JAKARTA, Cobisnis.com – Perdana Menteri Inggris yang baru, Andy Burnham, menyampaikan pidato perdananya di luar kantor Downing Street No 10, Senin (20/7/2026). Ia memaparkan sejumlah agenda besar yang akan menjadi fokus pemerintahannya.
Burnham berjanji segera membantu masyarakat menghadapi krisis biaya hidup. Ia juga akan meluncurkan skema ruang bernapas bagi masyarakat sekaligus menjelaskan sumber pembiayaannya.
Untuk mendorong pemulihan ekonomi, Burnham berkomitmen membuat kebutuhan pokok lebih terjangkau. Pemerintahannya juga akan menjalankan program reindustrialisasi untuk memperkuat kembali sektor industri Inggris.
Di sektor sosial, Burnham berjanji membangun lebih banyak rumah subsidi untuk mengurangi beban masyarakat. Ia juga menyoroti pendidikan dan kesehatan mental, terutama untuk membantu anak muda mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Salah satu janji yang paling mendapat perhatian adalah mengakhiri tunawisma di jalanan. Burnham mengatakan instruksi pertamanya sebagai perdana menteri akan diarahkan untuk menangani masalah rough sleeping di Inggris.
“Saya akan mengeluarkan instruksi pertama saya untuk mengakhiri rough sleeping, tunawisma, di negara kita,” ujar Burnham. Ia juga menyerukan model politik yang lebih kolaboratif serta berjanji memindahkan sebagian kekuasaan dari Westminster ke berbagai wilayah Inggris.
Burnham mengakui masyarakat semakin jenuh dengan kondisi politik saat ini dan meminta para politisi bekerja lebih serius. “Saya mendengar Anda. Kami belum cukup baik dan kami harus menjadi lebih baik. Kami pasti bisa,” tegasnya, sebelum menutup pidato dengan ajakan untuk bersama-sama menjalankan agenda perubahan.













