JAKARTA, Cobisnis.com – Berbagai hacks muncul di media sosial. Salah satunya adalah penggunaan soda kue atau baking soda untuk membersihkan sayuran atau buah dan dipercaya dapat membersihkan pestisida yang menempel.
Lantas, benarkah hacks tersebut?
Dijelaskan Dr. Aishwarya R, Konsultan Penyakit Menular di Rumah Sakit Aster Whitefield, Benglaru, India mengatakan
bahwa tidak mencuci sayuran dan hasil pertanian segar lainnya secara menyeluruh dapat menyebabkan kontaminasi bakteri seperti Cyclospora, yang dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, diare encer, dan dapat menyebabkan dehidrasi. Oleh karena itu, mencuci sayur dan buah segar sangat penting.
Lantas, apakah soda kue atau baking soda dan cuka sangat efektif membersihkannya?
Dilansir dari Indianexpress, Rabu (9/9/2026), pestisida dapat dihilangkan dari beberapa sayuran dengan merendamnya dalam larutan cuka atau soda kue. Sementara, mengupas buah dan sayuran dapat membantu menghilangkan lapisan luar, yang mungkin mengandung lebih banyak pestisida.
“Untuk menghilangkan kotoran dan pestisida dari buah dan sayuran dengan kulit yang keras, kamu juga dapat menggunakan sikat khusuw sayuran,” jelas Dr. Aishwarya.
Menurut Dr. Aishwarya, berikut hal lain yang dapat kamu lakukan untuk memastikan sayuran kamu bersih sebelum dimasak atau disimpan.
1. Cuci buah dan sayuran di bawah air mengalir bersih sebelum dimakan.
2. Cuci tangan sebelum dan sesudah mencuci sayuran atau buah.
3. Segera simpan makanan yang mudah rusak.
Sementara, menurut Dt Amreen Sheikh, kepala ahli gizi di KIMS Hospitals, Thane, menambahkan bahwa kesalahan umum yang dilakukan orang adalah menyimpan semua sayuran bersama-sama tanpa mempertimbangkan kebutuhannya. Kesalahan lainnya adalah mengisi kulkas terlalu penuh.
“Penumpukan mengurangi sirkulasi udara dan dapat memengaruhi kesegaran. Orang sering mengabaikan sayuran yang rusak atau busuk; satu barang busuk dapat memengaruhi barang lain yang disimpan di dekatnya,” ucap Dt Sheikh.
Ia menyarankan untuk menganggap sayuran sebagai hasil pertanian segar, bukan sekadar barang pajangan di rak.
“Beberapa kebiasaan kecil, seperti menghilangkan kelembapan berlebih, menyimpannya dengan benar, dan memasak atau mengonsumsi, dapat membantu menjaga kualitas, mengurangi pemborosan makanan, dan mendukung keamanan pangan,” tukasnya.










