• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, June 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Belum Ada Metode Standar Untuk Menghitung Mikroplastik

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 20, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Belum Ada Metode Standar Untuk Menghitung Mikroplastik

JAKARTA,Cobisnis.com – Sangat sulit untuk membandingkan satu metode dengan metode lain dari berbagai variasi dan metode yang digunakan untuk menghitung mikroplastik. Adanya tingkat kesulitan itu yang menyebabkan belum adanya standar internasional saat ini. Pemegang otoritas apakah itu WHO ataupun pemerintah di banyak negara belum bisa memberikan kepastian berapa standar mikroplastik yang diperbolehkan ada dalam tubuh manusia.

Hal itu disampaikan Inneke Hantoro, Peneliti Mikroplastik yang juga Dosen Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, dalam webinar “Mengenal Mikroplastik dan Dampaknya pada Lingkungan dan Kesehatan” yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Kamis (16/6). Dia mengatakan uji toksisitas mikroplastik pada sampel hewan dan sel atau kultur manusia yang pernah dilakukan di beberapa negara, itu masih belum merepresentasikan keadaan yang sesungguhnya. Seperti diketahui, pada sampel yang dilakukan terhadap hewan ternyata ada kemungkinan mikroplastik itu berdampak negatif pada pencernaan, liver, saraf, dan reproduksi. Sedangkan yang menggunakan sel atau kultur manusia, diketahui ada indikasi keberadaan mikroplastik itu sitotoksik atau beracun untuk sel, bisa mengganggu sistem imun, bisa menembus sel barier, dan menimbulkan stress oksidatif.

Tetapi, kata Inneke, yang perlu diingat adalah bahwa semua studi mengenai toksisiti yang dilakukan itu selalu konsentrasinya jauh lebih tinggi, dan untuk melakukan kondisi yang sama dengan paparan yang terjadi di lingkungan yang sesungguhnya ini tidak mudah untuk dilakukan. “Sehingga, seringkali yang dihasilkan dari tes toksisitas tadi itu masih belum merepresentasikan keadaan yang sesungguhnya. Karena, untuk kemudian men-set up standar mikroplastik itu harus ada data toksikologinya,” ucapnya.

Dia mengatakan mikro plastik itu ukurannya satu micron sampai 5000 micron. Untuk ukuran 0,5 – 1 milimeter, menurutnya, itu kemungkinan masih bisa dilihat secara visual. Tapi, katanya, kalau sudah misalnya di bawah 100 milimeter, kalau tidak dengan mikroskop itu sudah sulit dilihat. Apalagi misalnya kalau banyak ditemukan di bawah 50 micron. “Nah, itu tidak mungkin kita lakukan berdasarkan sorting visual. Dengan melakukan analisis beberapa alat yang advance seperti FTIR saja itu belum menyelesaikan masalah. Seluruh dunia masih mengalami masalah yang sama untuk itu,” tuturnya.

Karenanya, menurut Inneke, melakukan penelitian mikroplastik itu sebenarnya bukan untuk memberitakan hal yang negatif. “Nah, ini yang harus disadari. Tetapi masih banyak ketidakpastian tentang hal ini, belum tentu berbahaya tetapi kita juga belum tahu ke depan bahaya yang muncul apa,” katanya.

Di acara yang sama, Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB), Ahmad Zainal Abidin menuturkan bahwa dirinya pernah menganalisa mikroplastik yang ada di air, baik dari sumbernya, air yang diproses maupun air produk kemasan. Menurutnya, semuanya itu ada mikroplastiknya meskipun jumlahnya tidak banyak. “Tapi saya sulit untuk menyimpulkan dari mana mikroplastik itu berasal,” tukasnya.

Masih di acara yang sama, Peneliti Kimia LIPI, Andreas, juga mengakui sulitnya melakukan analisis mikroplastik ini. Menurutnya, hal pertama yang harus dilakukan dalam proses pengujian mikroplastik terhadap mahluk hidup itu adalah identifikasi/konfirmasi. “Tahapannya adalah kita melakukan proses pemisahan terlebih dahulu,” ujarnya.

Dalam proses pemisahan ini, menurut Andreas, umumnya dilakukan dua metode, yaitu fisika dan kimia. Setelah didapatkan terduga mikroplastik, tahap selanjutnya adalah proses identifikasi menggunakan metode instrumentasi. “Ini untuk meyakinkan sesuatu yang diduga mikroplastik itu memang betul-betul mikroplastik,” katanya.

Setelah didapatkan terduga mikroplastik, tahap selanjutnya adalah proses identifikasi menggunakan metode instrumentasi. “Ini untuk meyakinkan sesuatu yang diduga mikroplastik itu memang betul-betul mikroplastik,” katanya.

Karenanya dia juga heran dengan kehebohan pemberitaan terkait bahaya mikroplastik ini. “Saya heran terkait mikroplastik yang memang belum diketahui juga bahayanya dan juga belum tahu ke depannya bagaimana, tapi sudah heboh terlebih dahulu pemberitaanya,” tukasnya.

Dia mengatakan banyak infrastruktur yang harus dipakai kalau mau membuat standarisasi mikroplastik ini. “Pada dasarnya bisa-bisa saja, tapi harus disesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki. Kita nanti yang akan kesulitan juga karena ada standar metode yang belum bisa kita kejar,” katanya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: cobisnis.comMikroplastikWHO

Related Posts

Desa Savoca Berubah Total Setelah Jadi Lokasi Syuting The Godfather

Desa Savoca Berubah Total Setelah Jadi Lokasi Syuting The Godfather

by Zahra Zahwa
June 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Desa Savoca di Sisilia, Italia, mengalami perubahan besar setelah menjadi lokasi syuting film legendaris The Godfather pada...

Rumor Pernikahan Taylor Swift di Rhode Island Dibantah Wedding Planner

Rumor Pernikahan Taylor Swift di Rhode Island Dibantah Wedding Planner

by Zahra Zahwa
June 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rumor tentang pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di Rhode Island ramai beredar menjelang akhir pekan ini....

Didukung Trump, Abelardo de la Espriella Unggul Tipis di Pilpres Kolombia 2026

Didukung Trump, Abelardo de la Espriella Unggul Tipis di Pilpres Kolombia 2026

by Zahra Zahwa
June 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Abelardo de la Espriella unggul tipis dalam penghitungan awal putaran kedua pemilihan presiden Kolombia pada Minggu. Kandidat...

Midsummer di Swedia Jadi Perayaan Musim Panas Paling Ikonik di Nordik

Midsummer di Swedia Jadi Perayaan Musim Panas Paling Ikonik di Nordik

by Zahra Zahwa
June 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Midsummer menjadi salah satu perayaan budaya paling penting di Swedia setiap tahun. Tradisi ini berlangsung saat titik...

BTN Gandeng Pemkab Samosir Perkuat Pariwisata dan UMKM Danau Toba

BTN Gandeng Pemkab Samosir Perkuat Pariwisata dan UMKM Danau Toba

by Rizki Meirino
June 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Samosir melalui penandatanganan nota...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Niat Puasa Tasua dan Asyura Lengkap dengan Arab, Latin, Arti, serta Hadits Keutamaannya

Niat Puasa Tasua dan Asyura Lengkap dengan Arab, Latin, Arti, serta Hadits Keutamaannya

June 22, 2026
Kualitas Konstruksi hingga ODOL Disebut Picu Jalan Rusak di RI

Drakor Juni 2026 yang Siap Tayang di Netflix dan Disney+

May 28, 2026
Bus TransJakarta Tabrak Separator Busway, MT Haryono Macet Parah

Bus TransJakarta Tabrak Separator Busway, MT Haryono Macet Parah

June 22, 2026
Desa Savoca Berubah Total Setelah Jadi Lokasi Syuting The Godfather

Desa Savoca Berubah Total Setelah Jadi Lokasi Syuting The Godfather

June 22, 2026
Rumor Pernikahan Taylor Swift di Rhode Island Dibantah Wedding Planner

Rumor Pernikahan Taylor Swift di Rhode Island Dibantah Wedding Planner

June 22, 2026
FIFA Perkenalkan Aturan Baru di Piala Dunia 2026

FIFA Perkenalkan Aturan Baru di Piala Dunia 2026

June 22, 2026
Didukung Trump, Abelardo de la Espriella Unggul Tipis di Pilpres Kolombia 2026

Didukung Trump, Abelardo de la Espriella Unggul Tipis di Pilpres Kolombia 2026

June 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved