• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Asuransi

Awas! Salah Pilih Tempat Investasi, Uang Melayang

H. Fuad by H. Fuad
August 17, 2020
in Asuransi
0
Awas! Salah Pilih Tempat Investasi, Uang Melayang

Cobisnis.com – Sudah banyak kejadian bila salah pilih tempat investasi, uang pun melayang. Ambil pelajaran dari kasus sebelumnya ketika akan memilih tempat investasi dan menempatkan dana kita.

Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI)
Freddy Tedja mengingatkan yang harus dipahami bahwa tidak semua individu atau institusi bisa memberikan saran atau pertimbangan dalam berinvestasi. Berikutnya juga tidak kalah penting adalah dimana kita mempercayakan investasi kita dikelola.
“Banyak kejadian, salah pilih tempat investasi, alih-alih untung, uang kita justru bisa melayang,” ujar Freddy hari ini di Jakarta.

Lalu, seperti apa memilih tempat yang pas untuk investasi dana kita? Dia menjelaskan
banyak dijumpai individu atau institusi yang bisa memberikan saran keuangan hingga pertimbangan dalam berinvestasi. Tidak jarang, mereka juga menawarkan produk investasi. Padahal, belum tentu mereka memiliki izin untuk menjual produk investasi.
“Permasalahannya, masyarakat sekarang mudah percaya dengan nama besar atau nama yang populer. Padahal, tidak semua orang atau institusi keuangan itu kredibel, tidak memiliki benturan kepentingan, dan yang lebih krusial lagi harus resmi dan legal dalam memberikan jasa pengelolaan investasi,” ujarnya mengingatkan.

Lebih rinci dia menjelaskan pelaku perencana keuangan, perusahaan sekuritas, ataupun manajer investasi, semua memiliki fungsi dan tugas masing-masing. Sudah ada yang mengaturnya, baik dari regulator ataupun asosiasi. “Sebelum kita pilih harus tahu dulu, apa fungsi dan tugas mereka. Serta jasa apa saja yang boleh ditawarkan sesuai izin yang diberikan dari regulator,” ujarnya.

Perencana keuangan fungsinya adalah memberikan jasa konsultasi keuangan atau memberikan solusi atas masalah keuangan dari klien-kliennya. Perencana keuangan tidak diperkenankan untuk mengelola dana klien atau menyarankan produk investasi secara spesifik kepada klien. “Misalnya menyarankan pembelian saham perusahaan A, atau pembelian reksa dana B,” terangnya.

Kemudian tugas perusahaan sekuritas adalah menjadi perantara atau pialang antara investor dengan pusat pasar modal, dalam bertransaksi di pasar saham, obligasi, sukuk, reksa dana dan sebagainya.

Yang ketiga adalah manajer investasi. Tugasnya adalah menghimpun dan mengelola dana investor melalui portofolio investasi yang disebut reksa dana. Ada juga manajer investasi yang sudah menerima jasa penasihat investasi seperti PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI).

Jasa penasihat investasi ini memberikan wewenang kepada manajer investasi untuk memberikan nasihat ke investor mengenai penjualan atau pembelian efek dengan memperoleh imbalan jasa. “Jadi, perlu kita ketahui juga, mungkin saja sebuah institusi memiliki beberapa izin sekaligus dengan fungsi yang berbeda,” tambahnya.

Bagaimana kita tahu tempat yang kita pilih sudah tepat? Cara termudah tanyakan izin operasi yang dimiliki, cek mereka berfungsi sebagai apa. Simpelnya begini, jika kita mendatangi satu institusi keuangan yang menawarkan jasa yang tidak sesuai dari fungsinya, wajib berhati-hati.

Contohnya tidak mungkin perusahaan perencanaan keuangan bisa mengelola dana nasabahnya. Kalau kita menemukan yang seperti itu, bisa dipastikan perusahaan itu tidak kredibel, dan sebaiknya jangan dipilih untuk menempatkan dana kita.

Jika institusi keuangan tersebut sudah sesuai tugas dan fungsinya, maka langkah berikutnya adalah melakukan pengecekan legalitas ke regulator, yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan asosiasi terkait.

Jika ada yang menawarkan jasa tidak sesuai fungsi dan tugasnya sebaiknya hindari institusi keuangan tersebut. Jangan sampai tergiur dengan saran-saran manis dari individu atau institusi keuangan. “Segera laporkan kepada regulator atau asosiasi. Lebih baik berjaga-jaga daripada menyesal belakangan,” jelasnya.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download samsung firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: asuransiCobisniscobisnis & bisnismanulife

Related Posts

Telkomsel Gandeng TVRI Siapkan Streaming Piala Dunia 2026 untuk Pengguna Indonesia

Telkomsel Gandeng TVRI Siapkan Streaming Piala Dunia 2026 untuk Pengguna Indonesia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel memastikan layanan streaming Piala Dunia 2026 akan berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Operator ini menyiapkan penguatan...

Penderita Hipertensi Tetap Bisa Makan Daging Kurban, Ini Catatan Dokter

Penderita Hipertensi Tetap Bisa Makan Daging Kurban, Ini Catatan Dokter

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perayaan Iduladha identik dengan berbagai olahan daging sapi dan kambing. Namun konsumsi daging kurban tetap perlu diperhatikan...

Daging Kambing Tidak Selalu Lebih Berbahaya, Ini Fakta Gizinya Dibanding Sapi

Daging Kambing Tidak Selalu Lebih Berbahaya, Ini Fakta Gizinya Dibanding Sapi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Momen Iduladha identik dengan konsumsi daging kurban, terutama daging sapi dan kambing. Meski sama-sama termasuk daging merah,...

Tenang Dulu, Minum Es Setelah Makan Sate Tidak Bikin Lemak Beku di Perut Kamu

Tenang Dulu, Minum Es Setelah Makan Sate Tidak Bikin Lemak Beku di Perut Kamu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mitos soal minum air dingin setelah makan daging kembali ramai dibahas menjelang Idul Adha. Banyak yang percaya...

Daging Kambing Ternyata Lebih Rendah Lemak, Tapi Tetap Tidak Boleh Berlebihan

Daging Kambing Ternyata Lebih Rendah Lemak, Tapi Tetap Tidak Boleh Berlebihan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Daging merah seperti sapi dan kambing menjadi hidangan yang paling banyak dikonsumsi saat Iduladha. Meski kaya nutrisi,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Telkomsel Gandeng TVRI Siapkan Streaming Piala Dunia 2026 untuk Pengguna Indonesia

Telkomsel Gandeng TVRI Siapkan Streaming Piala Dunia 2026 untuk Pengguna Indonesia

May 27, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Ferrari Perkenalkan EV Perdana Luce dengan Harga US$640 Ribu

Ferrari Perkenalkan EV Perdana Luce dengan Harga US$640 Ribu

May 27, 2026
NHM Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Lingkar Tambang

NHM Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Lingkar Tambang

May 27, 2026
Crystal Palace Juara UEFA Conference League 2025/26

Crystal Palace Juara UEFA Conference League 2025/26

May 28, 2026
Naomi Osaka Tampil Memukau dengan Outfit ‘Menara Eiffel’ di French Open 2026

Naomi Osaka Tampil Memukau dengan Outfit ‘Menara Eiffel’ di French Open 2026

May 28, 2026
E. Jean Carroll Hadapi Penyelidikan Kriminal atas Kesaksian dalam Kasus Trump

E. Jean Carroll Hadapi Penyelidikan Kriminal atas Kesaksian dalam Kasus Trump

May 28, 2026
Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari APBN, Ini Penjelasan Pemerintah dan MUI

Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari APBN, Ini Penjelasan Pemerintah dan MUI

May 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved