COVID-19 membuat banyak pelaku bisnis lokal mulai beradaptasi dan mencari jalan untuk terus mengembangkan bisnisnya. Salah satunya di Bali, banyak pelaku bisnis lokal memanfaatkan platform digital untuk menjangkau lebih banyak pembeli.

Selain industri pariwisata dan perhotelan, berbagai usaha di Bali juga tak luput dari imbas pandemi COVID-19, termasuk restoran, toko oleh-oleh serta berbagai usaha lainnya seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Banyak dari mereka yang terpaksa menutup usahanya dan bahkan gulung tikar  selama pandemi akibat terbatasnya kemampuan mereka dalam menutupi biaya operasional.

Untuk mengantisipasi kerugian yang dihadapi, banyak dari mereka yang mulai beradaptasi dan mencari jalan untuk terus mengembangkan bisnisnya di tengah pandemi. Misalnya dengan memanfaatkan platform digital guna menjangkau lebih banyak pembeli. 

Hasil survei yang dilakukan oleh United Nation Development Programme (UNDP) dan Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia menyebutkan bahwa, sekitar 44 persen UMKM yang disurvei, telah bergabung dan berjualan di platform e-commerce selama pandemi. 

Riset lainnya yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) pada 2020 turut mencatat tiga provinsi dengan peningkatan jumlah pelaku usaha tertinggi di salah satu platform e-commerce, Tokopedia, selama pandemi yaitu Bali (66,2 persen), Yogyakarta (42,2 persen) dan DKI Jakarta (28,3 persen).

Dua contoh UMKM Bali yang berhasil bangkit dari keterpurukan adalah IniTempe dan Grande Granola.

  • IniTempe

Pemilik IniTempe, Beni Santoso, baru mulai mengenal dan memanfaatkan platform digital saat pandemi tahun 2020, setelah sebelumnya sejak berdiri tahun 2016 hanya menjual produk tempenya secara offline ke berbagai restoran di Bali. 

Namun, pandemi COVID-19 membuat banyak restoran di Bali tutup dan memaksa Beni untuk mencari solusi agar bisnisnya tetap berjalan. Ditambah lagi, mayoritas pembeli IniTempe merupakan warga asing yang jumlahnya terus menurun sejak pandemi. 

Setelah beralih ke online, dengan perjuangan dari nol mempelajari teknologi, IniTempe pun mulai menyasar pasar lokal dengan memasarkan produknya ke luar pulau Bali melalui e-commerce. 

“Kita tidak akan bisa menang di kandang sendiri. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk jualan online. Berkat go digital saya malah bisa ekspansi bisnis ke kota dan pulau lain. Walaupun di tengah pandemi, IniTempe tidak melakukan PHK. Wisatawan lokal pun jadi tau soal IniTempe, ” jelas Beni. 

Kini, produk IniTempe yang dipasarkan pun menjadi sangat beragam. Yang tadinya hanya menjual tempe segar, sekarang IniTempe mulai menawarkan berbagai jenis produk olahan berbahan dasar tempe seperti cokelat tempe, keripik tempe, dan lainnya.

Selain menjual berbagai produk olahan tempe, IniTempe juga membuka masterclass, yakni kelas bagi orang-orang yang tertarik untuk belajar mengenai proses pembuatan tempe. Kelas ini pun terbuka bagi masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, bahkan dari India hingga Cina.

Dalam proses produksinya, IniTempe pun tetap fokus untuk ‘go local’. “Kami menggunakan kedelai yang berasal dari petani lokal serta turut memberdayakan perempuan lokal. Harapannya tidak hanya memberikan dampak bagi keberlangsungan bisnis kami sendiri tetapi juga agar berdampak terhadap masyarakat sekitar serta perekonomian daerah,” ujar Beni. 

Saat diwawancara, Beni mengungkapkan alasannya memilih berjualan di e-commerce. “Saya memilih salah satu e-commerce lokal, Tokopedia, karena target market yang tepat dan sesuai. Banyak juga pembeli yang memilih belanja melalui e-commerce karena lebih secure,” ujar Beni. 

Melihat manfaat yang dirasakannya, Beni pun berharap lebih banyak lagi UMKM lokal yang memanfaatkan platform digital atau pun e-commerce untuk berjualan.

  • Grande Granola

Produk asal Bali, Grande Granola, fokus memproduksi sereal berbahan dasar granola yang menggunakan gandum bersertifikasi organik dan tanpa bahan pengawet. Luciana Dewi, pemilik Grande Granola, turut menceritakan perjuangannya dalam mengembangkan bisnis di tengah pandemi. 

Sama halnya dengan IniTempe, awalnya Grande Granola mengandalkan pemasukan dari turis lokal maupun turis asing. Namun, sejak pandemi jumlah turis di Bali menurun cukup signifikan. Hal ini turut berdampak terhadap bisnis Grande Granola. Luciana mengatakan, “70% penghasilan sebelum pandemi berasal dari turis asing dan turis lokal. Setelah pandemi, omzet kami jatuh hingga 40%.”

Akhirnya, Luciana pun mencari strategi baru demi bangkit dari keterpurukan meskipun penjualannya terus menurun. Salah satunya dengan mengembangkan bisnisnya secara online melalui platform digital. 

Luciana menjelaskan “Sejak ‘go digital’, Grande Granola juga mulai dikenal dan jumlah pembeli pun terus meningkat. Pendapatan kami di masa pandemi 80% berasal dari salah satu platform e-commerce asal Indonesia yaitu Tokopedia. ”

Berawal dari omzet yang tidak seberapa saat baru memanfaatkan platform e-commerce, omzet bulanan Grande Granola yang berasal dari Tokopedia saat ini telah mencapai puluhan juta.

“Kami tidak menyerah walaupun dihadapi dengan pandemi. Waktu luang yang dimiliki, kami gunakan untuk memikirkan strategi bisnis dan secara aktif mengembangkan bisnis secara online. Nyatanya, dengan adanya pandemi kami menjadi tau potensi yang dimiliki dengan ‘go digital’, ucapnya.

Dalam mengembangkan bisnisnya, Luciana juga tidak lupa memberdayakan masyarakat sekitar dan berbagi kepada yang membutuhkan. Saat ini, Grande Granola telah memberdayakan perempuan lokal di Bali dalam operasinya serta melakukan kegiatan-kegiatan sosial seperti berdonasi untuk membiayai sekolah anak-anak yang membutuhkan.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisgojekTokopediaumkmUMKM Go Digital

Related Posts

Ekonom Apollo Global Management Torsten Slok menilai AI belum memberikan keuntungan finansial signifikan bagi mayoritas perusahaan besar di luar sektor teknologi.

Ekonom Sebut AI Belum Untungkan Perusahaan Nonteknologi

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Investasi besar-besaran dan meluasnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di dunia usaha dinilai belum memberikan...

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

by Rizki Meirino
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – AXIS Nation Cup 2026 menetapkan 16 tim finalis yang akan memperebutkan gelar juara nasional dalam babak Grand Final...

AIGNER Resmi Luncurkan Koleksi Jam Tangan Terbaru di Indonesia

AIGNER Resmi Luncurkan Koleksi Jam Tangan Terbaru di Indonesia

by Rizki Meirino
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – AIGNER resmi meluncurkan koleksi jam tangan terbarunya di Indonesia pada 26 Oktober 2026 melalui kerja sama dengan...

iPhone Duo yang mengalami rusak pada layar.

Layar iPhone Duo Rusak Setelah Dipakai Beberapa Jam

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah pengguna iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple, melaporkan kerusakan pada layar bagian dalam perangkat mereka. Masalah...

Trofi Premier League

Hasil Premier League: MU Terpuruk, Arsenal Dekati City

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pekan kedelapan Premier League 2026/2027 menghadirkan sejumlah hasil mengejutkan pada Sabtu hingga Minggu (24–25 Oktober 2026). Manchester...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Eropa Memanas, Enam Negara Diguncang Gelombang Demonstrasi

Eropa Memanas, Enam Negara Diguncang Gelombang Demonstrasi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
Ekonom Apollo Global Management Torsten Slok menilai AI belum memberikan keuntungan finansial signifikan bagi mayoritas perusahaan besar di luar sektor teknologi.

Ekonom Sebut AI Belum Untungkan Perusahaan Nonteknologi

October 26, 2026
Gerindra-PDIP Makin Dekat, Arah Politik Jokowi Dipertanyakan

Gerindra-PDIP Makin Dekat, Arah Politik Jokowi Dipertanyakan

October 26, 2026
BYD dan Worcas Bersengketa, Merek Denza Jadi Rebutan

BYD dan Worcas Bersengketa, Merek Denza Jadi Rebutan

October 26, 2026
Lahan Sawit Diduga Jadi Area Tambang, Bahlil Turun Tangan

Lahan Sawit Diduga Jadi Area Tambang, Bahlil Turun Tangan

October 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved