• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Bukan Indonesia Saja, China Juga Bergantung pada Nasi

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 24, 2025
in Nasional
0
Bukan Indonesia Saja, China Juga Bergantung pada Nasi

JAKARTA, Cobisnis.com – China sering dikenal sebagai negara pemakan mi, padahal nasi tetap menjadi makanan pokok utama bagi ratusan juta penduduknya. Kebiasaan ini terutama kuat di wilayah selatan yang memiliki budaya kuliner berbasis padi sejak ribuan tahun lalu.

Di provinsi seperti Guangdong, Guangxi, Fujian, hingga Yunnan, konsumsi nasi masih mendominasi menu harian. Iklim hangat dan curah hujan tinggi membuat padi lebih cocok ditanam dibanding gandum atau gandum hitam. Kondisi geografis ini akhirnya membentuk pola makan masyarakat selama berabad-abad.

China bukan hanya konsumen besar, tetapi juga produsen raksasa padi dunia. Negeri tersebut menghasilkan ratusan juta ton beras setiap tahun, menjadikannya pemasok utama di pasar global. Produksi masif ini didukung dukungan negara terhadap teknologi pertanian.

Budidaya padi di China tersebar luas di wilayah selatan dan tengah. Lahan sawah bertingkat di daerah perbukitan menjadi pemandangan umum. Sistem ini memungkinkan petani mengoptimalkan ruang sambil mengalirkan air ke setiap petak sawah secara alami.

Dalam beberapa dekade terakhir, modernisasi pertanian membuat hasil panen meningkat signifikan. Penelitian varietas padi, pupuk efisien, hingga mekanisasi turut memperkuat produksi dalam negeri. Dampaknya, ketahanan pangan nasional tetap stabil meski jumlah penduduk besar.

Nasi menjadi fondasi kultur kuliner China. Banyak makanan tradisional seperti claypot rice, congee, hingga nasi goreng khas Kanton lahir dari budaya konsumsi nasi yang panjang. Tradisi ini melekat kuat meski gaya hidup modern terus berubah.

Pemerintah China juga menempatkan beras sebagai komoditas strategis. Subsidi, penyimpanan stok nasional, dan pengawasan harga menjadi bagian dari kebijakan menjaga stabilitas pangan. Kebijakan ini sangat penting bagi negara dengan populasi lebih dari 1,4 miliar orang.

Di beberapa wilayah, pola konsumsi memang mulai lebih bervariasi dengan gabungan mie dan roti gandum. Namun nasi tetap menjadi makanan yang paling mudah diakses, murah, dan mengenyangkan. Perannya dalam keseharian masyarakat masih sangat dominan.

Produksi padi yang besar juga memberikan kontribusi ekonomi penting bagi daerah pedesaan. Jutaan petani masih bergantung pada komoditas ini sebagai sumber pendapatan harian. Industri penggilingan dan distribusi ikut tumbuh seiring tingginya permintaan.

Dengan konsumsi besar dan produksi kuat, China tetap menjadi salah satu negara paling berpengaruh dalam pasar beras dunia. Kombinasi budaya, iklim, dan kebijakan membuat nasi tak tergantikan di kehidupan jutaan warganya sampai hari ini.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Asia TimurBeras DuniaChinaCobisnisPadi ChinaPangan GlobalPebisnismuda

Related Posts

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

AS Tarik 25 Persen dari Penjualan Chip Nvidia H200 ke China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan pemerintahannya menyetujui penjualan chip AI Nvidia H200 ke China dengan ketentuan...

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

Sejarah Turkish Delight, dari Istana Ottoman hingga Cemilan Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Turkish Delight, atau dikenal sebagai lokum, adalah permen tradisional Turki yang sudah ada sejak abad ke-15. Permen...

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

Mengulik Sejarah Sultan Ahmed Mosque, Masjid Ikonik Turki

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sultan Ahmed Mosque, yang dikenal dengan julukan Blue Mosque, adalah salah satu ikon paling terkenal di Istanbul,...

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

Iran Tak Gentar Ancaman AS–Israel, Konflik Kawasan Kian Memanas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan geopolitik global kembali menguat setelah Iran menyatakan kesiapan menghadapi potensi konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan...

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

Cuma Makan Putih Telur Saat Sarapan, Ini yang Terjadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ahli diet asal Amerika Serikat, Karen Ansel, RDN, mencoba pola sarapan ekstrem dengan hanya mengonsumsi putih telur...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

China Catat Surplus Perdagangan Rekor US$1,2 Triliun Meski Dihantam Tarif Trump

January 14, 2026
Purbaya Sebut Coretax Masih Banyak Masalah, Perbaikan 1 Bulan Belum Cukup

Purbaya Tegas: Rokok Ilegal Harus Masuk Sistem atau Ditindak

January 14, 2026
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

Grok Milik Elon Musk Tak Lagi Bisa Menelanjangi Gambar Orang Asli Di X

January 15, 2026
BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

BTS Dongkrak K-pop Jadi Fenomena Global. Hampir Empat Tahun Kemudian, Mereka Kembali

January 15, 2026
Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

Pindah Dari California Ke Swedia Cari Petualangan Baru, Ia Tak Siap Hadapi Sunyinya

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved