• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, June 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Akses Kian Mudah, Pupuk Indonesia Dorong Petani Garut Manfaatkan Pupuk Bersubsidi Sejak Awal Tahun

Dwi Natasya by Dwi Natasya
January 9, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Akses Kian Mudah, Pupuk Indonesia Dorong Petani Garut Manfaatkan Pupuk Bersubsidi Sejak Awal Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengimbau para petani di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk segera memanfaatkan fasilitas penebusan pupuk bersubsidi sejak awal tahun. Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional pada 2026. Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Kebijakan Pupuk Bersubsidi yang digelar di Garut, Kamis (8/1).

Direktur Supply Chain PT Pupuk Indonesia (Persero), Robby Setiabudi Madjid, menyampaikan bahwa Pemerintah telah melakukan pembaruan besar dalam tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi. Reformasi tersebut mencakup penyederhanaan proses birokrasi sehingga pupuk bersubsidi dapat ditebus sejak awal tahun, serta penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) yang diturunkan hingga 20 persen. Penurunan HET ini menjadi yang pertama kali dilakukan sepanjang sejarah penyaluran pupuk bersubsidi di Indonesia.

“Selama dua tahun terakhir, Pemerintah melakukan reformasi menyeluruh dalam sistem penyaluran pupuk bersubsidi. Kebijakan ini merupakan wujud nyata keberpihakan Pemerintah kepada petani,” ujar Robby di hadapan petani Garut.

Ia menambahkan bahwa perbaikan tata kelola ini turut berkontribusi terhadap keberhasilan pencapaian swasembada pangan nasional pada 2025 sebagaimana diumumkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dengan sistem yang lebih sederhana dan tepat sasaran, serapan pupuk bersubsidi pada 2025 tercatat semakin optimal.

Menurut Robby, swasembada pangan tidak dapat terwujud tanpa peningkatan produktivitas petani. Produktivitas tersebut sangat bergantung pada pemupukan yang berimbang, ketersediaan pupuk, serta harga yang terjangkau. “Petani tidak bisa meningkatkan hasil panen jika pupuk tidak tersedia atau sulit diakses,” jelasnya.

Untuk mendukung target swasembada pangan 2026 dan tahun-tahun berikutnya, Pemerintah telah menetapkan total alokasi pupuk bersubsidi sebesar 9,84 juta ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9,55 juta ton dialokasikan untuk sektor pertanian dan 239 ribu ton untuk sektor perikanan.

Komitmen tersebut tercermin dari keberhasilan penebusan pupuk bersubsidi secara nasional sejak 1 Januari 2026. Pupuk bersubsidi sudah dapat ditebus melalui aplikasi iPubers maupun Kartu Perbankan tepat setelah pergantian tahun. Tercatat, transaksi sektor pertanian melalui iPubers mencapai 12.293 transaksi atau setara 2,05 juta ton, disertai 3.032 transaksi menggunakan Kartu Perbankan, serta 1 transaksi sebanyak 50 kilogram untuk sektor perikanan.

Robby menegaskan bahwa Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) wajib menyalurkan pupuk sesuai hak petani dan mematuhi ketentuan HET. “Kami mengingatkan dengan tegas agar tidak ada pupuk bersubsidi yang dijual melebihi HET,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pupuk Indonesia ingin mengambil peran yang lebih luas dalam mendukung swasembada pangan. Tidak hanya sebagai produsen dan distributor pupuk, tetapi juga sebagai mitra dan pendamping petani dari hulu hingga hilir.

“Pupuk Indonesia berkomitmen menjadi pelopor dalam menghadirkan berbagai inisiatif, layanan, dan kolaborasi yang aman, nyata, serta inklusif untuk memperkuat peran petani sebagai pilar ketahanan pangan nasional,” tutur Robby.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Independen PT Pupuk Indonesia (Persero), Irfan Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi di Garut menjadi agenda perdana Pupuk Indonesia di tahun 2026. Kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung terwujudnya kembali swasembada pangan nasional.

“Dengan kondisi global yang penuh tantangan, termasuk konflik di berbagai negara, kebijakan Presiden untuk mendorong swasembada pangan sangat relevan. Ketahanan pangan harus dijaga dengan serius,” ujar Irfan.

Ia menegaskan bahwa Pupuk Indonesia harus berada di garis terdepan dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sejalan dengan besarnya dukungan Pemerintah terhadap sektor pangan. Irfan juga mengapresiasi kinerja Pupuk Indonesia, PUD, serta PPTS atas kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sepanjang 2025.

Sementara itu, Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Jekvy Hendra, menjelaskan bahwa pada 12–20 Januari 2026 akan dibuka kembali penginputan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebagai bagian dari deregulasi kebijakan pupuk terbaru. Kebijakan ini bertujuan memastikan seluruh petani yang memenuhi syarat dapat mengakses pupuk bersubsidi.

“Tidak boleh ada pengecualian. Petani yang mengelola lahan maksimal dua hektare berhak menerima pupuk bersubsidi, termasuk LMDH, dengan syarat terdaftar dalam kelompok tani dan terinput di SIMLUHTAN,” tegas Jekvy.

Ia menambahkan bahwa deregulasi tersebut dirancang untuk mempermudah petani dalam memperoleh pupuk bersubsidi dan mencegah terjadinya kelangkaan. Menurutnya, apabila terjadi kendala di lapangan, hal tersebut dapat disebabkan oleh proses penebusan di PUD, pengambilan oleh PPTS, atau kurangnya pemahaman petani terkait lokasi penebusan pupuk yang terdaftar dalam RDKK.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
download lenevo firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: cobisnis.comHETPetani GarutPupuk IndonesiaSwasembada

Related Posts

Gelombang Pertama Jemaah Pulang 1 Juni, PPIH Susun Skema Bertahap

Gelombang Pertama Jemaah Pulang 1 Juni, PPIH Susun Skema Bertahap

by Hidayat Taufik
June 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemulangan jemaah haji Indonesia 2026 dimulai pada 1 Juni di Arab Saudi. Proses ini berlangsung setelah puncak...

Menkeu Optimistis Rupiah Kembali Menguat dalam Beberapa Bulan

Menkeu Optimistis Rupiah Kembali Menguat dalam Beberapa Bulan

by Desti Dwi Natasya
June 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis nilai tukar rupiah yang saat ini melemah dapat kembali menguat dalam...

Arsenal Raih Pendapatan Rekor Meski Takluk di Final Liga Champions 2026

Arsenal Raih Pendapatan Rekor Meski Takluk di Final Liga Champions 2026

by Hidayat Taufik
May 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Arsenal gagal meraih gelar Liga Champions 2025/2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti di partai final....

Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Pusat Distribusi Pangan di Perdesaan

Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Pusat Distribusi Pangan di Perdesaan

by Hidayat Taufik
May 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Koperasi terus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Melalui program ini,...

Istana Tanggapi Kritik Dino Patti Djalal soal Kunjungan Luar Negeri Prabowo

Istana Tanggapi Kritik Dino Patti Djalal soal Kunjungan Luar Negeri Prabowo

by Hidayat Taufik
May 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah merespons berbagai masukan terkait intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaya Hidup Nongkrong Modern Mulai Jadi Tantangan Finansial Generasi Muda

Gaya Hidup Nongkrong Modern Mulai Jadi Tantangan Finansial Generasi Muda

October 20, 2025
Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Pusat Distribusi Pangan di Perdesaan

Koperasi Merah Putih Didorong Jadi Pusat Distribusi Pangan di Perdesaan

May 31, 2026
Kisah Misi Rahasia F-16 AS di Iran, Terbang Jauh Tanpa Siluman, Pulang dengan BBM Sisa Tipis

Kisah Misi Rahasia F-16 AS di Iran, Terbang Jauh Tanpa Siluman, Pulang dengan BBM Sisa Tipis

May 31, 2026
Arsip Belanda 1873 Ungkap Fakta Lama, Wilayah Demak Ini Ternyata Pernah Masuk Administrasi Semarang

Arsip Belanda 1873 Ungkap Fakta Lama, Wilayah Demak Ini Ternyata Pernah Masuk Administrasi Semarang

May 31, 2026
Gelombang Pertama Jemaah Pulang 1 Juni, PPIH Susun Skema Bertahap

Gelombang Pertama Jemaah Pulang 1 Juni, PPIH Susun Skema Bertahap

June 1, 2026
Menkeu Optimistis Rupiah Kembali Menguat dalam Beberapa Bulan

Menkeu Optimistis Rupiah Kembali Menguat dalam Beberapa Bulan

June 1, 2026
Haji Mardud Itu Nyata, Ini 4 Alasan Ibadah Haji Bisa Tertolak dan Tidak Memberi Manfaat Apapun

Haji Mardud Itu Nyata, Ini 4 Alasan Ibadah Haji Bisa Tertolak dan Tidak Memberi Manfaat Apapun

June 1, 2026
Meal Prep Seminggu Rp 119.800 Saja, 7 Menu Sehat Ini Cocok buat Kamu yang Sibuk dan Mau Hemat

Meal Prep Seminggu Rp 119.800 Saja, 7 Menu Sehat Ini Cocok buat Kamu yang Sibuk dan Mau Hemat

May 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved