• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Beda dengan 2018, Erupsi Anak Krakatau Saat Ini Dinilai Tak Picu Tsunami

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 6, 2026
in News
0
Beda dengan 2018, Erupsi Anak Krakatau Saat Ini Dinilai Tak Picu Tsunami

JAKARTA, Cobisnis.com – Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Jumat (4/9) dipastikan tidak berpotensi memicu tsunami seperti yang terjadi pada 2018. Kondisi fisik gunung saat ini dinilai berbeda dengan sebelum tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018.

Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan, tsunami 2018 terutama dipicu oleh runtuhnya sebagian tubuh Gunung Anak Krakatau ke laut dalam volume besar. Peristiwa tersebut bukan semata mata disebabkan oleh kolom erupsi.

Menurut Lana, sebagian besar tubuh Gunung Anak Krakatau telah runtuh pada 2018. Setelah itu, tubuh gunung kembali mengalami pertumbuhan dan perubahan bentuk akibat aktivitas erupsi berikutnya.

Hasil pemantauan terbaru menunjukkan bentuk dasar tubuh gunung dan kawah utama relatif tidak mengalami perubahan signifikan. Pertumbuhan tubuh gunung yang terbentuk setelah 2018 juga dinilai masih terlalu kecil untuk mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami.

Kondisi tersebut diperkuat oleh hasil pemantauan BMKG di kawasan Selat Sunda. Hingga Minggu (6/9) pukul 07.00 WIB, sebanyak 20 tsunami gauge belum menunjukkan adanya anomali muka air laut.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan potensi tsunami akibat erupsi Anak Krakatau saat ini masih berada dalam kategori rendah. Pemantauan tetap dilakukan secara intensif untuk memastikan perubahan kondisi dapat segera terdeteksi.

BMKG juga mengaktifkan pemantauan menggunakan high frequency radar di Carita dan Tanjung Lesung. Sistem tersebut dapat mendeteksi perubahan kondisi laut dari jarak sekitar 150 kilometer dari garis pantai.

Pemantauan dilakukan menggunakan berbagai instrumen, mulai dari satelit, tsunami gauge, radar gelombang, sensor geomagnetik, hingga sensor petir vulkanik. Seluruh data dianalisis secara terpadu untuk mendukung pengambilan keputusan dengan cepat.

Di sisi lain, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung hingga Minggu pagi. Pada pukul 07.10 WIB, erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 50 milimeter dan durasi 16 detik.

Abu vulkanik dari erupsi tersebut menyebar ke sejumlah wilayah. Berdasarkan pemantauan, sebaran abu bergerak ke arah timur laut hingga selatan yang mencakup sebagian Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta ke arah barat daya hingga barat laut menuju sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, dan Samudra Hindia.

Meski potensi tsunami saat ini rendah, pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap dilakukan secara intensif. Perubahan aktivitas dan morfologi gunung tetap menjadi perhatian untuk mengantisipasi potensi bahaya yang dapat berkembang.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
free online course
download xiomi firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: Anak KrakatauBadan GeologiBmkgErupsitsunami

Related Posts

Daratan Seluas 32,8 Hektare Muncul di Dekat Anak Krakatau

Daratan Seluas 32,8 Hektare Muncul di Dekat Anak Krakatau

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kemunculan daratan baru di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, sempat memunculkan spekulasi soal munculnya "cucu Krakatau"....

Hujan Buatan Bikin Air Terlihat Keruh, Benarkah Berbahaya?

Hujan Buatan Bikin Air Terlihat Keruh, Benarkah Berbahaya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memastikan air hujan hasil Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC tidak...

Gempa M 4,6 Terjadi di Banten, BMKG Catat Kedalaman 20 Kilometer

Gempa M 4,6 Terjadi di Banten, BMKG Catat Kedalaman 20 Kilometer

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,6 mengguncang wilayah Sumur, Banten, Rabu (23/9/2026) pagi. Gempa terjadi pada pukul 05.27...

BMKG Perkirakan Musim Hujan Masuk Bertahap Mulai November

BMKG Perkirakan Musim Hujan Masuk Bertahap Mulai November

by Hidayat Taufik
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Musim hujan di Indonesia diperkirakan mulai berlangsung secara bertahap pada November 2026. Prediksi tersebut disampaikan Badan Meteorologi,...

Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Ini Aturan Terbarunya

Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Ini Aturan Terbarunya

by Hidayat Taufik
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) mengalami penurunan dari Level III atau Siaga menjadi Level II atau...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggantung Handuk - pexels/https://kaboompics.com/

4 Tanda Sudah Saatnya Ganti Handuk Baru

September 26, 2026
OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

OJK Dorong Peternak Ayam Jabar Tembus Pasar Global

September 26, 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

LRT Kelapa Gading-Manggarai Diserbu, 100.343 Penumpang dalam 10 Hari

September 26, 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.

ESDM Pastikan Harga Pertalite Tidak Naik

September 25, 2026
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Jonatan Christie Tembus Perempatfinal Asian Games

September 27, 2026
Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

Herbalife Run 2026 Diikuti 6.000 Peserta

September 27, 2026
Herbalife Run 2026

Herbalife Run 2026

September 27, 2026
Daging Beku

Bukan direndam dengan Air Hangat, Begini Cara Aman Mencairkan Daging Beku

September 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved