• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Agate Sukses Jadi Pandemic Winner

H. Fuad by H. Fuad
November 4, 2021
in Industri
0
Agate Sukses Jadi Pandemic Winner

JAKARTA, Cobisnis.com – Game merupakan salah satu industri yang kebal menghadapi pandemi. Bisa dimaklumi, Covid-19 yang memaksa social distancing, membuat orang lebih “rajin” mencari hiburan secara digital baik di rumah (lewat PC) maupun mobile (ponsel): entah itu dengan cara memelototi media sosial, menonton streaming film, atau bermain game di rumahnya masing-masing. Ini fenomena global, tidak saja di Indonesia, tapi juga di belahan negara lain.

Khusus untuk game, mengacu laporan “Mobile Gaming Through the Pandemic and Beyond in Southeast Asia 2021”, pandemi telah membuat 46% orang Indonesia mencoba online game lewat handphone untuk pertama kalinya. Jumlah online gamer di Indonesia meningkat sebanyak dua kali lipat pada masa pandemi.

Kendati demikian, ada satu yang disayangkan: jumlah perusahaan game di Indonesia tidak banyak! pangsa pasar yang dikuasai game developer lokal hanya 0,6%. Ini tak lepas dari jumlah perusahaan game di Indonesia yang sangat sedikit, sekitar lebih dari 25 perusahaan. Jumlah talenta pembuat game di Indonesia pun tidak banyak: dari 270 juta penduduk, jumlah orang yang bekerja di industri game hanya sekitar 2 ribu orang.

Dari sekitar 25 perusahaan game developer lokal, Agate bisa dikatakan merupakan perusahaan papan atas. Selama 12 tahun beroperasi, perusahaan dari Bandung ini telah memiliki lebih dari 200 karyawan, 250 judul game yang menjangkau 5 juta pemain di seluruh dunia, serta meraih 20 penghargaan dari dalam dan luar negeri.

Agate terhitung game developer lokal yang lincah (agile). Setidaknya ada 4 strategi yang dikembangkannya. Pertama: meluncurkan produk secara kontinyu. Selain membuat game untuk end-user, mereka juga menawarkan solusi game untuk berbagai klien dan perusahaan, termasuk game-based learning sampai advergame atau iklan berbasis game. Salah satu game-nya yang terkenal adalah Valthirian Arc untuk konsol Nintendo Switch, PlayStation 4, serta PC melalui Steam. Game yang digarap selama 2,5 tahun ini diklaim Agate telah berhasil balik modal dalam kurun waktu tidak lebih dari sebulan sejak tanggal peluncurannya. Game lainnya yang terkenal adalah Hero School Story, Memories, dan Dungeon Chef.

Kedua: akuisisi. Untuk menambah kekuatannya, Agate tak segan mengakuisisi pengembang game lain. Contohnya adalah mengakuisisi Ekuator Games senilai Rp 5 miliar yang diselesaikan pada 5 Januari 2019.

Ketiga, kolaborasi. Dalam memperkuat produknya, Agate tak segan berkolaborasi dengan pengembang asing. Salah satunya adalah pada tahun 2019 menggandeng game developer Korea Selatan. Agate dipercaya merilis mobile game bernama Meong Mart yang diklaim populer di negara asalnya untuk diakses di Indonesia.

Keempat, membangun inkubator untuk mendapat SDM andal. Selain rajin membuat developer gathering di kota-kota di Tanah Air, Agate mengambil inisiatif membuat Agate Skylab Fund. Melalui program Skylab Fund, Agate menawarkan dana untuk para game developer lokal. Tidak tanggung-tanggung, investasi yang Agate tawarkan melalui Skylab Fund berkisar dari US$ 100 ribu sampai US$ 1 juta.

Para pengembang game dari Bandung ini bisa dikatakan menjadi pandemic winner. Di tengah disrupsi pandemi yang membunuh industri, Agate justru tumbuh. Ia juga mampu menunggangi disrupsi oleh perubahan perilaku generasi milenial. Mayoritas pengguna game terbesar di Indonesia adalah milenial, yang menjadi target segmen utama Agate. Bahkan untuk customer B2B, mereka juga menawarkan solusi bagaimana membuat gamifikasi untuk milenian.

Yang menarik, Arief menyatakan bahwa sementara perusahaan lain menghadapi triple disruption (disrupsi digital, milenial dan pandemi), Agate adalah salah satu dari disrupsi itu sendiri. Disadari atau tidak, katanya, banyak perusahaan terganggu dengan adanya Agate atau perusahaan game secara umum. Ya, kehadiran game telah mengganggu industri lain. Termasuk industri hiburan (entertainment) itu sendiri.

Menurut Arief Widyasa, CEO Agate, di balik setiap tantangan, selalu ada peluang, seperti dua sisi koin. Arief mengungkapkan, “this kind of disruption bukan cuman koin tapi aliran air sungai deras. Opsinya kita mau jadi ikan lele yang hanya diam saja di balik batu sampai aliran sungai gak deras lagi. Atau kita mau jadi, ikan salmon yang melawan arus. Kita memilih menjadi ikan melawan arus yang ada arus malah bisa naik”.

Keterangan tersebut diungkapkan Arief dalam acara Indonesia Brand Forum (IBF) 2021, yang diselenggarakan pada 2-4 November 2021. Dalam acara ini, Arief juga menguraikan apa yang menjadi target Warung Pintar dalam talkshow dengan topik “Cocreation + Collaboration: The Art of Alliances”.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Agate gameBisnis indonesiaCobisnis

Related Posts

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mulai mengevaluasi strategi militernya setelah menghadapi efektivitas serangan murah yang digunakan Iran dalam konflik terbaru....

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap stabil per 1 April 2026, sementara harga BBM nonsubsidi masih dalam...

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan ke fasilitas nuklir Iran di Isfahan yang diduga dilakukan Amerika Serikat memicu eskalasi konflik. Iran langsung...

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyiapkan sejumlah skenario penyelenggaraan haji 2026 di tengah konflik Timur Tengah. Fokus utama diarahkan pada keamanan...

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Clara Shinta mengungkapkan kekecewaannya terhadap suami, Muhammad Alexander Assad, yang disebutnya tidak pernah memberi nafkah. Ia menilai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

March 31, 2026
Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

March 31, 2026
Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

March 31, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved