• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, June 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Banjir 1931 China, Tragedi Alam yang Paling Mematikan dalam Sejarah

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 3, 2025
in News
0
Banjir 1931 China, Tragedi Alam yang Paling Mematikan dalam Sejarah

JAKARTA, Cobisnis.com – Banjir besar yang melanda China pada tahun 1931 masih tercatat sebagai bencana alam paling mematikan dalam sejarah dunia. Skala kerusakannya sangat luas, mulai dari runtuhnya sistem irigasi hingga tenggelamnya kota-kota besar di sepanjang Sungai Yangtze dan Huang He.

Fenomena ini terjadi akibat curah hujan ekstrem yang berlangsung berbulan-bulan, diperparah oleh mencairnya salju di wilayah utara. Kondisi tersebut membuat volume air sungai meningkat drastis hingga tak mampu ditampung oleh tanggul pengaman yang sudah rapuh.

Pada masa itu, China tengah menghadapi persoalan lingkungan serius, termasuk kerusakan daerah aliran sungai akibat deforestasi dan pengelolaan lahan yang buruk. Akibatnya, air tidak terserap dengan baik dan langsung mengalir ke sungai dalam jumlah besar, mempercepat proses luapan.

Dampak ekonominya sangat besar karena sebagian besar wilayah yang terkena banjir merupakan pusat produksi pangan. Sawah, gudang beras, serta jalur logistik lumpuh total. Krisis pangan kemudian menyebar, memicu angka kematian yang kian meningkat.

Di luar kerusakan fisik, banjir ini juga menyebabkan wabah penyakit seperti kolera dan disentri. Minimnya fasilitas kesehatan dan sanitasi membuat penularan penyakit meluas cepat di kamp-kamp pengungsian yang penuh sesak.

Pemerintah saat itu menghadapi tantangan besar untuk mengkoordinasikan bantuan karena akses transportasi terputus. Banyak wilayah yang terisolasi berminggu-minggu, membuat bantuan logistik dan tenaga medis sulit menjangkau korban.

Laporan internasional pada masa itu memperkirakan korban meninggal mencapai angka yang sangat tinggi. Beberapa arsip menyebutkan jumlahnya bisa menembus jutaan jiwa, menjadikannya tragedi paling kelam dalam catatan bencana global.

Peristiwa 1931 kemudian menjadi titik balik bagi China dalam memperkuat sistem pengendalian banjir. Pemerintah menata ulang manajemen sungai, membangun bendungan besar, serta memperbaiki tata ruang di wilayah rawan.

Tragedi tersebut juga menarik perhatian dunia internasional. Banyak negara mulai mempelajari faktor-faktor yang memperparah dampak banjir sebagai dasar perumusan kebijakan mitigasi risiko jangka panjang.

Hingga kini, banjir 1931 menjadi pengingat bahwa perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan salah kelola sumber daya alam dapat memperburuk bencana alam. Peristiwa ini tetap relevan sebagai pelajaran menghadapi ancaman serupa di masa depan.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download samsung firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: Banjir ChinaBencana GlobalCobisnisPebisnismudaSejarah duniaSungai YangtzeTragedi 1931

Related Posts

Kenal Lebih Dekat Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pilihan Prabowo

Kenal Lebih Dekat Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pilihan Prabowo

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Ia...

Rasio Kredit RI Masih Rendah, Kredit Belum Dicairkan Justru Tembus Rp 2.527 Triliun

Rasio Kredit RI Masih Rendah, Kredit Belum Dicairkan Justru Tembus Rp 2.527 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perhimpunan Bank Nasional atau Perbanas mencatat nilai kredit yang telah disetujui bank namun belum dicairkan nasabah mencapai...

Biaya Proyek Infrastruktur Bisa Membengkak, Kementerian PU Tunggu Keputusan LKPP

Biaya Proyek Infrastruktur Bisa Membengkak, Kementerian PU Tunggu Keputusan LKPP

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Pekerjaan Umum membuka peluang mengajukan tambahan anggaran apabila harga material konstruksi mengalami kenaikan akibat ketegangan geopolitik...

Korban Hanania Group Tempuh Jalur Hukum, Dana Umrah Diduga Raib Hingga Rp100 Miliar

Korban Hanania Group Tempuh Jalur Hukum, Dana Umrah Diduga Raib Hingga Rp100 Miliar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah jamaah yang mengaku menjadi korban dugaan penggelapan dana umrah oleh Hanania Group resmi menempuh jalur hukum....

BPS Catat Penurunan Wisatawan RI ke Luar Negeri, Hanya 644 Ribu Perjalanan

BPS Catat Penurunan Wisatawan RI ke Luar Negeri, Hanya 644 Ribu Perjalanan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat jumlah perjalanan warga Indonesia ke luar negeri mengalami penurunan pada April...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat di Kemayoran Jakarta Pusat

Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat di Kemayoran Jakarta Pusat

June 1, 2026
Prabowo Ikut Makan MBG Bersama Siswa SMPN 111 Jakarta, Begini Ekspresinya

Prabowo Ikut Makan MBG Bersama Siswa SMPN 111 Jakarta, Begini Ekspresinya

June 2, 2026
Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026

Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026

June 2, 2026
AS Pertimbangkan Uang Kertas 250 Dolar Bergambar Donald Trump

Trump Disebut-sebut Netanyahu ‘Gila’, Percakapan Telepon Bocor ke Publik

June 2, 2026
Konflik Trump dan Republikan Memanas Jelang Pemilu Paruh Waktu 2026

Kontroversi Dana Anti-Weaponization, Trump Pertimbangkan Mundur dari Rencana US$1,8 Miliar

June 2, 2026
Anies Bela Dino Patti Djalal di Tengah Polemik, Singgung Rekam Jejak dan Prestasinya

Anies Bela Dino Patti Djalal di Tengah Polemik, Singgung Rekam Jejak dan Prestasinya

June 2, 2026
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Deyang Kini Pimpin BGN

Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Deyang Kini Pimpin BGN

June 2, 2026
Kenal Lebih Dekat Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pilihan Prabowo

Kenal Lebih Dekat Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pilihan Prabowo

June 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved