• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, November 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Komunitas

Apresiasi Pekerja Sampah, Ocean Plastic Prevention Accelerator Gandeng Bank Sampah Induk Surabaya

Nina Karlita by Nina Karlita
June 14, 2021
in Komunitas
0
Apresiasi Pekerja Sampah, Ocean Plastic Prevention Accelerator Gandeng Bank Sampah Induk Surabaya

SURABAYA, Cobisnis.com – Beberapa orang mungkin mengatasi sampah dengan cara membakar atau menimbun di dalam tanah yang justru malah mencemari lingkungan. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut di era pandemi tahun 2020, total produksi sampah nasional menembus angka 67,8 juta ton, atau meningkat sekitar 3 juta ton dari tahun 2018.

Artinya, hampir 185.753 ton sampah setiap harinya dihasilkan oleh 270 juta penduduk Indonesia. Melihat peningkatan tersebut tentu peran pekerja pengelola sampah amat krusial.

Guna mengapresiasi kontribusi para pekerja pengelola sampah, program yang bergerak di bidang pembangun ekosistem inovasi sosial, Ocean Plastic Prevention Accelerator (OPPA) berkolaborasi dengan Bank Sampah Induk Surabaya (BSIS) menggelar “Peduli Pahlawan Lingkungan”.

Aksi bakti sosial ini membagikan 200 paket alat pelindung diri (APD) pemilahan sampah dan sembako kepada para pekerja sektor sampah pada 10 Mei lalu. Event dihadiri pemulung, nasabah dan pegawai BSIS.

Aksi sosial “Peduli Pahlawan Lingkungan” ini diharap mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peranan, keselamatan kerja dan peningkatan kesejahteraan pekerja pengelola sampah.

Anjar Putro (31) selaku ketua Bank Sampah Induk Surabaya (BSIS) menuturkan, pekerjaan pengelolaan sampah masih dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat di lingkungannya.
“Harapannya semoga ke depan akan ada banyak lagi pihak yang mau bersinergi untuk berkontribusi terhadap program serupa, khususnya dari pemerintah terkait,” ujar Anjar.

Pengelolaan sampah di Indonesia dan di seluruh dunia mayoritas dijalankan oleh pekerja informal. Berdasarkan data International Labor Organization (ILO), hanya sekitar 4 juta dari total 9-14 juta pekerja di sektor pengelolaan sampah di seluruh dunia terhitung formal.

Artinya, mayoritas pekerja sektor informal dalam kesehariannya berinteraksi dengan sampah tak memakai perlengkapan pengaman memadai dimana risiko terinfeksi material asing dan kecelakaan kerja sangat tinggi. Belum lagi kemungkinan tertular COVID-19.

Dari perspektif proses kerja, pekerja sektor sampah rawan dicurangi karena kurangnya transparansi di dalam rantai pasokan. Hal ini membuat praktik kerja etis menjadi sulit diukur. Terlebih pendapatan pekerja pengelola sampah termasuk dalam kelompok ekonomi rentan.

Berdasarkan Survei Badan Pusat Statistik (BPS) Juni 2020, sebanyak 70,53 persen responden masyarakat dengan upah di bawah 1,8 juta rupiah per bulan mengaku mengalami penurunan pendapatan sejak COVID-19 melanda.

Seperti dialami Suhartono (46), salah satu pekerja sektor sampah di Surabaya yang mengeluhkan pendapatan hariannya berkurang sejak pandemi. “Sebelum ada Corona, dapatnya 200 Ribu rupiah tiap kali setor, sekarang ini nggak tentu, kadang 100 Ribu kadang 120 Ribu.”

Secara bersamaan, pekerja sektor sampah juga rawan kehilangan pekerjaan. Seperti dialami pekerja salah satu BSIS, Yuda (37) yang sempat dirumahkan sementara waktu.

Beberapa fasilitas pengolahan sampah memilih menunda operasinya selama pandemi untuk mengurangi penyebaran virus dari material asing atau omset turun drastis akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Perlunya Kolaborasi

Maka dari itu OPPA-SecondMuse, yang didukung oleh The Incubation Network (TIN), The Circulate Initiative (TCI), Global Affairs Canada (GAC), Alliance to End Plastic Waste (AEPW), dan beberapa organisasi lain, mencoba mencari solusi inovatif untuk mengatasi tantangan dalam sistem pengelolaan sampah lokal dan sektor daur ulang melalui kegiatan kolaboratif.

“Sektor informal juga menjadi perhatian besar bagi OPPA, sehingga kami dengan semangat mendukung aksi sosial Peduli Pahlawan Lingkungan yang dijalankan oleh BSIS di Kota Surabaya,” tambah Duala Okto selaku Project Manager OPPA.

Salah satu penerima bantuan, Agus Winarto (46) menyampaikan aksi sosial ini menandai bahwa pekerja sektor sampah mulai diperhitungkan. “Insya allah ke depannya kami lebih bersemangat dan bisa memberikan kontribusi lebih,” lanjut Agus yang juga ketua Bank Sampah Songolikoer Surabaya.

Saat ini, ada sekitar 3,7 Juta pemulung di Indonesia, menurut data Ikatan Pemulung Indonesia (2019) yang mengandalkan pendapatan hariannya dari sampah. Angka ini belum termasuk pekerja lain di sektor serupa.

Terlebih lagi, pekerja sektor informal bertanggung jawab terhadap pengumpulan sampah plastik untuk kebutuhan daur ulang di Indonesia, berdasarkan National Plastic Action Partnership. Sebagai aktor kunci dalam sistem manajemen sampah yang lebih baik, kesejahteraan pekerja informal harus menjadi perhatian kita semua.

Selain aksi bakti sosial bersama Bank Sampah Induk Surabaya, OPPA juga berkolaborasi dengan National Plastic Action Partnership (NPAP) dan the World Economic Forum menjalankan program
“Informal Plastic Collection Innovation Challenge” (cutt.ly/IPC-Innovation-Challenge-2021).

Program ini ingin mencari solusi atas tiga tantangan penanganan sampah sektor informal di Indonesia yaitu, menciptakan rantai pasokan yang lebih baik, meningkatkan literasi digital bagi pekerja sektor informal dan visibilitas yang lebih baik bagi pekerja sektor sampah di mata masyarakat.

Tags: bank sampahbank sampah induk surabayaCobisnisocean plastic prevention accelerator

Related Posts

Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.

Samsung Siapkan Kembali Kamera Bawah Layar di HP Lipat

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan teknologi untuk ponsel lipat bergaya buku (book-style). Perusahaan asal Korea Selatan tersebut...

Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas potensi serangan baru ke Iran. Pentagon disebut telah memetakan target, sementara Teheran menyiapkan respons.

Trump dan Netanyahu Bahas Opsi Serangan Baru ke Iran

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah berbicara melalui sambungan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin...

Tiongkok menyiapkan misi pendaratan berawak di Bulan dengan skema dua peluncuran yang melibatkan Long March-10, Mengzhou, dan Lanyue.

Tiongkok Siapkan Misi Pendaratan Astronaut di Bulan

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tiongkok mengungkapkan skema pelaksanaan misi pendaratan berawak di Bulan dengan menerapkan arsitektur "dua peluncuran, pertemuan di orbit...

Manchester United dikabarkan memantau Ivan Toney untuk bursa transfer Januari 2027 setelah performa lini depan belum maksimal.

Manchester United Bidik Ivan Toney untuk Januari 2027

by Desti Dwi Natasya
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Manchester United dikabarkan mulai mempertimbangkan langkah untuk merekrut penyerang Al-Ahli, Ivan Toney, pada bursa transfer musim dingin...

Petrokimia Gresik Bangun Pabrik Kimia Berkapasitas 600 Ribu Ton

Petrokimia Gresik Bangun Pabrik Kimia Berkapasitas 600 Ribu Ton

by Rizki Meirino
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Petrokimia Gresik, dan PT Rekayasa Industri (Rekind) memperkuat sinergi untuk mendorong industri hijau...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

November 2, 2026
JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

November 2, 2026
WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

WeTV Perkuat Ekonomi Kreatif Indonesia Lewat Investasi Konten dan Talenta Lokal

November 2, 2026
PLN Indonesia Power

Inovasi Biomassa PLN Indonesia Power Raih 2nd Runner-up Renewable Energy Awards 2026

November 2, 2026
Samsung dikabarkan akan menghadirkan kembali kamera bawah layar pada ponsel lipat terbarunya tahun depan, dengan tantangan kualitas foto selfie.

Samsung Siapkan Kembali Kamera Bawah Layar di HP Lipat

November 2, 2026
Sidak Koperasi Merah Putih di Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Gerai Obat Tersedia

Sidak Koperasi Merah Putih di Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Pastikan Gerai Obat Tersedia

November 2, 2026
Usai Penggeledahan Ponpes, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Usai Penggeledahan Ponpes, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

November 2, 2026
Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas potensi serangan baru ke Iran. Pentagon disebut telah memetakan target, sementara Teheran menyiapkan respons.

Trump dan Netanyahu Bahas Opsi Serangan Baru ke Iran

November 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved