• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Apollo Global Kembali Terseret Dalam Berkas Epstein, Serikat Guru Desak Investigasi SEC

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 23, 2026
in News
0
Apollo Global Kembali Terseret Dalam Berkas Epstein, Serikat Guru Desak Investigasi SEC

FILE PHOTO: Leon Black speaks at the Milken Institute's 21st Global Conference in Beverly Hills, California, U.S. May 1, 2018. REUTERS/Lucy Nicholson/File Photo

JAKARTA, Cobisnis.com – Rilis jutaan dokumen terkait Jeffrey Epstein kembali menyeret nama raksasa investasi Wall Street, Apollo Global Management. Lima tahun setelah skandal Epstein memaksa miliarder Leon Black mundur sebagai CEO, dokumen terbaru memunculkan pertanyaan baru soal hubungan perusahaan tersebut dengan terpidana kasus prostitusi anak di bawah umur itu.

Dokumen yang dirilis menunjukkan bahwa CEO Apollo saat ini, Marc Rowan, beberapa kali bertemu dengan Epstein bertahun-tahun setelah pengakuan bersalah Epstein pada 2008 dan hukuman penjara 18 bulan yang dijalaninya. Temuan ini memicu sorotan terhadap transparansi Apollo kepada para investor terkait hubungan tersebut.

Dua serikat guru besar American Federation of Teachers dan American Association of University Professors yang telah menginvestasikan sedikitnya US$27,5 miliar di Apollo, mengirim surat kepada Securities and Exchange Commission (SEC) pekan ini. Mereka mendesak regulator federal menyelidiki dugaan “kurangnya keterusterangan” Apollo mengenai relasinya dengan Epstein.

Apollo bergerak cepat melakukan pengendalian krisis. Dalam surat kepada klien dan mitra, Presiden Apollo James Zelter menegaskan tidak ada informasi baru dalam dokumen tersebut. Ia menyatakan bahwa selain Leon Black, tidak ada eksekutif Apollo termasuk Marc Rowan yang memiliki hubungan bisnis maupun pribadi dengan Epstein. Menurut perusahaan, setiap upaya Epstein untuk menjalin kerja sama dengan pendiri Apollo selain Black selalu ditolak.

Namun, serikat guru menyoroti ratusan dokumen yang menyebut nama Rowan. Salah satu contohnya adalah pertukaran email pada Februari 2016 antara Rowan dan Epstein terkait potensi “corporate inversion” Apollo, yakni manuver pajak untuk menurunkan tarif pajak dengan memindahkan domisili perusahaan ke negara dengan pajak lebih rendah. Dalam korespondensi itu, Epstein bahkan menyarankan melibatkan firma perbankan Rothschild dalam struktur transaksi tersebut.

Pada Maret 2016, Rowan disebut membagikan email internal Apollo terkait valuasi aset pajak kepada Epstein. Sementara pada September 2016, seorang eksekutif afiliasi Apollo meminta staf agar tetap menyalin Epstein dalam pembahasan pajak tertentu karena “keahlian substantifnya.”

Serikat guru menilai komunikasi investor Apollo saat ini memberikan gambaran yang tidak lengkap dan berpotensi menyesatkan tentang sejauh mana hubungan para eksekutif perusahaan dengan Epstein. Mereka meminta SEC menyelidiki apakah pernyataan Apollo sebelumnya dapat dikategorikan sebagai “secara material salah atau menyesatkan.”

Apollo sendiri menilai gelombang pemberitaan ini didorong agenda tertentu dan menegaskan komitmennya terhadap transparansi. Namun pengamat tata kelola perusahaan, Eleanor Bloxham dari The Value Alliance Company, menyebut serikat guru memiliki dasar kuat untuk meminta penyelidikan. Ia mempertanyakan mengapa pertemuan dan korespondensi Rowan dengan Epstein tidak diungkapkan lebih awal kepada investor.

Sorotan baru ini menambah tekanan bagi Apollo, yang mengelola hampir US$1 triliun aset dan telah kehilangan sekitar seperlima nilai pasarnya sepanjang tahun ini. Saham Apollo bahkan turun 6% pada Kamis di tengah aksi jual sektor manajemen aset akibat kekhawatiran terhadap kesehatan dana kredit swasta.

Kasus ini menunjukkan bagaimana bayang-bayang Jeffrey Epstein masih membayangi tokoh-tokoh besar di Wall Street dan korporasi Amerika, bahkan bertahun-tahun setelah vonis pidananya dijatuhkan.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: ApolloGlobalcobisnis.comJeffreyEpsteinSECWallStreet

Related Posts

Peluang Renegade Dipertanyakan Usai Undian Posisi Buruk

Peluang Renegade Dipertanyakan Usai Undian Posisi Buruk

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kuda favorit Renegade menghadapi tantangan besar jelang Kentucky Derby 2026. Renegade mendapat posisi start nomor satu yang...

Superbank Gelar RUPST Perdana, Tegaskan Kinerja Solid Pasca IPO

Superbank Gelar RUPST Perdana, Tegaskan Kinerja Solid Pasca IPO

by Dwi Natasya
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perdana sejak resmi melantai di...

Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Maskapai penerbangan global berupaya mempertahankan harga tiket tinggi meski biaya bahan bakar mulai turun. Kenaikan tarif awalnya...

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

by Hidayat Taufik
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menjelaskan alasan instansi masih meminta fotokopi e-KTP pada 2026. Menurutnya,...

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Popularitas pasar prediksi di Amerika Serikat melonjak tajam dalam setahun terakhir. Namun, jumlah staf Comm,odity Futures Trading...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
BNI Jadi Bank Pertama di Indonesia yang Terbitkan AT – 1 Bond

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

April 26, 2026
Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

April 26, 2026
Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

April 27, 2026
IIF

IIF Peroleh Pendanaan Rp 1,3 Triliun untuk Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

April 27, 2026
Peluang Renegade Dipertanyakan Usai Undian Posisi Buruk

Peluang Renegade Dipertanyakan Usai Undian Posisi Buruk

April 27, 2026
Superbank Gelar RUPST Perdana, Tegaskan Kinerja Solid Pasca IPO

Superbank Gelar RUPST Perdana, Tegaskan Kinerja Solid Pasca IPO

April 27, 2026
Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

April 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved