• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Akses Kian Mudah, Pupuk Indonesia Dorong Petani Garut Manfaatkan Pupuk Bersubsidi Sejak Awal Tahun

Dwi Natasya by Dwi Natasya
January 9, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Akses Kian Mudah, Pupuk Indonesia Dorong Petani Garut Manfaatkan Pupuk Bersubsidi Sejak Awal Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengimbau para petani di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk segera memanfaatkan fasilitas penebusan pupuk bersubsidi sejak awal tahun. Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional pada 2026. Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Kebijakan Pupuk Bersubsidi yang digelar di Garut, Kamis (8/1).

Direktur Supply Chain PT Pupuk Indonesia (Persero), Robby Setiabudi Madjid, menyampaikan bahwa Pemerintah telah melakukan pembaruan besar dalam tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi. Reformasi tersebut mencakup penyederhanaan proses birokrasi sehingga pupuk bersubsidi dapat ditebus sejak awal tahun, serta penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) yang diturunkan hingga 20 persen. Penurunan HET ini menjadi yang pertama kali dilakukan sepanjang sejarah penyaluran pupuk bersubsidi di Indonesia.

“Selama dua tahun terakhir, Pemerintah melakukan reformasi menyeluruh dalam sistem penyaluran pupuk bersubsidi. Kebijakan ini merupakan wujud nyata keberpihakan Pemerintah kepada petani,” ujar Robby di hadapan petani Garut.

Ia menambahkan bahwa perbaikan tata kelola ini turut berkontribusi terhadap keberhasilan pencapaian swasembada pangan nasional pada 2025 sebagaimana diumumkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dengan sistem yang lebih sederhana dan tepat sasaran, serapan pupuk bersubsidi pada 2025 tercatat semakin optimal.

Menurut Robby, swasembada pangan tidak dapat terwujud tanpa peningkatan produktivitas petani. Produktivitas tersebut sangat bergantung pada pemupukan yang berimbang, ketersediaan pupuk, serta harga yang terjangkau. “Petani tidak bisa meningkatkan hasil panen jika pupuk tidak tersedia atau sulit diakses,” jelasnya.

Untuk mendukung target swasembada pangan 2026 dan tahun-tahun berikutnya, Pemerintah telah menetapkan total alokasi pupuk bersubsidi sebesar 9,84 juta ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9,55 juta ton dialokasikan untuk sektor pertanian dan 239 ribu ton untuk sektor perikanan.

Komitmen tersebut tercermin dari keberhasilan penebusan pupuk bersubsidi secara nasional sejak 1 Januari 2026. Pupuk bersubsidi sudah dapat ditebus melalui aplikasi iPubers maupun Kartu Perbankan tepat setelah pergantian tahun. Tercatat, transaksi sektor pertanian melalui iPubers mencapai 12.293 transaksi atau setara 2,05 juta ton, disertai 3.032 transaksi menggunakan Kartu Perbankan, serta 1 transaksi sebanyak 50 kilogram untuk sektor perikanan.

Robby menegaskan bahwa Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) wajib menyalurkan pupuk sesuai hak petani dan mematuhi ketentuan HET. “Kami mengingatkan dengan tegas agar tidak ada pupuk bersubsidi yang dijual melebihi HET,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pupuk Indonesia ingin mengambil peran yang lebih luas dalam mendukung swasembada pangan. Tidak hanya sebagai produsen dan distributor pupuk, tetapi juga sebagai mitra dan pendamping petani dari hulu hingga hilir.

“Pupuk Indonesia berkomitmen menjadi pelopor dalam menghadirkan berbagai inisiatif, layanan, dan kolaborasi yang aman, nyata, serta inklusif untuk memperkuat peran petani sebagai pilar ketahanan pangan nasional,” tutur Robby.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Independen PT Pupuk Indonesia (Persero), Irfan Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi di Garut menjadi agenda perdana Pupuk Indonesia di tahun 2026. Kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung terwujudnya kembali swasembada pangan nasional.

“Dengan kondisi global yang penuh tantangan, termasuk konflik di berbagai negara, kebijakan Presiden untuk mendorong swasembada pangan sangat relevan. Ketahanan pangan harus dijaga dengan serius,” ujar Irfan.

Ia menegaskan bahwa Pupuk Indonesia harus berada di garis terdepan dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sejalan dengan besarnya dukungan Pemerintah terhadap sektor pangan. Irfan juga mengapresiasi kinerja Pupuk Indonesia, PUD, serta PPTS atas kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sepanjang 2025.

Sementara itu, Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Jekvy Hendra, menjelaskan bahwa pada 12–20 Januari 2026 akan dibuka kembali penginputan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebagai bagian dari deregulasi kebijakan pupuk terbaru. Kebijakan ini bertujuan memastikan seluruh petani yang memenuhi syarat dapat mengakses pupuk bersubsidi.

“Tidak boleh ada pengecualian. Petani yang mengelola lahan maksimal dua hektare berhak menerima pupuk bersubsidi, termasuk LMDH, dengan syarat terdaftar dalam kelompok tani dan terinput di SIMLUHTAN,” tegas Jekvy.

Ia menambahkan bahwa deregulasi tersebut dirancang untuk mempermudah petani dalam memperoleh pupuk bersubsidi dan mencegah terjadinya kelangkaan. Menurutnya, apabila terjadi kendala di lapangan, hal tersebut dapat disebabkan oleh proses penebusan di PUD, pengambilan oleh PPTS, atau kurangnya pemahaman petani terkait lokasi penebusan pupuk yang terdaftar dalam RDKK.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
download karbonn firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: cobisnis.comHETPetani GarutPupuk IndonesiaSwasembada

Related Posts

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia belum kembali merasakan menit bermain bersama klub masing-masing setelah membawa skuad Garuda menjuarai...

Tembus Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Siap Hadapi Wakil China

Tembus Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Siap Hadapi Wakil China

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil melaju ke perempatfinal French Open 2026. Meski pernah mengalahkan Hu...

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah, Petugas dan Relawan Capai 6 Orang

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah, Petugas dan Relawan Capai 6 Orang

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Jumlah korban meninggal dunia dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru...

Pramono Buka Suara soal Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung

Pramono Buka Suara soal Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan peluang memperpanjang jangkauan Transjabodetabek hingga Bandung, Jawa Barat. Saat ini,...

Minim Interaksi Sosial Bisa Memperpendek Masa Hidup Sehat

Minim Interaksi Sosial Bisa Memperpendek Masa Hidup Sehat

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Minimnya interaksi sosial dan perasaan kesepian dikaitkan dengan berkurangnya masa hidup tanpa penyakit. Temuan penelitian yang diterbitkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

Tri Hadirkan Kembali BombasTri dengan 2.026 Hadiah Menarik

October 22, 2026
Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

October 22, 2026
Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

October 22, 2026
Seoul Makin Canggih, Bus Malam Tanpa Sopir Bisa Dinaiki Gratis

Seoul Makin Canggih, Bus Malam Tanpa Sopir Bisa Dinaiki Gratis

October 23, 2026
BI Ungkap Efek MSCI, Dana Asing Keluar dari Pasar Saham dan SBN

BI Ungkap Efek MSCI, Dana Asing Keluar dari Pasar Saham dan SBN

October 23, 2026
Persija Jakarta memimpin klasemen Super League 2026/2027 dengan 15 poin, sedangkan Persib Bandung berada di posisi kedelapan menjelang pekan ketujuh.

Persija Pimpin Klasemen Super League, Persib di Posisi Kedelapan

October 23, 2026
Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

October 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved