• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Entertaiment

Bad Bunny Gunakan Kemenangan Grammy Untuk Protes ICE

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 2, 2026
in Entertaiment
0
Bad Bunny Gunakan Kemenangan Grammy Untuk Protes ICE

JAKARTA, Cobisnis.com – Satu pekan sebelum dijadwalkan menjadi penampil utama halftime show Super Bowl LX dan di malam bersejarah ajang Grammy Awards, Bad Bunny memanfaatkan momen kemenangannya untuk menyampaikan pesan politik yang menentang tindakan terbaru Immigration and Customs Enforcement (ICE).

Saat menerima penghargaan Album Música Urbana Terbaik, Bad Bunny membuka pidato kemenangannya dengan pernyataan tegas, “Sebelum saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, saya ingin mengatakan: ICE out!” Seruan tersebut langsung disambut sorak sorai meriah penonton di dalam arena Grammy Awards di Los Angeles, sebagaimana terdengar dalam siaran televisi.

“Kami bukan orang liar, bukan binatang, bukan alien,” ujarnya. “Kami adalah manusia dan kami adalah orang Amerika.”

Ia kemudian melanjutkan, “Saya tahu saat ini sulit untuk tidak membenci. Kadang kita menjadi contaminados saya tidak tahu bagaimana mengatakannya dalam bahasa Inggris kebencian menjadi semakin kuat jika dibalas dengan kebencian.”

“Satu-satunya hal yang lebih kuat dari kebencian adalah cinta,” tambahnya. “Jadi, kita harus berbeda. Jika kita berjuang, lakukanlah dengan cinta.”

Ungkapan “ICE out” kerap digunakan dalam aksi protes sebagai seruan untuk menghentikan pengetatan kebijakan imigrasi era pemerintahan Donald Trump.

Pada malam tersebut, Bad Bunny meraih total tiga penghargaan, termasuk kemenangan bersejarah untuk Album of the Year lewat karya “Debí Tirar Más Fotos (I Should Have Taken More Photos)”. Ini menjadi pertama kalinya album berbahasa Spanyol memenangkan penghargaan tertinggi dari Recording Academy.

Dalam pidato emosionalnya yang sebagian besar disampaikan dalam bahasa Spanyol, Bad Bunny mendedikasikan kemenangan itu untuk “semua orang yang harus meninggalkan tanah kelahirannya demi mengejar mimpi.”

Pernyataan Bad Bunny muncul di tengah gelombang protes anti-ICE yang terjadi secara nasional. Akhir pekan lalu, Bruce Springsteen tampil mengejutkan dalam konser yang diselenggarakan Tom Morello dari Rage Against the Machine di Minneapolis, yang bertujuan menggalang dana bagi keluarga korban penembakan aparat federal.

Springsteen juga baru saja merilis lagu berjudul “Streets of Minneapolis”, yang ia dedikasikan untuk warga Minneapolis serta mengenang para korban.

Artis Lain Juga Bersikap Politik

Billie Eilish turut menyuarakan penolakan terhadap ICE di atas panggung Grammy. Saat menerima penghargaan Song of the Year untuk “Wildflower”, Eilish menyatakan bahwa “tidak ada manusia ilegal di tanah yang dicuri.” Ia juga mengajak publik untuk terus bersuara dan melakukan protes. Bagian akhir pidatonya disensor dalam siaran televisi, namun video yang beredar daring menunjukkan ia mengucapkan, “F**k ICE.”

Sementara itu, pemenang Best New Artist Olivia Dean juga menyampaikan pernyataan bernuansa politik. Penyanyi asal Inggris dengan darah Karibia itu menyebut dirinya sebagai “cucu seorang imigran” dan menegaskan bahwa keberanian para imigran layak dirayakan.

Pembawa acara Grammy, Trevor Noah, menyinggung situasi politik dengan nada bercanda. Ia juga sempat berdialog dengan Bad Bunny soal Puerto Rico, yang dijawab sang musisi dengan tegas bahwa Puerto Rico merupakan bagian dari Amerika Serikat.

Kontroversi Menuju Halftime Super Bowl

Pernyataan Bad Bunny diperkirakan akan memperpanjang kontroversi menjelang penampilannya di halftime show Super Bowl LX. Sejumlah kalangan konservatif menentang kehadirannya, termasuk karena ia tidak memasukkan wilayah daratan Amerika Serikat dalam tur konser 2025–2026, yang disebutnya terkait kekhawatiran akan penggerebekan ICE.

Selain itu, kritik juga datang terkait katalog musik Bad Bunny yang seluruhnya berbahasa Spanyol. Kelompok konservatif Turning Point USA bahkan menyiapkan acara tandingan selama halftime show tersebut.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download mobile firmware
Free Download WordPress Themes
free online course
Tags: BadBunnycobisnis.comGrammyAwardsProtesICE

Related Posts

Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Paris Haute Couture Week Tampilkan Perpaduan Mode, Seni, dan Kreativitas Avant-Garde

by Zahra Zahwa
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Paris Haute Couture Week kembali menghadirkan koleksi busana yang memadukan mode dan seni dalam berbagai bentuk. Sejumlah...

Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Inflasi AS Diperkirakan Masih Bertahan Meski Harga Konsumen Mulai Melandai

by Zahra Zahwa
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tekanan inflasi di Amerika Serikat diperkirakan belum akan berakhir dalam waktu dekat. Meski laju kenaikan harga mulai...

Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Sinner Raih Gelar Grand Slam Kelima Setelah Sukses Pertahankan Trofi Wimbledon

by Zahra Zahwa
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner berhasil mempertahankan gelar Wimbledon 2026 setelah mengalahkan Alexander Zverev di partai...

Trump Bagikan Ilustrasi AI Elang Emas untuk HUT Ke-250 Amerika Serikat

Kebijakan Pengungsi Donald Trump Fokus pada Afrikaner, Prosesnya Tidak Berjalan Mulus

by Zahra Zahwa
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan program penerimaan pengungsi bagi warga kulit...

Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

by Zahra Zahwa
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktor legendaris asal Selandia Baru, Sam Neill, meninggal dunia pada Senin di Sydney, Australia. Keluarganya mengonfirmasi kabar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

July 13, 2026
BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

July 13, 2026
Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

July 12, 2026
Auto Draft

Prediksi Ronaldo Menangis Saat Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan Bernilai Jutaan Dolar

July 12, 2026
Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Paris Haute Couture Week Tampilkan Perpaduan Mode, Seni, dan Kreativitas Avant-Garde

July 13, 2026
Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Inflasi AS Diperkirakan Masih Bertahan Meski Harga Konsumen Mulai Melandai

July 13, 2026
Sam Neill Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Darah Langka

Sinner Raih Gelar Grand Slam Kelima Setelah Sukses Pertahankan Trofi Wimbledon

July 13, 2026
Trump Bagikan Ilustrasi AI Elang Emas untuk HUT Ke-250 Amerika Serikat

Kebijakan Pengungsi Donald Trump Fokus pada Afrikaner, Prosesnya Tidak Berjalan Mulus

July 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved