• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bertambahnya Permintaan Kemasan Makanan Berbahan PS di Tengah Pandemi

Nina Karlita by Nina Karlita
August 24, 2021
in Lifestyle
0
Bertambahnya Permintaan Kemasan Makanan Berbahan PS di Tengah Pandemi

JAKARTA, Cobisnis.com – Program kelola dan daur ulang sampah keberlanjutan yang diusung oleh PT Trinseo Materials Indonesia yang juga didukung oleh Kemasan Group, Yok Yok Ayok Daur Ulang! (YYADU) kembali dilaksanakan setelah satu tahun sejak dilakukannya webinar pertama.

Program tersebut bertujuan mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kelola sampah rumah tangga, terutama dengan diberlakukannya pembatasan aktivitas di luar rumah dan meningkatnya pemesanan makanan secara daring.

Adanya pembatasan aktivitas di luar rumah dan larangan makan di restoran menyebabkan meningkatnya pesan antar makanan secara daring. Peningkatan tersebut menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap kemasan makanan.

Kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kehigienisan sudah semakin tinggi, terutama di masa pandemi Covid-19 yang masih berlanjut hingga saat ini.

Menghadirkan kemasan makanan yang aman, higienis, dan ekonomis menjadi hal yang perlu diperhatikan melihat tren pesan antar makanan secara daring yang diperkirakan akan terus berlanjut pasca pandemi.

Sesi bincang-bincang webinar yang dipandu oleh Hanggara Sukandar, Sustainability Director dari Responsible Care Indonesia ini dibuka dengan penjelasan dari Sutjipto, General Manager Indah Cup, di mana ada beberapa hal yang disampaikan, salah satunya mengenai bertambahnya permintaan kemasan makanan berbahan PS yang cukup bervariasi akibat pembatasan aktivitas di luar rumah.

“Pembatasan aktivitas di luar rumah merubah kebiasaan masyarakat dari yang terbiasa dinein di restoran, menjadi takeaway atau pesan antar. Hal ini menyebabkan permintaan kemasan makanan khususnya PS mengalami kenaikan yang cukup baik,” buka Sutjipto menjelaskan.

Selama diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tercatat adanya kenaikan permintaan kemasan, baik primer maupun sekunder packaging yang diperkirakan sebesar 3-5% dibanding dengan PPKM sebelumnya.

Kemasan makanan PS dianggap efisien dan ekonomis dalam memenuhi bertambahnya permintaan yang cukup tinggi karena harga yang terjangkau serta keamanannya dalam menjaga makanan ketika diantar dari restoran ke pelanggan.

Selain efisien dan ekonomis, kemasan makanan PS dinilai efektif melindungi makanan yang diantar terhadap kontaminasi. Hal ini dilihat menjadi hal yang penting karena kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kehigienisan barang-barang yang digunakan sehari-hari sudah semakin tinggi, mulai dari penggunaan masker hingga alat-alat makan dan kemasan makanan.

Hal ini disampaikan oleh dr. Lia Natalia Sp. THT-KL yang juga hadir sebagai salah satu pembicara pada webinar tersebut.

“Banyak orang menjadi lebih berhati-hati dalam memilih jenis kemasan makanan. Hal-hal yang menjadi pertimbangan orang dalam memilih kemasan makanan antara lain; kemasan yang higienis, kemasan yang dapat digunakan kembali, dan kemasan yang dapat didaur ulang,” jelas dr. Lia Natalia.

Pada kesempatan tersebut, dr. Lia Natalia Sp. THT-KL juga menyampaikan bagaimana kemasan makanan sekali pakai sangat efektif dalam mencegah kontaminasi silang (cross contamination), yaitu proses berpindahnya virus secara tidak sengaja dari suatu benda atau seseorang ke benda lainnya.

“Wadah makanan plastik menjadi yang direkomendasikan, terutama pada masa sekarang ini. Selain kemampuannya untuk melindungi makanan terhadap kontaminasi dan melestarikan makanan lebih lama untuk meminimalkan penggunaan bahan pengawet, kemasan makanan plastik merupakan bahan yang dapat didaur ulang,” tambahnya.

Selain itu, sesi bincang-bincang dilanjutkan Uli Erni Iriani Nadeak selaku Managing Director dari Digital Waste Solution (DWS) berkesempatan untuk menjelaskan mengenai kelola sampah berkelanjutan.

DWS sendiri merupakan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, keberlanjutan, dan berbasis digital 4.0 yang mengacu pada Perpres 97 tahun 2017.

“Sistem aplikasi DWS ini diciptakan untuk melakukan konsistensi komitmen Expanded Product Responsibility sebagai panduan bagi produsen untuk bergerak bersama mengurangi sampah kemasan hingga menciptakan ekonomi sirkular serta aktif mendukung inisiatif besar pemerintah Indonesia,” jelas Uli memperkenalkan DWS.

Menurut Uli, kegiatan pengelolaan dan daur ulang sampah di Indonesia masih memiliki banyak ruang untuk dapat ditingkatkan. Hal ini tentu dapat dimulai dari kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kelola dan daur ulang sampah itu sendiri, sehingga sampah, terutama sampah plastik agar tidak berserakan di lingkungan sekitar.

Kondisi pengelolaan sampah saat ini masih menghadapi kendala, antara lain sampah yang yang masih dibuang tidak pada tempatnya, sampah yang dibuang tidak terpilah dengan benar sehingga menyebabkan seringnya tidak terangkut.

“Dengan apa yang sudah disampaikan oleh Pak Sutjipto dan dokter Lia, dapat dilihat kita tidak dapat terlepas dari plastik. Maka dari itu, yang harus dipahami sekarang adalah bagaimana cara kita mengelola sampahnya agar tidak berakhir mencemari lingkungan. Caranya adalah dengan mengelola dan memilah sampah dengan benar untuk kemudian didaur ulang,” pungkas Uli.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: Cobisnisdaur ulangkemasan makanantrinseo materials indonesia

Related Posts

Thailand memangkas pajak cukai gasohol E20 dan biodiesel B20 selama tiga bulan untuk membantu petani, operator transportasi, dan konsumen.

Thailand Pangkas Pajak BBM Selama Tiga Bulan

by Desti Dwi Natasya
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Thailand memutuskan memangkas pajak cukai bahan bakar gasohol E20 dan biodiesel B20 selama tiga bulan. Kebijakan...

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

by Rizki Meirino
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo mencatat volume penjaminan konsolidasi sebesar Rp271,20 triliun hingga September 2026, dengan...

Apple memperluas dukungan Siri AI dengan lima bahasa baru lewat OS 27.2. Simak daftar bahasa yang tersedia dan apakah bahasa Indonesia termasuk.

Siri AI Tambah 5 Bahasa, Indonesia Belum Masuk

by Desti Dwi Natasya
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple memperluas dukungan bahasa untuk Siri berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui pembaruan sistem operasi versi 27.2 yang...

Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Kylian Mbappe Minta Maaf kepada Masyarakat China

by Desti Dwi Natasya
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penyerang Real Madrid sekaligus kapten timnas Prancis, Kylian Mbappe, menyampaikan permohonan maaf resmi kepada masyarakat China setelah...

Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Apple Janji Ganti iPhone Duo yang Layarnya Rusak

by Desti Dwi Natasya
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Apple berjanji mengganti unit iPhone Duo yang mengalami kerusakan layar setelah sejumlah pengguna melaporkan masalah pada ponsel...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

October 27, 2026
Antisipasi Macet Libur Akhir Tahun, Kemenhub Usulkan WFA 3 Hari

Antisipasi Macet Libur Akhir Tahun, Kemenhub Usulkan WFA 3 Hari

October 27, 2026
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.

AstyFarm Catat Transaksi Naik 52% di Tokopedia dan TikTok Shop

October 27, 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.

BUKA Group Perkuat Literasi Keuangan UMKM Lewat PUJAAN

October 27, 2026
Thailand memangkas pajak cukai gasohol E20 dan biodiesel B20 selama tiga bulan untuk membantu petani, operator transportasi, dan konsumen.

Thailand Pangkas Pajak BBM Selama Tiga Bulan

October 28, 2026
Marc Marquez Tak Lagi Ambisius Mengejar Gelar Juara Dunia

Marc Marquez Tak Lagi Ambisius Mengejar Gelar Juara Dunia

October 28, 2026
Jus Jeruk - pexel/Produksi Kampus

Studi: Minum Jus Jeruk dapat Mengontrol Tekanan Darah dan Meredakan Perdangan

October 28, 2026
Polri Ajak Warga Lebih Cermat Menyikapi Informasi di Media Sosial

Polri Ajak Warga Lebih Cermat Menyikapi Informasi di Media Sosial

October 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved