• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, September 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Astronom Kini Menyebut Bulan Menyerap Molekul dari Atmosfer Bumi

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 14, 2026
in Humaniora
0
Astronom Kini Menyebut Bulan Menyerap Molekul dari Atmosfer Bumi

JAKARTA, Cobisnis.com – Para astronom kini menemukan bahwa bulan telah “menyerap” molekul dari atmosfer Bumi selama miliaran tahun, dibawa oleh angin matahari dan tertanam di tanah bulan. Temuan ini berasal dari sebuah studi terbaru yang memberikan perspektif baru terhadap asal-usul unsur-unsur kimia yang ditemukan di permukaan bulan.

Penelitian ini membantu menjelaskan teka-teki yang sudah ada sejak misi Apollo, ketika sampel tanah bulan menunjukkan adanya jejak air, karbon dioksida, helium, dan nitrogen. Selama puluhan tahun, para ilmuwan menduga unsur-unsur tersebut berasal dari Matahari. Namun, studi lanjutan menunjukkan sebagian di antaranya kemungkinan berasal dari atmosfer Bumi purba.

Riset terbaru justru membalik anggapan lama bahwa medan magnet Bumi mencegah partikel atmosfer lolos ke luar angkasa. Studi ini menyimpulkan bahwa medan magnet Bumi justru membantu menyalurkan partikel atmosfer ke bulan, dan proses tersebut masih berlangsung hingga saat ini.

“Ini berarti Bumi telah memasok gas volatil seperti oksigen dan nitrogen ke tanah bulan sepanjang waktu,” ujar Eric Blackman, salah satu penulis studi dan profesor fisika serta astronomi di University of Rochester, Amerika Serikat. Ia menjelaskan bahwa meski awalnya bulan terbentuk dari tumbukan besar dengan Bumi purba, pertukaran material kimia ternyata tetap berlanjut selama miliaran tahun.

Keberadaan unsur penting seperti oksigen dan hidrogen di permukaan bulan dinilai sangat relevan bagi masa depan eksplorasi luar angkasa. Unsur-unsur tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk menghasilkan air, bahan bakar, dan sumber daya lain bagi misi jangka panjang, termasuk kemungkinan koloni manusia di bulan.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan menggunakan simulasi komputer dengan dua skenario: kondisi Bumi purba tanpa medan magnet dan angin matahari kuat, serta kondisi Bumi modern dengan medan magnet kuat dan angin matahari lebih lemah. Hasilnya menunjukkan bahwa kondisi Bumi modern justru lebih efektif dalam mentransfer partikel atmosfer ke bulan.

Hasil simulasi tersebut kemudian diverifikasi menggunakan sampel tanah bulan dari misi Apollo 14 dan 17. Para peneliti menganalisis perbandingan partikel yang berasal dari Matahari dan yang berasal dari Bumi, dan menemukan bukti kuat adanya kontribusi atmosfer Bumi dalam komposisi tanah bulan.

Penemuan ini penting karena tanah bulan dapat menjadi arsip kimia yang menyimpan informasi tentang evolusi atmosfer Bumi dan perkembangan kehidupan di planet ini. Para ilmuwan meyakini penelitian lanjutan, termasuk analisis sampel baru dari misi Chang’e milik China, dapat semakin memperkaya pemahaman tentang hubungan Bumi dan bulan.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: AstronomiAtmosferBumibulancobisnis.comSainsAntariksa

Related Posts

Prabowo: RI-Rusia Saling Melengkapi, Rusia Punya Gandum, Indonesia Punya Sawit

Prabowo: RI-Rusia Saling Melengkapi, Rusia Punya Gandum, Indonesia Punya Sawit

by Hidayat Taufik
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto menilai Indonesia dan Rusia memiliki peluang besar untuk memperkuat kerja sama ekonomi. Menurutnya, kedua...

Kasus ISPA di Natuna Naik, Terdampak Asap Karhutla

Kasus ISPA di Natuna Naik, Terdampak Asap Karhutla

by Hidayat Taufik
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), mengalami peningkatan. Kondisi tersebut terjadi...

Kemenhub menyiapkan 309 rute penerbangan perintis pada 2027 dengan anggaran Rp788,51 miliar untuk menjaga konektivitas wilayah 3TP. (Foto/susiair.com)

Kemenhub Siapkan 309 Rute Penerbangan Perintis

by Desti Dwi Natasya
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Perhubungan menyiapkan anggaran Rp6,12 triliun untuk Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada 2027. Anggaran tersebut akan digunakan...

Penelitian Ungkap Tasmanian Tiger Mungkin Bukan Pemangsa Ternak

Penelitian Ungkap Tasmanian Tiger Mungkin Bukan Pemangsa Ternak

by Zahra Zahwa
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penelitian terbaru mengungkap fakta baru tentang Tasmanian tiger atau thylacine, predator yang telah punah hampir satu abad...

Gedung Meta Indonesia (Foto: Ig/faqih.dh)

Eks Pegawai Meta Kritik Uang Damai

by Desti Dwi Natasya
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan anggota tim keamanan Meta, Arturo Bejar, menilai uang damai senilai 17 miliar dolar AS untuk menyelesaikan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

Stok Beras 5 Kg Langka di Ritel, Bulog Diminta Perluas Pasokan

September 2, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.

NYAM Awards 2026 Dorong Bisnis F&B Lokal Makin Berkembang

September 2, 2026
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

Kasus Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 566 Orang, Kepala SPPG Buka Suara

September 2, 2026
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
Nico Paz Diproyeksikan Mengisi Nomor 10 Argentina Setelah Era Messi Berakhir

Nico Paz Diproyeksikan Mengisi Nomor 10 Argentina Setelah Era Messi Berakhir

September 3, 2026
Prabowo: RI-Rusia Saling Melengkapi, Rusia Punya Gandum, Indonesia Punya Sawit

Prabowo: RI-Rusia Saling Melengkapi, Rusia Punya Gandum, Indonesia Punya Sawit

September 3, 2026
Miliarder Jerman Klaus-Michael Kuehne (Foto/Kuehne+Nagel)

Konglomerat Klaus Kühne Tinggalkan Harta Rp867 Triliun

September 3, 2026
MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

MAP Group Dipanggil Kemendag Usai Konsumen Keluhkan Promo Buy 1 Get 1 Free

September 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved