• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, June 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

AS Perpanjang GSP untuk RI, Nilai Ekspor Indonesia akan Naik

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
November 1, 2020
in Nasional
0
AS Perpanjang GSP untuk RI, Nilai Ekspor Indonesia akan Naik

Cobisnis.com – Pemerintah AS melalui United States Trade Representative (USTR) menerbitkan keputusan resmi pada Jumat (30 Oktober 2020) untuk memperpanjang pemberian fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) kepada Indonesia. Keputusan ini diambil setelah USTR melakukan review terhadap fasilitas GSP untuk Indonesia selama kurang lebih 2,5 tahun sejak Maret 2018.

GSP merupakan fasilitas perdagangan berupa pembebasan tarif bea masuk yang diberikan secara unilateral oleh Pemerintah AS kepada negara berkembang di dunia sejak tahun 1974. Indonesia pertama kali mendapatkan fasilitas GSP dari AS pada tahun 1980.

Terdapat 3572 pos tarif yang telah diklasifikasikan oleh US Customs
and Border Protection (CBP) pada level Harmonized System (HS) 8-digit yang mendapatkan pembebasan tarif melalui skema GSP. 3572 pos tarif tersebut mencakup produk manufaktur dan semi-manufaktur, pertanian, perikanan dan industri primer.

Daftar produk yang mendapatkan pembebasan tarif bisa dilihat pada Harmonized Tariff Schedule of the United States (HTS-US).

Berdasarkan data statistik dari United States International Trade Commission (USITC) pada tahun 2019 ekspor Indonesia yang menggunakan GSP mencapai USD 2,61 milyar atau setara 13,1% dari total ekspor Indonesia ke AS (yaitu sebesar USD 20.1 milyar).

Ekspor GSP Indonesia di tahun 2019 berasal dari 729 pos tarif barang dari total 3572 pos tarif produk yang mendapatkan preferensi tarif GSP.

Dari Januari-Agustus 2020 di tengah pandemi nilai ekspor Indonesia yang menggunakan fasilitas GSP tercatat USD 1,87 milyar atau naik 10,6 persen dibandingkan periode yang sama di
tahun sebelumnya.

“Dengan perpanjangan pemberian fasilitas GSP ini diharapkan nilai ekspor Indonesia akan semakin meningkat,” demikian Press Briefing Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, Minggu (1 November 2020).

Dalam kunjungan Menlu AS Mike Pompeo ke Indonesia selama tiga hari di bulan Oktober 2020, baik dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Retno Marsudi maupun kunjungan kehormatan kepada Presiden RI, isu GSP menjadi salah satu bahasan utama kedua negara.

“Keputusan USTR ini tentunya kita sambut dengan baik dan mudah-mudahan dapat terus kita manfaatkan untuk memperkuat perdagangan kita dengan AS,” ujar Menlu.

Perdagangan yang kuat antara Indonesia-AS diharapkan akan
menjadi katalis bagi peningkatan investasi kedua negara. AS merupakan negara tujuan ekspor non migas terbesar RI kedua setelah China, dengan total nilai perdagangan dua-arah mencapai USD 27 milyar di tahun 2019.

Ekspor Indonesia ke AS periode Januari-Agustus 2020 mencapai USD 11,8 miliar meningkat hampir 2% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar USD11,6 miliar. Kenaikan ini terjadi di tengah situasi pandemi, dan saat impor AS dari seluruh dunia turun 13%.

Lima besar ekspor produk GSP Indonesia hingga Agustus 2020 adalah:

1. HS 94042100: matras, baik karet maupun plastic USD 185 juta

2. HS 71131929: kalung dan rantai emas USD 142 juta

3. HS 42029231: tas bepergian dan olahraga USD 104 juta

4. HS 38231920: minyak asam dari pengolahan kelapa sawit USD 84 juta

5. HS 40112010: ban penumatik radial untuk bus atau truk USD 82 juta

Lima besar ekspor produk GSP Indonesia pada tahun 2019 adalah:

1. HS 71131929: kalung dan rantai emas USD 225 juta

2. HS 40112010: ban pneumatic radial untuk bus atau truk USD 145 juta

3. HS 42029231: tas bepergian dan olahraga USD 142 juta

4. HS 71131950: perhiasan dari logam berharga selain perak USD 112 juta

5. HS 38231920: minyak asam dari pengolahan kelapa sawit USD 95 juta

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: cobisisniscobisnis vs indoneslaEkspor impor

Related Posts

Jamkrindo Perkuat Pemberdayaan Sosial melalui Kolaborasi Strategis dengan Kejagung dan Pemprov Kepri

Jamkrindo Perkuat Pemberdayaan Sosial melalui Kolaborasi Strategis dengan Kejagung dan Pemprov Kepri

by Rizki Meirino
December 4, 2025
0

Tanjungpinang, Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (PT Jamkrindo), perusahaan penjamin kredit terbesar Indonesia, ikut berkontribusi dalam kolaborasi bersama Kejaksaan...

Peran Ekspor-Impor dalam Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

Peran Ekspor-Impor dalam Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

by Desti Dwi Natasya
October 1, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekspor-impor adalah salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi. Melalui ekspor, suatu negara dapat menjual produk unggulannya...

Indonesia Cetak Ekspor Terbesar Sepanjang Sejarah

Ada Konflik Israel-Iran,BPS Sebut Efek ke Ekspor-Impor Indonesia Minim

by Farida Ratnawati
April 22, 2024
0

JAKARTA ,Cobisnis.com - Situasi geopolitik global saat ini tengah memanas, khususnya konflik yang terjadi di Timur Tengah antara Israel-Iran. Konflik antara...

Bangkitkan UMKM, Pemerintah Suntik Rp184,83 T untuk Program PEN 2021

Menko Airlangga: Pemerintah Dorong Kemitraan yang Saling Menguntungkan Demi Perkembangan Industri Bernilai Tambah

by Indra Purnama
December 29, 2021
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah terus mendorong program hilirisasi industri dengan mengurangi ekspor bahan mentah atau raw material, guna meningkatkan nilai...

Ekspor Rumput Laut Indonesia Meningkat di Tengah Pandemi COVID-19

Ekspor Rumput Laut Indonesia Meningkat di Tengah Pandemi COVID-19

by Indra Purnama
December 27, 2021
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda dunia, ekspor rumput laut Indonesia mulai mencatatkan kinerja positif secara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

Dampak Dolar Menguat, Harga Produk Ritel Ikut Disesuaikan oleh Emiten

June 5, 2026
Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap Aman hingga Akhir 2026

Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap Aman hingga Akhir 2026

June 6, 2026
Rumor Persija Bidik Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru Musim Depan

Rumor Persija Bidik Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru Musim Depan

June 6, 2026
Dari Cangkir ke Gaya Hidup, Tren Kopi Terus Tumbuh di Indonesia

Dari Cangkir ke Gaya Hidup, Tren Kopi Terus Tumbuh di Indonesia

June 6, 2026
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi

Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi

June 6, 2026
10 Tahun di Indonesia, Public Gold Perluas Jaringan dan Bidik Pertumbuhan Lebih Besar

10 Tahun di Indonesia, Public Gold Perluas Jaringan dan Bidik Pertumbuhan Lebih Besar

June 6, 2026
Richard Branson Bela Nadiem Makarim di Tengah Kasus Chromebook

Richard Branson Bela Nadiem Makarim di Tengah Kasus Chromebook

June 6, 2026
Lego Hadirkan Miniatur Sagrada Família Senilai Rp13 Juta Lebih pada 2026

Lego Hadirkan Miniatur Sagrada Família Senilai Rp13 Juta Lebih pada 2026

June 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved