• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, January 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Camat dan Kades Larang Lansia Pakai Rakit, Kementerian PPPA: Ini Kekerasan Berbasis Gender Kepada Kaum Lemah

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
February 3, 2021
in Humaniora
0
Soal Lansia Terlantar Gara-gara Rakit, Dewan Lebong: Camat Wajib Dicopot!

Cobisnis.com – Insiden penelantaran dua wanita lansia oleh oknum Camat dan Kades di Bengkulu, mendapat sorotan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI. Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPPA RI, Vennetia Ryckerens Dannes, mengatakan, pihaknya akan melindungi perempuan rentan, seperti lansia, dan penyandang disabilitas.

“Kami sangat menyesalkan kejadian yang terjadi di Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Sebagai orang nomor satu di sana, Camat Rimbo Pegadang dan Kades Teluk Dien yang masih bersaudara, harusnya memberi contoh,” ungkap Vennetia dalam keterangan persnya, Selasa (2 Februari 2021).

Menurut profesor Vennetia, Camat dan Kades telah menyalahgunakan kekuasaannya untuk menindas kaum lemah. Peraih gelar master bidang Kinesiologi Fisiologi dari Universitas Simon Fraser, Kanada itu menilai, tindakan Camat dan Kades termasuk kekerasan terhadap lawan jenis dan tingkat usia.

“Kasus ini merupakan kekerasan berbasis gender yang terjadi di ruang publik. Kekerasan karena ada relasi kuasa antara pelaku, yaitu Camat dan Kades sebagai penguasa wilayah tersebut, kepada kaum lemah, yaitu dua orang ibu ibu lansia,” urai Guru Besar Fakultas Kedokteran Unsrat Manado tersebut.

Dalam budaya Indonesia, terang Vennetia, menekankan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai luhur. Gotong royong, saling tolong menolong, membantu orang dalam kesusahan, dan saling menghormati. Khususnya, terhadap kelompok lansia.

“Insiden ini, tidak seharusnya terjadi. Dimana-mana pasti ada budaya kearifan lokal. Kepada orang tua kita ada rasa sayang. Semua lansia adalah orang tua kita,” papar Vennetia.

Profesor kelahiran Manado tersebut juga mempertanyakan sikap Camat dan Kades melarang penggunaan rakit. Dirinya tidak habis pikir mengapa Camat dan Kades bisa setega itu menelantarkan keduanya hingga ketinggalan waktu ibadahnya.

“Apakah dua lansia itu harus membayar? Apakah karena takut nenek-nenek ini jatuh atau tenggelam? Kalau seperti itu, namanya rasa sayang yang salah. Kalau memang khawatir seperti itu, seharusnya dibantu, seberangkan,” imbaunya.

Lansia, kata Vennetia, perlu diberikan ruang begerak yang sama dengan kalangan muda lainnya. Karena, lansia berpengaruh besar dalam pembentukan generasi penerus bangsa. Untuk itu, pembatasan terhadap lansia tidak dapat dibenarkan.

“Kita tidak boleh melarang lansia beraktifitas. Selagi dia mampu, kita harus buka ruang untuk mereka. Potensi sumber daya mereka juga merupakan aset pembangunan. Mereka kaya pengalaman, pengetahuan, sampai menjadikan anak-anaknya sukses. Itu bukanlah hal mudah. Sayangi, hormati, dan berdayakan mereka sesuai potensi dan kemampuannya,” pesan Vennetia.

Vennetia mengatakan, salah satu program di KPPPA adalah “Gerakan Sayang Lansia” dengan moto “Semua Lansia adalah Orang Tua Kita.” Program tersebut, tegasnya, perlu disosialisasikan lebih luas, agar dapat menjangkau hingga ke pelosok negeri. Pihaknya juga akan mengajak Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi(PDTT).

“Kami mohon, rekan-rekan media sebagai ujung tombak dapat mensosialisasikannya. Kami akan bekerjasama dengan Kementeruan PDTT untuk mengintegrasikan program ini ke dalam Desa Tangguh Ramah Lansia,” demikian Vennetia.

Untuk diketahui, sebelumnya dua wanita lansia, Rosni (70), Sumiaty (65), dan keluarganya terdampar selama berjam-jam di tepi sungai Ketaun, Talang Ratu, Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, Bengkulu, Kamis (28/1) siang.

Mereka dilarang menyeberang menggunakan rakit oleh oknum Kades Teluk Dien, Jon Kenedi, yang mengklaim sebagai pemilik rakit. Tindakan Kades tersebut juga didukung kakak kandungnya selaku Camat Rimbo Pengadang, Lasmudin yang berada di lokasi kejadian.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy free download
download coolpad firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course

Related Posts

Reruntuhan Pesawat ATR-400 yang Sempat Hilang Kontak Ditemukan di Puncak Bulusaraung

Reruntuhan Pesawat ATR-400 yang Sempat Hilang Kontak Ditemukan di Puncak Bulusaraung

by Hidayat Taufik
January 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan reruntuhan pesawat ATR-400 rute Yogyakarta–Makassar yang sempat dilaporkan hilang kontak di wilayah...

Kerusuhan Penjara Guatemala: Puluhan Sipir Disandera, Pemerintah Tolak Bernegosiasi

Kerusuhan Penjara Guatemala: Puluhan Sipir Disandera, Pemerintah Tolak Bernegosiasi

by Hidayat Taufik
January 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kerusuhan besar terjadi di tiga lembaga pemasyarakatan di Guatemala setelah para narapidana mengambil alih sejumlah fasilitas penjara...

BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Jabodetabek Senin Besok

BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Jabodetabek Senin Besok

by Hidayat Taufik
January 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisniss.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berpotensi diguyur...

Pemimpin Tertinggi Iran Akui Ribuan Orang Tewas Dalam Aksi Protes, Salahkan Trump

Pemimpin Tertinggi Iran Akui Ribuan Orang Tewas Dalam Aksi Protes, Salahkan Trump

by Zahra Zahwa
January 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu mengakui bahwa ribuan warga Iran tewas selama lebih dari...

Mengapa Pindah Dari AS Ke Eropa Mengubah Cara Pandang Hidup Orang Amerika Ini

Mengapa Pindah Dari AS Ke Eropa Mengubah Cara Pandang Hidup Orang Amerika Ini

by Zahra Zahwa
January 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam rangkuman berita perjalanan pekan ini, kami mengulas bagaimana maskapai memastikan pilot mereka bebas alkohol, apa yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gerakan Rakyat Resmi Berubah Menjadi Partai Politik Lewat Voting Nasional

Gerakan Rakyat Resmi Berubah Menjadi Partai Politik Lewat Voting Nasional

January 18, 2026
Ribuan Demonstran Diamankan, Aksi Protes di Iran Berangsur Mereda

BTS Umumkan Album Studio Terbaru “ARIRANG”, Rilis Maret 2026

January 18, 2026
PP GPA Nilai Pemberantasan Judi Online Komdigi Belum Efektif, Kinerja Menkomdigi Disorot

PP GPA Nilai Pemberantasan Judi Online Komdigi Belum Efektif, Kinerja Menkomdigi Disorot

January 18, 2026
BPK Temukan Penyimpangan Biaya Perjalanan Dinas di Kementerian dan Lembaga

Ada 138 Temuan, BPK Ungkap Ketidakpatuhan dan Masalah Tata Kelola di SKK Migas dan BUMN

October 2, 2024
Reruntuhan Pesawat ATR-400 yang Sempat Hilang Kontak Ditemukan di Puncak Bulusaraung

Reruntuhan Pesawat ATR-400 yang Sempat Hilang Kontak Ditemukan di Puncak Bulusaraung

January 18, 2026
Kerusuhan Penjara Guatemala: Puluhan Sipir Disandera, Pemerintah Tolak Bernegosiasi

Kerusuhan Penjara Guatemala: Puluhan Sipir Disandera, Pemerintah Tolak Bernegosiasi

January 18, 2026
BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Jabodetabek Senin Besok

BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Jabodetabek Senin Besok

January 18, 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Akui Ribuan Orang Tewas Dalam Aksi Protes, Salahkan Trump

Pemimpin Tertinggi Iran Akui Ribuan Orang Tewas Dalam Aksi Protes, Salahkan Trump

January 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved