• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Banjir 1931 China, Tragedi Alam yang Paling Mematikan dalam Sejarah

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 3, 2025
in News
0
Banjir 1931 China, Tragedi Alam yang Paling Mematikan dalam Sejarah

JAKARTA, Cobisnis.com – Banjir besar yang melanda China pada tahun 1931 masih tercatat sebagai bencana alam paling mematikan dalam sejarah dunia. Skala kerusakannya sangat luas, mulai dari runtuhnya sistem irigasi hingga tenggelamnya kota-kota besar di sepanjang Sungai Yangtze dan Huang He.

Fenomena ini terjadi akibat curah hujan ekstrem yang berlangsung berbulan-bulan, diperparah oleh mencairnya salju di wilayah utara. Kondisi tersebut membuat volume air sungai meningkat drastis hingga tak mampu ditampung oleh tanggul pengaman yang sudah rapuh.

Pada masa itu, China tengah menghadapi persoalan lingkungan serius, termasuk kerusakan daerah aliran sungai akibat deforestasi dan pengelolaan lahan yang buruk. Akibatnya, air tidak terserap dengan baik dan langsung mengalir ke sungai dalam jumlah besar, mempercepat proses luapan.

Dampak ekonominya sangat besar karena sebagian besar wilayah yang terkena banjir merupakan pusat produksi pangan. Sawah, gudang beras, serta jalur logistik lumpuh total. Krisis pangan kemudian menyebar, memicu angka kematian yang kian meningkat.

Di luar kerusakan fisik, banjir ini juga menyebabkan wabah penyakit seperti kolera dan disentri. Minimnya fasilitas kesehatan dan sanitasi membuat penularan penyakit meluas cepat di kamp-kamp pengungsian yang penuh sesak.

Pemerintah saat itu menghadapi tantangan besar untuk mengkoordinasikan bantuan karena akses transportasi terputus. Banyak wilayah yang terisolasi berminggu-minggu, membuat bantuan logistik dan tenaga medis sulit menjangkau korban.

Laporan internasional pada masa itu memperkirakan korban meninggal mencapai angka yang sangat tinggi. Beberapa arsip menyebutkan jumlahnya bisa menembus jutaan jiwa, menjadikannya tragedi paling kelam dalam catatan bencana global.

Peristiwa 1931 kemudian menjadi titik balik bagi China dalam memperkuat sistem pengendalian banjir. Pemerintah menata ulang manajemen sungai, membangun bendungan besar, serta memperbaiki tata ruang di wilayah rawan.

Tragedi tersebut juga menarik perhatian dunia internasional. Banyak negara mulai mempelajari faktor-faktor yang memperparah dampak banjir sebagai dasar perumusan kebijakan mitigasi risiko jangka panjang.

Hingga kini, banjir 1931 menjadi pengingat bahwa perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan salah kelola sumber daya alam dapat memperburuk bencana alam. Peristiwa ini tetap relevan sebagai pelajaran menghadapi ancaman serupa di masa depan.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download samsung firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: Banjir ChinaBencana GlobalCobisnisPebisnismudaSejarah duniaSungai YangtzeTragedi 1931

Related Posts

YE Live in Jakarta Diproyeksikan Libatkan 5.000 Tenaga Kerja

YE Live in Jakarta Diproyeksikan Libatkan 5.000 Tenaga Kerja

by Rizki Meirino
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – YE Live in Jakarta yang akan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Stadion Utama Gelora Bung...

Benjamin Netanyahu mengklaim Iran dan sekutunya berupaya memengaruhi pemilu Israel pekan depan serta memperingatkan Teheran agar tidak ikut campur.

Netanyahu Tuduh Iran Berupaya Campuri Pemilu Israel

by Desti Dwi Natasya
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim badan intelijen negaranya telah memperingatkan adanya potensi campur tangan Iran dan...

Enam Tahun IFG Life, Klaim Tembus Rp33,76 Triliun

Enam Tahun IFG Life, Klaim Tembus Rp33,76 Triliun

by Rizki Meirino
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) memperingati enam tahun perjalanan dengan memperkuat komitmen menghadirkan perlindungan bagi masyarakat...

KUMPUL Summit Soroti Kesenjangan Pembiayaan UMKM USD 300 Miliar

KUMPUL Summit Soroti Kesenjangan Pembiayaan UMKM USD 300 Miliar

by Rizki Meirino
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – KUMPUL Summit 2026 menyoroti kesenjangan pembiayaan bisnis di Asia Tenggara yang mencapai lebih dari USD 300 miliar...

Kodam XVII/Cenderawasih memperkuat koordinasi penanganan karhutla di Papua setelah kabut asap mengganggu jarak pandang dan aktivitas penerbangan.

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Kodam Cenderawasih Siaga

by Desti Dwi Natasya
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kodam XVII/Cenderawasih memperkuat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua menyusul munculnya sejumlah titik api...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

October 22, 2026
Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

October 22, 2026
Luhut Luruskan Pernyataan soal Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi

Luhut Luruskan Pernyataan soal Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi

October 22, 2026
YE Live in Jakarta Diproyeksikan Libatkan 5.000 Tenaga Kerja

YE Live in Jakarta Diproyeksikan Libatkan 5.000 Tenaga Kerja

October 22, 2026
Bukan Kebetulan, Ide Kreatif Bisa Muncul Saat Otak Sedang Rileks

Bukan Kebetulan, Ide Kreatif Bisa Muncul Saat Otak Sedang Rileks

October 22, 2026
Benjamin Netanyahu mengklaim Iran dan sekutunya berupaya memengaruhi pemilu Israel pekan depan serta memperingatkan Teheran agar tidak ikut campur.

Netanyahu Tuduh Iran Berupaya Campuri Pemilu Israel

October 22, 2026
Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

Tri Bagi-bagi 2.026 Hadiah Lewat BombasTri, Ini Cara Ikut Undiannya

October 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved