• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

AS Perpanjang GSP untuk RI, Nilai Ekspor Indonesia akan Naik

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
November 1, 2020
in Nasional
0
AS Perpanjang GSP untuk RI, Nilai Ekspor Indonesia akan Naik

Cobisnis.com – Pemerintah AS melalui United States Trade Representative (USTR) menerbitkan keputusan resmi pada Jumat (30 Oktober 2020) untuk memperpanjang pemberian fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) kepada Indonesia. Keputusan ini diambil setelah USTR melakukan review terhadap fasilitas GSP untuk Indonesia selama kurang lebih 2,5 tahun sejak Maret 2018.

GSP merupakan fasilitas perdagangan berupa pembebasan tarif bea masuk yang diberikan secara unilateral oleh Pemerintah AS kepada negara berkembang di dunia sejak tahun 1974. Indonesia pertama kali mendapatkan fasilitas GSP dari AS pada tahun 1980.

Terdapat 3572 pos tarif yang telah diklasifikasikan oleh US Customs
and Border Protection (CBP) pada level Harmonized System (HS) 8-digit yang mendapatkan pembebasan tarif melalui skema GSP. 3572 pos tarif tersebut mencakup produk manufaktur dan semi-manufaktur, pertanian, perikanan dan industri primer.

Daftar produk yang mendapatkan pembebasan tarif bisa dilihat pada Harmonized Tariff Schedule of the United States (HTS-US).

Berdasarkan data statistik dari United States International Trade Commission (USITC) pada tahun 2019 ekspor Indonesia yang menggunakan GSP mencapai USD 2,61 milyar atau setara 13,1% dari total ekspor Indonesia ke AS (yaitu sebesar USD 20.1 milyar).

Ekspor GSP Indonesia di tahun 2019 berasal dari 729 pos tarif barang dari total 3572 pos tarif produk yang mendapatkan preferensi tarif GSP.

Dari Januari-Agustus 2020 di tengah pandemi nilai ekspor Indonesia yang menggunakan fasilitas GSP tercatat USD 1,87 milyar atau naik 10,6 persen dibandingkan periode yang sama di
tahun sebelumnya.

“Dengan perpanjangan pemberian fasilitas GSP ini diharapkan nilai ekspor Indonesia akan semakin meningkat,” demikian Press Briefing Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, Minggu (1 November 2020).

Dalam kunjungan Menlu AS Mike Pompeo ke Indonesia selama tiga hari di bulan Oktober 2020, baik dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Retno Marsudi maupun kunjungan kehormatan kepada Presiden RI, isu GSP menjadi salah satu bahasan utama kedua negara.

“Keputusan USTR ini tentunya kita sambut dengan baik dan mudah-mudahan dapat terus kita manfaatkan untuk memperkuat perdagangan kita dengan AS,” ujar Menlu.

Perdagangan yang kuat antara Indonesia-AS diharapkan akan
menjadi katalis bagi peningkatan investasi kedua negara. AS merupakan negara tujuan ekspor non migas terbesar RI kedua setelah China, dengan total nilai perdagangan dua-arah mencapai USD 27 milyar di tahun 2019.

Ekspor Indonesia ke AS periode Januari-Agustus 2020 mencapai USD 11,8 miliar meningkat hampir 2% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar USD11,6 miliar. Kenaikan ini terjadi di tengah situasi pandemi, dan saat impor AS dari seluruh dunia turun 13%.

Lima besar ekspor produk GSP Indonesia hingga Agustus 2020 adalah:

1. HS 94042100: matras, baik karet maupun plastic USD 185 juta

2. HS 71131929: kalung dan rantai emas USD 142 juta

3. HS 42029231: tas bepergian dan olahraga USD 104 juta

4. HS 38231920: minyak asam dari pengolahan kelapa sawit USD 84 juta

5. HS 40112010: ban penumatik radial untuk bus atau truk USD 82 juta

Lima besar ekspor produk GSP Indonesia pada tahun 2019 adalah:

1. HS 71131929: kalung dan rantai emas USD 225 juta

2. HS 40112010: ban pneumatic radial untuk bus atau truk USD 145 juta

3. HS 42029231: tas bepergian dan olahraga USD 142 juta

4. HS 71131950: perhiasan dari logam berharga selain perak USD 112 juta

5. HS 38231920: minyak asam dari pengolahan kelapa sawit USD 95 juta

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download intex firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: cobisisniscobisnis vs indoneslaEkspor impor

Related Posts

Bridgestone Indonesia Raih Sertifikat AEO dari Bea Cukai, Perkuat Daya Saing Global

Bridgestone Indonesia Raih Sertifikat AEO dari Bea Cukai, Perkuat Daya Saing Global

by Rizki Meirino
June 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bridgestone Tire Indonesia resmi menerima sertifikat Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai....

Jamkrindo Perkuat Pemberdayaan Sosial melalui Kolaborasi Strategis dengan Kejagung dan Pemprov Kepri

Jamkrindo Perkuat Pemberdayaan Sosial melalui Kolaborasi Strategis dengan Kejagung dan Pemprov Kepri

by Rizki Meirino
December 4, 2025
0

Tanjungpinang, Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (PT Jamkrindo), perusahaan penjamin kredit terbesar Indonesia, ikut berkontribusi dalam kolaborasi bersama Kejaksaan...

Peran Ekspor-Impor dalam Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

Peran Ekspor-Impor dalam Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekspor-impor adalah salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi. Melalui ekspor, suatu negara dapat menjual produk unggulannya...

Indonesia Cetak Ekspor Terbesar Sepanjang Sejarah

Ada Konflik Israel-Iran,BPS Sebut Efek ke Ekspor-Impor Indonesia Minim

by Farida Ratnawati
April 22, 2024
0

JAKARTA ,Cobisnis.com - Situasi geopolitik global saat ini tengah memanas, khususnya konflik yang terjadi di Timur Tengah antara Israel-Iran. Konflik antara...

Bangkitkan UMKM, Pemerintah Suntik Rp184,83 T untuk Program PEN 2021

Menko Airlangga: Pemerintah Dorong Kemitraan yang Saling Menguntungkan Demi Perkembangan Industri Bernilai Tambah

by Indra Purnama
December 29, 2021
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah terus mendorong program hilirisasi industri dengan mengurangi ekspor bahan mentah atau raw material, guna meningkatkan nilai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Tips untuk Si Kecil yang Susah Sarapan

6 Tips untuk Si Kecil yang Susah Sarapan

August 6, 2026
Ingin Tidur Lebih Berkualitas? Ini 7 Makanan yang Direkomendasikan Ahli

Ingin Tidur Lebih Berkualitas? Ini 7 Makanan yang Direkomendasikan Ahli

August 6, 2026
Liverpool Cody Gakpo Tottenham

Liverpool Tutup Pintu Transfer Cody Gakpo ke Tottenham Hotspur

August 5, 2026
BYD Seal Terbakar di Tol, BYD Indonesia Pastikan Penyebab Masih Diselidiki

BYD Seal Terbakar di Tol, BYD Indonesia Pastikan Penyebab Masih Diselidiki

August 6, 2026
Sidang Tahunan MPR 2026 Tinggalkan Tradisi Baju Adat Era Jokowi

Sidang Tahunan MPR 2026 Tinggalkan Tradisi Baju Adat Era Jokowi

August 6, 2026
XLSMART Genjot Optimalisasi BTS 5G di Semarang untuk Dukung Aktivitas Digital

XLSMART Genjot Optimalisasi BTS 5G di Semarang untuk Dukung Aktivitas Digital

August 6, 2026
HIPMI dan Perguruan Tinggi UNJ Dorong Mahasiswa Tinggalkan Mental “Solo Fighter”, Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Kolaborasi

HIPMI dan Perguruan Tinggi UNJ Dorong Mahasiswa Tinggalkan Mental “Solo Fighter”, Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Kolaborasi

August 6, 2026
ASABRI santunan prajurit gugur

ASABRI Percepat Penyaluran Santunan untuk Keluarga Praka Jefri

August 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved