• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, May 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

BPK, KPK dan Kejaksaan Diminta Monitor Pengadaan Pengadaan Alat Antigen

M Andhanu by M Andhanu
December 1, 2021
in Nasional
0
BPK, KPK dan Kejaksaan Diminta Monitor Pengadaan Pengadaan Alat Antigen

JAKARTA, Cobisnis.com – Ribuan karyawan perusahaan alat kesehatan di Indonesia yang terletak di Jakarta Barat melakukan aksi demo di halaman pabrik pada Selasa (30/11/2021).

Aksi demo dilakukan karena kesejahteraan mereka makin menurun pasca masih banyaknya alat kesehatan khususnya alat swab antigen impor yang digunakan dan beredar dipasaran. Akibatnya, para produsen alat kesehatan dalam negeri merugi sehingga terpaksa memangkas biaya produksi dan berimbas dengan pengurangan karyawan sekitar seribu orang dalam beberapa bulan terakhir.

Organisasi Masyarakat Pemuda Batak Bersatu (PBB) melalui Ketua Umum Lambok F. Sihombing, merasa prihatin dengan kondisi tersebut, dimana diantaranya adalah anggota PBB. Lambok mengatakan kalau rekan – rekannya banyak berkeluh kesah kepada dirinya dan berharap PBB dapat membantu nasib mereka.

“Kami sangat prihatin dan menyayangkan masalah tersebut karena mereka rekan – rekan Kami semua dan terancam dirumahkan. Kami telah berkomunikasi dengan pihak pabrik untuk menanyakan apa yang melatarbelakangi mereka merumahkan sebagian besar karyawannya. Ternyata masalahnya adalah pabrik ini tidak dapat memasarkan produk mereka di pasaran dalam negeri akibat dari banyaknya produk impor yang masih beredar,” kata Lambok kepada awak media.

Lebih lanjut Lambok mengatakan bahwa dirinya mendapatkan infromasi dan salah satunya adalah terkait lelang pengadaan alat swab antigen yang diadakan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia senilai Rp 129 miliar.

“Kami tidak tahu apa yang melatarbelakangi Kemenkes mematok harga sangat mahal, sehingga produk – produk lokal yang presentase produksinya tinggi, tidak dipakai oleh pemerintah. Padahal pemerintah sendiri yang sering menggaungkan untuk mengutamakan memakai produk dalam negeri. Di sini Kami menduga adanya kerugian negara yang sangat besar karena adanya permainan,” ujar Lambok.

Menurut data yang dipegang Lambok, ada beberapa penawaran dari produsen lokal dengan harga kisaran Rp 30 Ribu per 25 pcs alat swab antigen. Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan adalah kenapa Kemenkes justru melirik produk dengan harga yang jauh lebih mahal yakni Rp 86 ribu per 10 pcs alat swat antigen.
Disamping itu, Lambok juga mengutarakan bahwa Ia tidak habis pikir kenapa beberapa Badan Usaha Milik Negera tidak memakai alat swab antigen produk lokal dalam kesehariaannya seperti KAI dan RNI, tetapi justru memakai alat kesehatan Impor yang secara harga jauh lebih mahal.

Sementara penerbangan yang berasal dari negara lain yakni Lion Air, malah menggunakan produk dalam negeri yang secara harga jauh lebih murah yaitu Rp 35 ribu bahkan sudah termasuk jasa dan surat keterangan hasil pemeriksaan untuk penerbangan.

Oleh karenanya, Lambok meminta kepada KPK, BPK dan Kejaksaan untuk memonitor lelang pengadaan alat swab antigen yang dilakukan Kemenkes tersebut agar negara terhindar dari kerugian yang sangat besar. Di samping itu, menurut perhitungan Lambok berdasarkan data yang Ia dapat, negara bakal mengalami kerugian kurang lebih Rp 84 miliar dari proyek lelang pengadaan alat swab antigen oleh Kemenkes.

“Kami tidak tahu bagaimana proyek – proyek pengadaan alat swab antigen Kemenkes yang sebelumnya. Namun yang pasti, menurut Kami banyak produk – produk lokal yang sudah teruji secara klinis dan layak pakai serta izin edarnya juga sudah keluar, terlebih lagi harga juga lebih murah ketimbang produk impor, tetapi kenapa tidak digunakan oleh pemerintah? Itu yang Kami sangat sayangkan,” kata Lambok.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download xiomi firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Alat antigenBPKKemenkesKPKMenkes

Related Posts

Kasus Hantavirus Jadi Perhatian, Kemenkes Minta Warga Tetap Tenang

Kasus Hantavirus Jadi Perhatian, Kemenkes Minta Warga Tetap Tenang

by Hidayat Taufik
May 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Kesehatan meminta masyarakat tetap tenang menghadapi isu hantavirus. Namun, warga tetap harus waspada terhadap risiko penularannya....

WHO Pantau Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Orang Meninggal

Kemenkes Pastikan WNA Kontak Erat Penumpang MV Hondius Negatif Hantavirus

by Desti Dwi Natasya
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan seorang Warga Negara Asing (WNA) yang menetap di Indonesia dan berkontak erat dengan...

Sidang Chromebook: Mantan Ketua BPK Nilai Audit Rp2 Triliun Tidak Sah

Sidang Chromebook: Mantan Ketua BPK Nilai Audit Rp2 Triliun Tidak Sah

by Dwi Natasya
May 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sidang lanjutan kasus pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek menghadirkan tiga saksi ahli yang memberikan keterangan meringankan bagi Nadiem...

KPK Awasi Program MBG dan Koperasi Desa untuk Cegah Korupsi

KPK Awasi Program MBG dan Koperasi Desa untuk Cegah Korupsi

by Hidayat Taufik
May 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi memperkuat pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. Langkah...

Hampir Setahun Disidik KPK, Kasus Jalan Mempawah Masih Disorot

by Rizki Meirino
May 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus dugaan korupsi proyek Jalan Sekabuk–Sei Sederam dan Jalan Sebukit Rama–Sei Sederam di Kabupaten Mempawah masih menjadi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

May 6, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

Bank Mandiri Optimistis Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global

May 11, 2026
TPID Tidore Intensif Kendalikan Inflasi Jelang Iduladha 2026

Daftar Drakor Tayang Mei 2026, Cha Eun Woo hingga Yeri Comeback

May 10, 2026
Superbank Hadirkan Kartu Untung, Tabungan Gamifikasi Pertama Bersama KakaoBank

Superbank Hadirkan Kartu Untung, Tabungan Gamifikasi Pertama Bersama KakaoBank

May 12, 2026
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Motor Ilegal, Keuntungan Pelaku Tembus Rp26 Miliar

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Motor Ilegal, Keuntungan Pelaku Tembus Rp26 Miliar

May 12, 2026
Cermati Gelar Donor Darah Peringati Hari Palang Merah Internasional

Cermati Gelar Donor Darah Peringati Hari Palang Merah Internasional

May 12, 2026
Tabungan BSI Tumbuh Tertinggi di Industri, Nasabah Haji Tembus 7,25 Juta

Tabungan BSI Tumbuh Tertinggi di Industri, Nasabah Haji Tembus 7,25 Juta

May 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved