• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

BPK, KPK dan Kejaksaan Diminta Monitor Pengadaan Pengadaan Alat Antigen

M Andhanu by M Andhanu
December 1, 2021
in Nasional
0
BPK, KPK dan Kejaksaan Diminta Monitor Pengadaan Pengadaan Alat Antigen

JAKARTA, Cobisnis.com – Ribuan karyawan perusahaan alat kesehatan di Indonesia yang terletak di Jakarta Barat melakukan aksi demo di halaman pabrik pada Selasa (30/11/2021).

Aksi demo dilakukan karena kesejahteraan mereka makin menurun pasca masih banyaknya alat kesehatan khususnya alat swab antigen impor yang digunakan dan beredar dipasaran. Akibatnya, para produsen alat kesehatan dalam negeri merugi sehingga terpaksa memangkas biaya produksi dan berimbas dengan pengurangan karyawan sekitar seribu orang dalam beberapa bulan terakhir.

Organisasi Masyarakat Pemuda Batak Bersatu (PBB) melalui Ketua Umum Lambok F. Sihombing, merasa prihatin dengan kondisi tersebut, dimana diantaranya adalah anggota PBB. Lambok mengatakan kalau rekan – rekannya banyak berkeluh kesah kepada dirinya dan berharap PBB dapat membantu nasib mereka.

“Kami sangat prihatin dan menyayangkan masalah tersebut karena mereka rekan – rekan Kami semua dan terancam dirumahkan. Kami telah berkomunikasi dengan pihak pabrik untuk menanyakan apa yang melatarbelakangi mereka merumahkan sebagian besar karyawannya. Ternyata masalahnya adalah pabrik ini tidak dapat memasarkan produk mereka di pasaran dalam negeri akibat dari banyaknya produk impor yang masih beredar,” kata Lambok kepada awak media.

Lebih lanjut Lambok mengatakan bahwa dirinya mendapatkan infromasi dan salah satunya adalah terkait lelang pengadaan alat swab antigen yang diadakan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia senilai Rp 129 miliar.

“Kami tidak tahu apa yang melatarbelakangi Kemenkes mematok harga sangat mahal, sehingga produk – produk lokal yang presentase produksinya tinggi, tidak dipakai oleh pemerintah. Padahal pemerintah sendiri yang sering menggaungkan untuk mengutamakan memakai produk dalam negeri. Di sini Kami menduga adanya kerugian negara yang sangat besar karena adanya permainan,” ujar Lambok.

Menurut data yang dipegang Lambok, ada beberapa penawaran dari produsen lokal dengan harga kisaran Rp 30 Ribu per 25 pcs alat swab antigen. Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan adalah kenapa Kemenkes justru melirik produk dengan harga yang jauh lebih mahal yakni Rp 86 ribu per 10 pcs alat swat antigen.
Disamping itu, Lambok juga mengutarakan bahwa Ia tidak habis pikir kenapa beberapa Badan Usaha Milik Negera tidak memakai alat swab antigen produk lokal dalam kesehariaannya seperti KAI dan RNI, tetapi justru memakai alat kesehatan Impor yang secara harga jauh lebih mahal.

Sementara penerbangan yang berasal dari negara lain yakni Lion Air, malah menggunakan produk dalam negeri yang secara harga jauh lebih murah yaitu Rp 35 ribu bahkan sudah termasuk jasa dan surat keterangan hasil pemeriksaan untuk penerbangan.

Oleh karenanya, Lambok meminta kepada KPK, BPK dan Kejaksaan untuk memonitor lelang pengadaan alat swab antigen yang dilakukan Kemenkes tersebut agar negara terhindar dari kerugian yang sangat besar. Di samping itu, menurut perhitungan Lambok berdasarkan data yang Ia dapat, negara bakal mengalami kerugian kurang lebih Rp 84 miliar dari proyek lelang pengadaan alat swab antigen oleh Kemenkes.

“Kami tidak tahu bagaimana proyek – proyek pengadaan alat swab antigen Kemenkes yang sebelumnya. Namun yang pasti, menurut Kami banyak produk – produk lokal yang sudah teruji secara klinis dan layak pakai serta izin edarnya juga sudah keluar, terlebih lagi harga juga lebih murah ketimbang produk impor, tetapi kenapa tidak digunakan oleh pemerintah? Itu yang Kami sangat sayangkan,” kata Lambok.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
online free course
download micromax firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Alat antigenBPKKemenkesKPKMenkes

Related Posts

Kasus Influenza A Naik, Kemenkes Beri Peringatan untuk Orang Tua

Kasus Influenza A Naik, Kemenkes Beri Peringatan untuk Orang Tua

by Hidayat Taufik
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anak-anak menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian menyusul penyebaran influenza di Indonesia. Berdasarkan data surveilans Kementerian Kesehatan...

Kemenkes Imbau Vaksinasi saat Kasus ISPA Lansia Tembus 2,4 Juta

Kemenkes Imbau Vaksinasi saat Kasus ISPA Lansia Tembus 2,4 Juta

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peningkatan kasus influenza, terutama pada kelompok yang berisiko mengalami komplikasi berat....

Kasus Suap HGB Bergulir, KPK Sita Bukti dari Kantor Summarecon Bogor

Kasus Suap HGB Bergulir, KPK Sita Bukti dari Kantor Summarecon Bogor

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menyita sejumlah dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari kantor PT Summarecon Agung...

Dolar AS Tembus Rp17.800, Ini Penyebabnya

KPK Kembali Geledah Kantor Summarecon Bogor

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di kantor PT Summarecon Bogor pada Senin (21/9/2026). Penggeledahan tersebut...

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Kantor Summarecon Bogor Digeledah KPK

by Desti Dwi Natasya
September 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di kantor PT Summarecon Bogor pada Senin (21/9/2026). Penggeledahan tersebut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri menghadirkan promo serba 28 berupa diskon, cashback hingga Rp2,8 juta, bonus Livin’poin, dan 280 hadiah kejutan.

Bank Mandiri Tebar Promo Serba 28

October 2, 2026
Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Juga Harus Punya Nilai Bisnis

Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Juga Harus Punya Nilai Bisnis

October 2, 2026
KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Pendidikan Gibran

KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Pendidikan Gibran

October 2, 2026
Tokoh Agama hingga Tokoh Perempuan Isi Jajaran Wantimpres Prabowo

Tokoh Agama hingga Tokoh Perempuan Isi Jajaran Wantimpres Prabowo

October 2, 2026
AIA Luncurkan Wealth Prestige Protection (Prestige Pro), Solusi Proteksi untuk Perencanaan Warisan Keluarga Indonesia

AIA Luncurkan Wealth Prestige Protection (Prestige Pro), Solusi Proteksi untuk Perencanaan Warisan Keluarga Indonesia

October 2, 2026
Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha, Upaya Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak

Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha, Upaya Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak

October 2, 2026
STARLUX Buka Rute Taipei-Denpasar, Perkuat Konektivitas Pasar Taiwan ke Indonesia

STARLUX Buka Rute Taipei-Denpasar, Perkuat Konektivitas Pasar Taiwan ke Indonesia

October 2, 2026
Dijanjikan Gaji Puluhan Juta, 13 Warga Sumut Malah Terjebak di Madagaskar

Dijanjikan Gaji Puluhan Juta, 13 Warga Sumut Malah Terjebak di Madagaskar

October 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved