• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Apakah Agen ICE Punya Kekebalan Absolut? Pakar: Tidak, Tapi Penuntutan Negara Bagian Tidak Mudah

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 9, 2026
in News
0
Apakah Agen ICE Punya Kekebalan Absolut? Pakar: Tidak, Tapi Penuntutan Negara Bagian Tidak Mudah

JAKARTA, Cobisnis.com – Klaim Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance bahwa agen Immigration and Customs Enforcement (ICE) yang menembak mati Renee Nicole Good di Minneapolis dilindungi oleh “kekebalan absolut” menuai bantahan dari para pakar hukum. Mereka menilai, lanskap hukum terkait kemungkinan penuntutan jauh lebih rumit daripada yang disampaikan Vance.

Berbicara di Gedung Putih pada Kamis, Vance tampak berupaya menutup peluang jaksa negara bagian Minnesota untuk menjerat agen tersebut secara pidana. Menurutnya, karena agen ICE adalah aparat penegak hukum federal yang sedang menjalankan tugas federal, maka kasus itu sepenuhnya menjadi urusan federal.

“Anda punya aparat penegak hukum federal yang menjalankan tugas federal. Itu isu federal. Orang itu dilindungi kekebalan absolut. Dia sedang melakukan pekerjaannya,” kata Vance. Ia menambahkan bahwa upaya penuntutan akan langsung gugur di hadapan hakim.

Namun, pernyataan itu dinilai berlebihan oleh para ahli. Michael J.Z. Mannheimer, pakar hukum tata negara dari Northern Kentucky University, menegaskan bahwa tidak ada prinsip hukum yang memberi agen federal kekebalan absolut atas tindak pidana yang dilakukan saat bertugas.

“Gagasan bahwa agen federal memiliki kekebalan absolut atas kejahatan yang dilakukan dalam pekerjaan mereka itu benar-benar tidak masuk akal,” ujarnya. Ia menambahkan, lebih dari 120 tahun preseden hukum menunjukkan bahwa jaksa negara bagian tetap dapat menuntut aparat federal, meski pengadilan nantinya yang menentukan apakah mereka berhak atas perlindungan kekebalan tertentu.

Pandangan serupa disampaikan Timothy Sini, mantan jaksa federal di New York. Menurutnya, aparat tidak otomatis memiliki kekebalan absolut sebagai masalah hukum.

Meski demikian, para ahli sepakat bahwa penuntutan terhadap agen ICE dalam kasus seperti ini tidaklah mudah. Jika seorang pejabat federal didakwa atas kejahatan negara bagian terkait tugasnya, ia dapat memindahkan perkara ke pengadilan federal dan mengajukan dalih kekebalan.

Hakim federal kemudian harus melakukan uji dua tahap. Pertama, menilai apakah agen tersebut bertindak dalam lingkup tugas resminya ambang batas yang relatif mudah dipenuhi. Kedua, menilai apakah tindakannya “masuk akal” berdasarkan keseluruhan situasi di lapangan, yang jauh lebih kompleks dan bergantung pada bukti, kesaksian, serta rekaman video.

Dalam kasus penembakan Renee Nicole Good, 37 tahun, yang tewas saat duduk di kursi pengemudi mobilnya, peluang penuntutan negara bagian juga terhambat oleh proses investigasi. Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menggambarkan Good sebagai “perusuh” yang menghalangi dan berusaha menggunakan kendaraannya untuk melawan petugas.

Penyelidikan semakin rumit setelah otoritas federal dilaporkan menghalangi aparat lokal Minnesota untuk terlibat penuh dalam investigasi. Keputusan itu memicu kemarahan Gubernur dan Jaksa Agung Minnesota. Akibatnya, Biro Penangkapan Kriminal Minnesota (BCA) mengaku tidak memiliki akses memadai untuk memenuhi standar penyelidikan yang dituntut hukum dan publik negara bagian tersebut.

Terkait kemungkinan jalur hukum lain, para pakar menyebut opsi dakwaan federal seperti “perampasan hak di bawah warna hukum” tetap terbuka, meski peluang vonis bersalah dinilai kecil karena jaksa harus membuktikan adanya pelanggaran hukum yang disengaja. Keluarga korban juga berpeluang mengajukan gugatan perdata kematian tidak wajar, tetapi hambatan kekebalan bersyarat (qualified immunity) juga bisa menjadi penghalang besar.

Meski hasil akhirnya belum pasti, para ahli menekankan bahwa klaim kekebalan absolut bagi agen ICE tidak sepenuhnya akurat dan tetap harus diuji melalui proses hukum.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: cobisnis.comHakAsasiManusiaHukumAmerikaICEImunitasHukum

Related Posts

Rayakan HUT ke-81 RI, Aceh Barat Diminta Tinggalkan Panjat Pinang

Rayakan HUT ke-81 RI, Aceh Barat Diminta Tinggalkan Panjat Pinang

by Hidayat Taufik
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bupati Aceh Barat Tarmizi mengeluarkan larangan pelaksanaan lomba panjat pinang dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik...

Pukul 10.17 WIB Besok, Warga Diminta Hentikan Aktivitas Sejenak

Pukul 10.17 WIB Besok, Warga Diminta Hentikan Aktivitas Sejenak

by Hidayat Taufik
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mengajak masyarakat turut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026....

Hindari 7 Kalimat Ini Saat Berbicara dengan Orang yang Mengalami Depresi

Hindari 7 Kalimat Ini Saat Berbicara dengan Orang yang Mengalami Depresi

by Hidayat Taufik
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Memberikan dukungan kepada seseorang yang mengalami depresi berat membutuhkan empati dan perhatian. Niat baik tidak selalu menghasilkan...

Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

Serangan Israel di Lebanon Selatan Jadi yang Terdarah Sejak Gencatan Senjata Juni

by Zahra Zahwa
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan Israel di Lebanon selatan menewaskan sedikitnya 11 orang pada Minggu. Serangan tersebut menjadi yang paling mematikan...

Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

Qatar Tolak Klaim Komandan Iran soal Penahanan Tiga Pilo

by Zahra Zahwa
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Qatar membantah klaim Iran yang menyebut negaranya menahan tiga pilot Iran selama berbulan-bulan. Iran sebelumnya mengklaim Qatar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Impact Investment Festival

Impact Investment Festival 2026 Perkuat Kolaborasi Regulator dan Pasar Modal untuk Dorong Impact Investing Indonesia

August 15, 2026
Abbas Araghchi

Menlu Iran Tegaskan Belum Ada Keputusan untuk Kembali Berunding dengan AS

August 15, 2026
10 Daftar Hotel Terbaik di Dunia 2026

10 Daftar Hotel Terbaik di Dunia 2026

August 15, 2026
Belanja Konsumen AS Melemah pada Juli, Ekonomi Mulai Hadapi Tekanan

Mantan Profesor Cambridge Jason Arday Ditemukan Meninggal di London

August 15, 2026
BNI Pastikan Bantuan dan Layanan Perbankan Tetap Berjalan di Tengah Gempa NTT

BNI Pastikan Bantuan dan Layanan Perbankan Tetap Berjalan di Tengah Gempa NTT

August 16, 2026
Tanpa disadari, Kebiasaan yang dilakukan Wanita di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Stres

Tanpa disadari, Kebiasaan yang dilakukan Wanita di Pagi Hari Ini Bisa Bikin Stres

August 16, 2026
Seberapa Penting Pakai Sarung Tangan saat Membersihkan Rumah?

Seberapa Penting Pakai Sarung Tangan saat Membersihkan Rumah?

August 16, 2026
Rayakan HUT ke-81 RI, Aceh Barat Diminta Tinggalkan Panjat Pinang

Rayakan HUT ke-81 RI, Aceh Barat Diminta Tinggalkan Panjat Pinang

August 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved