• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Rusia Batasi Akses Telegram, Dorong Warga Beralih ke Aplikasi Negara

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 12, 2026
in Teknologi
0
Rusia Batasi Akses Telegram, Dorong Warga Beralih ke Aplikasi Negara

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Rusia mulai membatasi akses terhadap Telegram, salah satu aplikasi pesan paling populer di negara itu, sebagai bagian dari upaya mendorong warga beralih ke platform digital yang dikendalikan negara.

Pada Selasa waktu setempat, otoritas Rusia menyatakan pembatasan dilakukan demi “perlindungan warga Rusia,” dengan menuduh Telegram menolak memblokir konten yang dianggap “kriminal dan teroris.” Regulator telekomunikasi Rusia, Roskomnadzor, menyatakan pembatasan akan terus diberlakukan hingga “pelanggaran hukum Rusia dihapuskan.”

Roskomnadzor juga menuduh Telegram gagal melindungi data pribadi pengguna dan tidak memiliki langkah efektif untuk mencegah penipuan maupun penggunaan aplikasi untuk aktivitas kriminal dan terorisme. Telegram membantah klaim tersebut dan menyatakan pihaknya aktif memerangi penyalahgunaan platform.

Menurut kantor berita negara TASS, Telegram menghadapi denda sebesar 64 juta rubel (sekitar US$828.000) karena diduga menolak menghapus konten terlarang dan gagal melakukan pengawasan mandiri.

Sejak pembatasan mulai berlaku, ribuan pengguna di Rusia melaporkan gangguan akses. Situs pemantau layanan digital Downdetector mencatat lebih dari 11.000 keluhan dalam 24 jam terakhir, dengan banyak pengguna menyebut aplikasi berjalan lambat atau tidak bisa diakses.

Target sensor yang tak biasa

Telegram merupakan aplikasi yang digunakan luas di Rusia, termasuk oleh militer, pejabat tinggi pemerintah, media negara, hingga lembaga resmi seperti Kremlin dan Roskomnadzor sendiri. Karena itu, pembatasan ini dinilai sebagai langkah signifikan dalam kebijakan sensor digital Rusia.

Pendiri Telegram yang kelahiran Rusia, Pavel Durov, menyatakan pembatasan tersebut tidak akan berhasil. Ia menuduh pemerintah Rusia berupaya memaksa warga beralih ke aplikasi yang dikontrol negara untuk tujuan pengawasan dan sensor politik.

Sebagai alternatif, pemerintah Rusia mendorong penggunaan aplikasi Max, yang kini wajib dipra-instal pada semua ponsel dan tablet baru yang dijual di Rusia. Aplikasi Max memungkinkan pengguna berkirim pesan, melakukan panggilan suara dan video, serta transfer uang.

Menariknya, Max dikembangkan oleh VKontakte (VK), perusahaan yang dulu didirikan Durov sebelum ia menjual sahamnya dan meninggalkan Rusia pada 2014 setelah berselisih dengan Kremlin terkait permintaan data pengguna Ukraina. Saat ini, VK dimiliki negara.

Upaya lama membangun “internet tertutup”

Langkah terhadap Telegram bukan yang pertama. Rusia pernah mencoba memblokir Telegram pada 2018. Pada Agustus lalu, Roskomnadzor juga mengumumkan pembatasan sebagian panggilan di Telegram dan WhatsApp dengan alasan keamanan.

Pakar kebijakan siber Adam Segal dari Council on Foreign Relations menyebut Rusia telah lama berupaya membatasi akses warganya terhadap aplikasi global, bahkan mempelajari sistem “Great Firewall” China untuk mengontrol internet domestik. Namun, ia menilai Rusia belum mencapai tingkat pengawasan seperti China.

Meski mendapat kritik, termasuk dari blogger militer pro-perang yang mengandalkan Telegram untuk pelaporan dari garis depan Ukraina, pemerintah Rusia tampaknya menilai pembatasan tersebut sepadan dengan kepentingan keamanan dalam negeri.

Segal memperkirakan warga Rusia yang melek teknologi tetap akan mengakses Telegram melalui VPN dan metode lain untuk menghindari pembatasan.

Dengan kebijakan ini, Rusia semakin mempertegas langkahnya menuju ekosistem digital yang lebih tertutup dan terkontrol negara, sekaligus memperlebar jarak dari platform teknologi global.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comRusiaSensorInternettelegram

Related Posts

Kapolri Dorong Program Pelatihan dan Penempatan Kerja bagi Pengangguran

Kapolri Dorong Program Pelatihan dan Penempatan Kerja bagi Pengangguran

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polri menyiapkan langkah untuk membantu masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan melalui program Polisi Peduli Pengangguran atau Poliran....

DPR Incar Aset Pelaku Investasi Bodong dan Penipuan Biro Haji

DPR Incar Aset Pelaku Investasi Bodong dan Penipuan Biro Haji

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset DPR RI tengah menyiapkan aturan yang memungkinkan pelaku berbagai...

Wisata Mangrove di Pekalongan Tawarkan Pengalaman Liburan dan Edukasi

Wisata Mangrove di Pekalongan Tawarkan Pengalaman Liburan dan Edukasi

by Hidayat Taufik
October 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mulai mengembangkan wisata berbasis mangrove yang menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Pekalongan Mangrove...

Le Minerale Diduga Jadi Sponsor Acara di Bundaran HI, Benarkah?

Le Minerale Diduga Jadi Sponsor Acara di Bundaran HI, Benarkah?

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keterlibatan Le Minerale dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda yang berlangsung pada 29 Oktober 2026 menjadi perbincangan di...

Prabowo Buka Kampus Baru Taruna Nusantara, Minta Siswa Utamakan Integritas dan Patriotisme

Prabowo Buka Kampus Baru Taruna Nusantara, Minta Siswa Utamakan Integritas dan Patriotisme

by Hidayat Taufik
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan gedung baru SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

October 29, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

Guru Besar UI Soroti Dampak Ekonomi Konser Andrea Bocelli

October 30, 2026
Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

October 30, 2026
BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

October 30, 2026
Kapolri Dorong Program Pelatihan dan Penempatan Kerja bagi Pengangguran

Kapolri Dorong Program Pelatihan dan Penempatan Kerja bagi Pengangguran

October 31, 2026
DPR Incar Aset Pelaku Investasi Bodong dan Penipuan Biro Haji

DPR Incar Aset Pelaku Investasi Bodong dan Penipuan Biro Haji

October 31, 2026
Wisata Mangrove di Pekalongan Tawarkan Pengalaman Liburan dan Edukasi

Wisata Mangrove di Pekalongan Tawarkan Pengalaman Liburan dan Edukasi

October 31, 2026
OJK Respons Penilaian MSCI, Reformasi Pasar Modal Indonesia Terus Dipercepat

Kasus Dana PT DSI Berlanjut, OJK Telusuri Aset Pemegang Saham dan Pengurus

October 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved